Ditulis oleh Administrator Kamis, 24 Desember 2009 20:39
Mataram [Sasak.Org] Penuntasan proyek fisik Bandara Internasional Lombok (BIL) terus dikebut. Pasalnya, peresmian BIL rencananya akan dilakukan sebelum 100 hari pemerintahan SBY-Boediono atau 15 Februari 2010. Hal ini terungkap saat komisi III DPRD NTB melakukan kunjungan kerja dalam daerah (kunkerda) ke lokasi pembangunan BIL di Tanak Awu, Lombok Tengah, kemarin. Di lokasi, rombongan yang dipimpin ketua komisi, H Misbach Mulyadi ini disambut Deputy Direktur Pengawasan Konstruksi BIL Ir Marsidi yang langsung menjelaskan capaian proyek, khususnya fisik. ‘’Khusus proyek fisik, dipastikan bisa tuntas Januari 2010,’’ ujar Marsidi. Menara BIL setinggi 46 meter saat ini masih dikerjakan dan ditargetkan tuntas 21 Januari, termasuk pemasangan perlengkapan listrik dan peralatan elektronik lainnya. ‘’Saat ini tinggal penuntasan konstruksi bagian paling atas,’’ papar Marsidi.
Sekretaris komisi III Suharto mengatakan, proyek menara ini harus segera dituntaskan, salah satunya adalah instaling fire fighting system, seperti pilar hidrant dan spinkler. ‘’Jika tidak, tidak mungkin commisioning BIL akan lulus,’’ tegas politisi Partai Hanura ini. Selanjutnya, dalam jangka waktu satu bulan akan dilakukan tahapan komisioning, yakni mulai dari proses penuntasan administrasi dan perizinan.
Pantauan media ini, beberapa bagian proyek BIL yang sedang dirampungkan di antaranya taxy way, apron, menara, gerbang, pengaspalan jalan, parkir, dan lainnya. Pemasangan lighting airport dan alat keselamatan penerbangan belum dipasang. Sedangkan, run way sepanjang 2.750 meter sudah tuntas. Bahkan rombongan sempat melintasi landasan dengan mobil hingga ke ujung landasan. Lighting airport dan alat keselamatan ini masih didatangkan dari Prancis dan masih belum tiba di lokasi proyek. Sebagian rombongan menyatakan ragu proyek BIL akan tuntas dalam waktu dekat. Setelah menyaksikan masih begitu banyak pekerjaan yang belum tuntas. ‘’Saya tidak yakin,’’ kata Rizali Hadi, anggota dewan dari PAN.
Persentase penuntasan fisik BIL yang baru 73 persen ini juga menjadi alasan utama komisi III pesimis dengan rencana uji coba landasan yang akan dilakukan Pemprov NTB. Uji coba ini rencananya akan dilakukan hari ini. Namun, rencana tersebut akhirnya batal. Sebab, Menteri Perhubungan tidak memberikan izin untuk dilakukan uji coba. Alasannya, kelengkapan pendaratan pesawat belum memadai. ‘’Kita hanya tunda waktunya. Uji coba tetap akan kita lakukan,’’ kata Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika (Dishubkominfo) Drs Baharuddin, beberapa waktu lalu. Di sisi lain, persoalan jalan akses BIL ini masih belum menemui titik terang. Sebagian lahan untuk jalan akses ini masih belum dibebaskan, karena Pemkab Loteng yang menjadi penanggung jawab pembebasan lahan ini masih kekurangan dana. Akses jalan yang belum dibebaskan Pemkab Loteng adalah dari Batujai ke BIL sepanjang 2,75 km. Serta lahan untuk drainase lingkar BIL.
Saat komisi III berdialog dengan Pemkab Loteng di kantor bupati setempat, komisi III menawarkan opsi agar Pemkab Loteng menggunakan dana investasi awal yang diserahkan pada PT Angkasa Pura dalam pembangunan BIL, yakni Rp 40 miliar milik Pemkab Loteng dan Rp 110 miliar milik Pemprov NTB.
Dana ini bisa digunakan untuk menutupi kekurangan dana untuk pembebasan lahan. ‘’PT Angkasa Pura telah bersedia mencairkan dana ini dengan status pinjaman,’’ ujarnya. Ketua komisi III H Misbach Mulyadi menekankan pentingnya akses jalan ini. Sebab, jika baypass ini belum jadi, sementara BIL beroperasi, dipastikan akan menyulitkan para pengguna bandara. Alasannya, jalur yang ada saat ini tidak memadai. ‘’Pasar tumpah Batujai juga akan sangat mengganggu,’’ kata Misbach. (lompos)

Akses Sasak.Org Melalui Perangkat Seluler Anda www.m.sasak.org
Tautan ke Situs Lain
Pengunjung
Login Form
Multimedia Sasak
Shout Box
Komentar Terbaru
Kekeringan, Warga Lombok Krisi...
Semethon-semethon leq Lentek, daweg, rau'n bae gawah-gawah lauq siku adin sere sempurne gering. Upay...
By Arya
Sabotase Listrik saat Warga Ta...
umat Islam yang lain kok gak ada respon, orang macam ini nih yang seharusnya diganyang.
By Nietha
Maulid Adat di Desa Sesait, Ke...
Maaf mas dan mba yang berasal dari desa sesait, minta pertolongan yg ikhlas dari anda semua. saya se...
By arie mahendra
BUDIDAYA TEMBAKAU VIRGINIA DI ...
replied for #MRB Saya sedang menjalani project mengenai tembakau d kota Lombok, kalau boleh saya min...
By Ryan AP
Kekeringan, Warga Lombok Krisi...
sukuri yg sudah diberi, tidak mustahil pulau lombok akan kering bila tidak kita jaga
By hari
Pemkab Lotim Ajukan Harga Dasa...
Kami mohon kepada Pemerintah jangan siksa kami (petani tembakau) kami capek begini terus. Minyak ind...
By Ahmad Afandi
PEMBELI ADALAH RAJA, PENJUAL A...
Semeton, pade inget-inget cerite dengan toak laek,
By Aji Turmudzi
PEMBELI ADALAH RAJA, PENJUAL A...
Bgitu banyak kita bicara Semeton tentang kesasakan kita, tapi kita tidak pernah banyak berbuat, bahk...
By Aji Turmudzi
Teknologi Distilator Surya Unt...
perfect hbis penjelasan nya tapi klw bisa gambarnya di perjelas..... biar aq bisa belajar lebih bany...
By alan songge
Kiat Menghindari Penurunan Pro...
knp yah... itik sy g mau btelur ??? dari 125 itik telurnya kadang cuman 2 butir / hari. apa ada paka...
By one


Comments
RSS feed for comments to this post.