Si Ganteng Wisatawan Perancis Ini Tepergok Maling Ponsel

Si Ganteng Wisatawan Perancis Ini Tepergok Maling PonselBANGKAPOS.COM, NTB – Foto seorang wisatawan asal Prancis diarak keliling pulau di Gili Trawangan, Lombok, Nusa Tenggara Barat menjadi heboh usai menjadi sorotan para netizen di media sosial.

Wisatawan yang belum diketahui identitasnya tersebut ketahuan mencuri ponsel di sebuah toko menyelam usai dilakukan pengecekan melalui CCTV.

Hal ini disampaikan laman komunitas The Gilis – Gili Air, Gili Meno and Gili Trawangan di Facebook.

“Just to be aware. This French guy had an unusual check out today on Gili Trawangan. After getting caught on CCTV stealing a phone at a dive shop he had to do the walk of shame. Please be aware if he is trying to check-in to your place. He is travelling together with six other French guys.”

(Harap hati-hati, orang Prancis ini mejalani pemeriksaan yang tidak biasa hari ini di Gili Trawangan. Setelah tertangkap CCTV mencuri sebuah ponsel di toko menyelam dia harus berjalan dengan memalukan. Tolong hati-hati, jika dia mencoba untuk check-in ke tempatmu. Dia bepergian bersama dengan enam orang Prancis lainnya).

Sejak diunggah 14 Agustus lalu, hingga kini foto tersebut mendapat 665 komentar, 1.813 shere dan 2.548 like dari pengguna facebook.

Di sepanjang jalan, pria tersebut diarak keliling pulau Gili Trawangan dengan menenteng tulisan pada sebuah papan yang dikalungkan di lehernya.

Lalu apa isi tulisan yang membuat malu bule Prancis tersebut? Inilah isi tulisannya, “I’m a thief. I stole. Don’t do what I did” (Saya maling. Saya mencuri. Jangan lakukan yang sudah saya lakukan).

Setelah melihat foto tersebut netizen langsung berkomentar kalau wisatawan tersebut harusnya malu karena tindakannya mencuri ponsel tidak seharusnya dilakukan, terlebih di negara orang lain.

Seperti yang dilontarkan akun Fecebook milik Alex Andra, dia langsung menulis, “Memalukan kau orang Prancis!”

Komentar senada disampaikan Anthony Fell yang tinggal di Prancis, dalam akun Facebooknya dia menulis, “Makanya, karena orang seperti ini, kita memiliki reputasi yang buruk”.

Diarak keliling pulau sepertinya menjadi tradisi serta adat kebiasaan di Gili Trawangan untuk membuat jera para pelakunya sebelum diserahkan kepada pihak yang berawajib.

Hal dilakukan untuk menekan angka kriminalitas terutama bagi para pencuri di sana.

Sebelumya wisatawan Belanda juga pernah diarak keliling pulau dan dipermalukan dengan cara yang sama pada 2013 yang lalu.

Gili Trawangan merupakan pulau terbesar dari tiga pulau kecil atau gili yang terdapat di sebelah barat laut Lombok.

Di sini merupakan tempat wisata yang indah dan banyak menyedot wisatawan mancanegara datang ke sana.

  • Budiluhurmataram

    promo akhir tahun.. paket kamera cctv turbo HD hikvision. info: 0370-7561822/087864356044