Mentan Apresiasi Bun Mudrak

mentanbunmudrakLombok Tengah [Sasak.Org] Jumat, 12 Juli 2013, Menteri Pertanian Suswono mengunjungi Kampung Bun Mudrak Lombok Tengah untuk melihat langsung salah satu perkembangan peternakan sapi di lokasi binaan Komunitas Sasak dan Bank Indonesia.

Menteri yang berasal dari PKS ini diajak untuk berkeliling kampung melihat peternakan sapi, instalasi biogas, kompor biogas, lampu dengan energi biogas. Dalam menanggapi penjelasan ketua kelompok H. Merta Suadi, Pak Menteri menanggapi dengan memberikan motivasi agar produktifitas melahirkan sapi di Bun Mudrak dapat ditingkatkan agar bisa berkontribusi untuk mengurangi impor sapi. “Sayang sekali kita masih harus impor sapi” ujar pak menteri.

Dalam wawancaranya dengan awak media, pak menteri menjelaskan target impor tahun ini adalah 15 persen ” kami berharap secara nasional, kita bisa mengadakan 85 persen kebutuhan nasional”. Pak menteri masing menyayangkan mahalnya harga daging sapi. “Menurut informasi dari kepala dinas propinsi, harga daging sapi di pulau sumbawa dan pulau lombok terlalu berbeda. Di sumbawa 60 ribu sedangkan di pulau lombok 90 ribu. Kita berharap NTB termasuk yang bisa menyumbang kebutuhan daging sapi nasional, agar harga daging sapi di jakarta bisa turun” jelas pak menteri.

Rombongan pak menteri diikuti oleh semua dinas maupun badan yang berada dibawah kementerian pertanian seperti Dinas Peternakan, Dinas Pertanian, Badan Ketahanan Pangan, maupun badan lainnya. Penunjukan bun mudrak sebagai tujuan pak menteri ternyata langsung dari Kementerian, tanpa ada rekomendasi dari Dinas Propinsi maupun Kabupaten.

Bun Mudrak sendiri sangat minim dikunjungi oleh Dinas terkait, padahal telah rutin mendapat kunjungan untuk studi banding dari berbagai daerah termasuk dari luar negeri. Peran Bank Indonesia sebagai penyuplai dana bantuan seperti bermain tunggal bersama Komunitas Sasak sebagai tim pendamping sekaligus menjadi inisiator program Sistem Pertanian Terpadu []

  • Poen Dandoeng

    Salam, alhamdulillah bentung gati ite (Bangga sekali) tipax KS Lombok sax bagewan tampe upax tampe puji jari kemajuan desa dasante lex sebilang gumi paer. Bravo KS Lombok!.