Category Archives: Arsip Sasak

Makanan Halal Khas Lombok

Indonesia sedang berbangga hati karena baru saja memenangkan Best Halal Award Destination 2015 yang salah satu destinasinya adalah Lombok. Tentu saja penghargaan ini sangat dipengaruhi dari aspek ke-halal-an yang ada di pulau indah tersebut salah satunya dari segi kuliner.

Lombok, NTB itu makanannya identik dengan lombok (arti  : pedas).
Rupanya sambal dan cabe di Lombok ini memang sangat terkenal lain daripada yang lain. Rata rata makanan khas Lombok itu meskipun pedas tapi dijamin enak. Berikut 4 makanan khas Lombok halal yang saya rekomendasikan untuk anda yang beragama Islam.

 1. Ayam Taliwang

Sewaktu tahu akan ke Lombok saya udah kepengin banget makan salah satu makanan khasnya yang paling kesohor yakni Ayam Taliwang. Konon, asal muasal nama Taliwang berasal dari sebuah nama kampung(karang) yakni Karang Taliwang di kecamatan Cakranegara, Mataram – Lombok. Jadi bukan berasal dari nama daerah yang berada di Sumbawa. Cara pembuatannya yakni daging ayam dibakar dengan berbagai bahan yakni cabai merah, kunyit, bawang merah dan putih, tomat, dan lain lain hingga menghasilkan daging yang aduhai.

Awalnya mau request yang nggak pedes kok rasanya nggak pas yah? Benar saja begitu tersaji, air liur saya terbit. Sekali suap daging ayamnya sangat lembut di lidah dan bumbunya itu loh, lombok! Saya pun hanya sanggup makan ayamnya yang kulit serta bumbunya telah dimusnahkan biar nggak kepedasan.

Ayam Taliwang

 

2. Plecing Kangkung

Hidangan satu ini biasanya selalu nyempil dalam berbagai kali acara santap makan. Sudah seperti salad bagi orang bule deh. Porsinya yang mini emang cocok buat makanan pembuka. Plecing kangkung ini agak unik karena menggunakan kangkung Lombok yang lebih besar, gurih dan lebar. Tak heran karena tanah di Lombok dan sungainya subur dan segar segar. Selain ada kangkung, ada tauge, kacang goreng, serta sambal nyiuh (itu yang warna oranye adalah kelapa yang diparut lalu diparut) serta tentunya cabai merahnya yang lombok. Oh karena cabainya tidak “menodai” seluruh makanan, paling nggak saya masih bisa comot taugenya. Lah jadi nggak plecing kangkung dong namanya?
 

Plecing Kangkung

 

3. Beberuk

Beberuk ini bukan ayam yang tersaji dalam gambar yah, melainkan potongan timun, cabe, sayur yang menjadi pelengkap hidangan utama. Yah jadinya semacam lalapan khas Lombok gitu. Biasanya beberuk asli itu pakai terong dan kacang panjang, namun beberuk resto ini, nggak terlihat ada terongnya. Rasanya? Lombok banget karena sekali gigitan cabe rawitnya berasa banget di lidah. Saya nyerah!

Beberuk

 

4. Ares

Ares adalah makanan berupa batang pisang muda yang belum berbuah. Disajikan berkuah dan kadang bisa dicampur dengan daging. Rasanya manis dan gurih. Awal mulanya, konono ketika di pulau Lombok terjadi musim kering yang sangat panjang yang mengakibatkan tanaman sulit tumbuh, kecuali pohon pisang. Pohon pisang ini lah kemudian menjadi pengganti rumput bagi hewan ternak. Suatu hari ada seorang pemuda bernama Loq Ares yang melihat sapi sapinya lahap mengunyah pelepah pisang. Dia pun terinsiprasi sehingga membawa beberapa pelepah pisang muda tersebut pulang dan oleh ibunya diolah dengan bumbu ala kadarnya dan ternyata hasilnya enak. Sejak itu makanan ini menjadi populer dan biasanya disajikan setelah prosesi perkawinan suku sasak, namun sekarang makanan ini dapat dijumpai di mana mana.

Ares


Lalu ada juga satu lagi hidangan yang saya gemar banget yakni tahu, tempe dan telor yang dilumuri bumbu kuning (semacam dari jahe/kunyit) dan rasanya seger gitu, nggak pedas pula. Sayang saking enaknya saya makan, lupa deh memotretnya. Dan saya tak tahu pula namanya apa. Adakah teman teman yang tahu?

sumber : log.viva.co.id