Inilah Sekolah Unggulan Lombok Timur

Sekolah UnggulanLombok Timur [Sasak.Org] Pemerintah Kabupaten Lombok Timur telah menetapkan sejumlah unggulan daerah mulai dari tingkat SD, SMP hingga SMA. Penetapan sekolah unggulan itu, tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Lombok Timur, nomor 188.45/2021/DIK/2009 tentang penetapan sekolah unggulan SD.SMP dsan SMA Kabupaten Lombok Timur tahun 2009.

Selain itu, juga telah diusulkan sekolah-sekolah tertentu sebagai rintisan sekolah bertaraf Internasional (RSBI) pada tahun 2009, seperti SMPN I Selong dan SDN 3 Pancor. Khusus pada tahun 2008/2009 sudah juga diusulkan SMPN I Aikmel, SMPN 2 Selong, SMPN I Masbagik, SMPN I Pringgabaya, SMPN I Terara dan SMPN I Sikur. Bersamaan dengan itu, telah diusulkan SDN 3 Selong sekolah berstandar Nasional (SSN).

Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Lombok Timur, Drs. H.A. Hakim, M.Pd, di ruang kerjanya, kemarin, Rabu (25/11), menjelaskan, langkah tersebut dilaksanakan Pemkab dalam rangka mempercepat tercapainya peningkatan mutu pendidikan di daerah. Sekolah yang telah ditetapkan sebagai unggulan daerah oleh Bupati Sukiman Azmy. Sekolah itu, terdiri dari 52 buah SD, 25 buah SMP Negeri dan Swasta, dan 12 SMA Negeri dan Swasta.

Semua sekolah yang ditetapkan sebagai unggulan daerah itu, paparnya, akan menjadi embrio SSN, RSBI maupun SBI di masa-masa mendatang. Karena itu sekolah tersebut akan berupaya untuk memenuhi delapan standar yang terkait dengan mutu layanan pendidikan, seperti tenaga pendidik dan kependidikan, sarana, biaya, nilai, evaluasi dan yang lainnya.

Sekolah unggulan daerah tersebut, ujar Hakim, tersebar di seluruh kecamatan se Lombok Timur. Penetapan sekolah tersebut diawali dengan survey dan pendataan mengenai profil sekolah. Selanjutnya pemerintah Kabupaten berupaya untuk memfasilitasi pemenuhan delapan unsur yang disebutkan. Berkaitan dengan itu pula, akan dilaksanakan sistim pembelajaran interaktif yang merupakan bagian dari Jardiknas.

Sedangkan mengenai kurikulum sekolah yang masuk RSBI, dijelaskan terdiri dari kurikulum Nasional, ditambah dengan adopsi kurikulum Negara yang termasuk OECD, yakni, organisasi Negara maju dalam dunia pendidikan serta pengajaran dengan system bi-lingual. (Hubkominfo Lotim).