‘Mepes’ Dini Hari

Written by sasak.org. Posted in Kabar Lombok, Sosial

Published on February 23, 2012 with No Comments

Lombok Tengah [Sasak.org] Masen Matak (musim panen) merupakan waktu yang ditunggu-tunggu para petani maupun buruh tani. Program pengadaan makanan pokok untuk keluarga dimulai, yang punya sawah tentu selalu berharap hasil panennya melimpah, tukang rampek (orang yang memanen padi di sawahnya orang lain) berharap upahnya sebagai tukang rampek dilebihkan oleh yang punya padi, satu lagi yang berbahagia datangnya masen mataq, merekalah ibu-ibu pemepes.

‘Mepes’ yang merupakan istilah bagi ‘penggelontoran’ padi sisa-sisa rampek, kalau orangnya disebut ‘tukang pepes’. Tukang rampek biasanya setelah ‘merampek’ padi lalu buang di depan tukang pepes, tukang pepes kemudian perlahan-lahan ‘memepes’ batang padi tersebut. Sisa-sisa ‘rampekan’ itulah yang menjadi hak tukang pepes. Para tukang pepes yang rata-rata ibu-ibu ini merupakan wanita tangguh yang sanggup melakukan apapun demi menambah ekonomi keluarganya.

Sebagian ibu-ibu berjalan melintasi jalan by pass BIL

Tukang pepes biasanya sudah berangkat jam 3 dini hari, mereka berbondong-bondong bersama ibu-ibu tangguh lainnya, mereka berjalan sampai 10km, biasanya para ibu luar biasa ini membawa mukena untuk shalat. Fenomena ini masih bisa kita lihat di berbagai wilayah di Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Kota Mataram.

Seperti tampak di gambar, salah satu kelompok ibu-ibu berjalan kaki menyusuri jalan by pass BIL (23/2). Sekitar 20 orang ibu-ibu terlihat berjalan berkelompok menyusuri jalan yang diterangi lampu listrik tenaga surya ini. Mereka mau ‘mepes’ di desa Ungga Lombok Tengah.

Dengan banyaknya sawah yang beralih fungsi, banyak masyarakat Lombok yang kehilangan sebagian sumber pencariannya, seperti yang dikeluhkan Sadli (40th) warga Jempong Kota Mataram. “Sawah-sawah di Mataram sudah jadi BTN (perumahan) semua, dulu kita dapat upah nraktor, nyangkul, ngerampek” keluhnya ketika berbicara dengan WKS. [WKS/Zkp]

oth">

No Comments

There are currently no comments on ‘Mepes’ Dini Hari. Perhaps you would like to add one of your own?

Leave a Comment