Ditulis oleh Administrator Selasa, 30 Juni 2009 21:52
Lombok Barat [Sasak.Org] Gubernur NTB, H. Zainul Majdi pada Selasa, 30 Juni 2009 mengunjungi sekaligus membuka secara resmi acara “Open House” bertempat di Balai Pengkajian Teknologi Pertanian NTB di Jalan Raya Peninjuan Narmada. Open house ini merupakan salah satu wahana yang dirancang untuk menyebar luaskan informasi hasil-hasil pengkajian teknologi pertanian yang telah dilakukan oleh BPTP selama ini. Acara ini akan berlangsung selama tiga hari sampai tanggal 2 juli 2009.
Dalam acara ini dipamerkan berbagai hasil pengkajian teknologi pertanian seperti teknologi pemeliharaan ternak sehat dan produktif, berbagai varietas tanaman pangan, perkebunan dan hortikultura unggul langsung di lokasi penanaman. Selain itu juga dilangsungkan peragaan beberapa hasil pengkajian teknologi pertanian dan peternakan. Dari sektor pertanian tersedia peragaan aneka olahan dari tepung pisang, pengolahan hasil dan kursus singkat memelihara jamur tiram dan pembuatan es krim ubi jalar. Dari sektor peternakan menampilkan proses pembuatan kompos dengan decomposer terbaru, fermentasi pakan awetan dan pembuatan obat alternatif untuk penyakit kudis pada kambing yang banyak menyerang ternak petani.
Selain di hadiri oleh Gubernur NTB dan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian RI, acara open house juga disemarkan dengan kehadiran utusan berbagai kelompok tani dari Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa yang diundang khusus dengan harapan agar teknologi pertanian ini bisa diterapkan dan dimanfaatkan di lokasi masing-masing.
Kepala Badan Litbang Pertanian RI, Gatot Irianto dalam sambutannya menyampaikan bahwa sejak tahun 1980 ketika ia pertama kali memulai karir di Pulau Lombok hingga saat ini, sudah sangat banyak program serta perhatian pemerintah terhadap NTB. Bahkan NTB merupakan propinsi dengan penerima bantuan dan programn baik nasional maupun internasional yang terbanyak di Indonesia. Namun kondisi petani sejak masih tetap memprihatinkan. Karena itu beliau mengajak Gubernur NTB dan segenap jajarannya, BPTP NTB serta semua pemangku kebijakan di NTB untuk ”mengurangi aktifitas berbicara dan memperbanyak aktifitas bekerja”. Dengan bahasa setengah bercanda Pak Gatot mengatakan dalam 2-3 tahun ke depan sudah harus ada program pembangunan pertanian yang ”nendang”, bila tidak jangan-jangan nanti aparat pemerintah yang ”ditendang” oleh masyarakat.
Dalam sambutan selanjutnya, Gubernur NTB, TGH. Zainul Majdi menyambut baik ajakan Kepala Badan Litbang Pertanian RI untuk bekerja bersama-sama membangun NTB. Gubernur menegaskan bahwa sektor pertanian adalah tulang punggung perekonomian masyarakat NTB selama ini. Dengan semakin banyaknya jumlah penduduk NTB, teknologi pertanian ke depan akan menjadi sebuah kebutuhan yang vital. Karena itu sinergi antara BPTP NTB dan Pemerintah Daerah di tingkat provinsi dan kabupaten/kota perlu untuk lebih ditingkatkan.
Dalam acara pembukaan Open House ini juga di laksanakan penanda tanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding) antara Badan Litbang Pertanian RI dengan Pemerintah Provinsi NTB, Pemda Kabupaten Lombok Timur dan Pemda Kabupaten Sumbawa Barat. [WKS 6]

Votes: +0
semoga ini adalah bentuk pejabat mulai melihat betapa petani NTB sungguh memprihatinkan. sedangkan banyak sekali potentsi hasil Pentani NTB yang bisa mebuat goooool(seperti kata kanda Jen).. NTB dalam hal pertanian.amin..
Votes: +0

Akses Sasak.Org Melalui Perangkat Seluler Anda www.m.sasak.org
Tautan ke Situs Lain
Pengunjung
- muzammi

