Kamboja [Sasak.org] Angkor Wat, Kamboja adalah sebuah bangunan Hindu yang luas dan besar. Tumpuklah Borobudur dengan Prambanan diatasnya. Tangganya terjal dan pijakannya sempit. Taman luas dengan kanal mengelilingi hutan kecil diantara bangunan dan lapangan. Saya mendatangi komplek itu 2 kali dan komplek Angkor Tom dengan wajah Jayawarman VII menghiasi puncak candi. Kota kecil Siem Reap (Penaklukkan Siam) adalah kota sebesar Mataram yang situasinya masih seperti tahun 1980 an, penuh tuk tuk, motor dan mobil. Pariwisata sangat ajaib mengubah negeri yang baru bangun dari mimpi buruk Khmer Merah dengan Ladang Pembantaiannya. Karakter manusianya masih murni dan sederhana. Kemakmuran sudah mulai nampak [ Read More ]
Hazairin R. Junep Beras Basah Road, Singapore (www.sasak.org) Di tepian hutan tanah tak bertuan ada lapak atau gubuk kecil tempat bercengkrama penghuni sekitar belantara itu. Agak jauh ke dalam ada gubuk gubuk kecil tempat beristirahat atau beridam diri bagi penduduk atau orang bepergian. Para pemabuk atau bukan pemabuk suka datang ke lapak untuk kongkow kongkow sambil minum bersama. Minuman laris yang terus dihidangkan adalah teh dengan gula aren. Makin lama lapak itu makin populer dan besar maka seringlah terjadi perselisihan karena ada yang tersinggung oleh pemabuk lain atau ada berandal kecil yang tidak bayar minum tuaknya. Sudah sunnatullah manusia akan [ Read More ]
Hazairin R. Junep Yogyakarta (sasak.org) Berapapun pohon yang ditanam dalam progam reboisasi (re- kembali, bois – hutan) baik oleh pemerintah, korporasi, yayasan atau masyarakat dan perorangan niscaya akan terus gagal, sebab sudah terbukti sejak tahun 1970an program reboisasi masih jalan ditempat. Seribu orang menamam sejuta pohon dimusim hujan, cukup satu orang pendaki gunung ndeso, katrok membumihanguskannya dengan pongah hanya dengan membuang puntung rokoknya sembarangan., atau seorang yang mengasingkan diri atau termarjinalkan yang berjuang untuk survive dengan usaha ladang berpindahnya. Sebut saja mereka suku terasing maka tanpa niat merusak alam, perbuatannya membakar hutan adalah suatu kewajaran untuk bertahan hidup. Dia ditangkap [ Read More ]
Magelang (www.sasak.org) Pada suatu saat ketika mengaji di berugax reot kami diharuskan menghafal berbagai bagai rukun oleh ustad kami yang malang. Ustad kami malang sekali karena ia tidak digaji dan tidak mendapat penghargaan sepantasnya dari warga dasan. Ia mengaji (kuliah) di ma’had dan tak seorangpun membantunya dengan beasiswa. Kami harus antre mengganti giliran mengecek bacaan dengan buku Alif Ba Ta yang sejenis dengan buku Iqra yang ada sekarang. Bedanya kami harus menghafal sendiri dan tertatih membaca rangkaian huruf. Kami hanya membaca tanpa memahami, terbalik dengan sekolahan, kami membaca yang kami mengerti tetapi kebanyakan yang dibaca dan diserahkan sepenuhnya oleh guru [ Read More ]
Yogyakarta (www.sasak.org) Saya gembira setiap kali menemukan barang buatan gumi paer disudut sudut kota kecil di negeri asing diantara gemuruh ombak di pantai, dialur sungai, ditepi danau atau dilereng dan puncak gunung. Meski tak sekalipun saya temukan label made in Lombok. Mungkin satu satunya barang kerajinan Lombok yang bersticker khas sampai ke manca negara adalah Le Lade yang saya tempelkan disemua produk seni yang pernah kami export ke Eropa. Tak terbayang di Siberia yang beku ada musium penjual topeng khas Sasak dan juga Kadal atau tokek yang saya temukan didalam pasar kecil dipingir kota. Begitu banyaknya kita membuat barang kerajianan [ Read More ]
Hazairin R. Junep Yogyakarta (www.sasak.org) Revolusi bagi sebagian orang baik tua apalagi muda hanyalah kata cemoohan. Makna revolusi telah digradasi oleh pejuang pejuang palsu yang berkali kali dieprtontonkan oleh sejarah negeri bahwa mereka yang tadinya revolusioner hanyalah cecunguk yang doyan duit, pangkat, jabatan dan privilege VOC gaya baru. Jangankan Revolusi seruan agama saja membuat orang tunggang langgang ketakutan bersembunyi dibalik pluralisme, demokrasi dan HAM. Ini sebuah kemunduran dalam tantanan nilai. Tidak ada lagi cara mendobrak kebisuan. Tidak ada lagi jalan menghancurkan status quo yang memberi tempat bercokol bagi bromocorah bernama pejabat eksekutif, legislatif dan yudikatif yang menghisap darah rakyat jelata. [ Read More ]
Hazairin R. Junep Yogyakarta (www.sasak.org) Assalamualaikum wr wb Sanak jari sax ke tunax male,Sudah berapa kali manusia menumbangkan pemimpin yang dipilih sendiri maupun diktator penyerobot kekuasaan. Sudah berapa banyak ketua partai, ketua yayasan, ketua RT, Kadus, Kada sampai presiden yang digrogoti dan tumbang. Banyak sekali kisah raja diraja yang sangat berkuasa akhirnya dibunuh atau dibuang ke pangasingan. Kita beramai ramai menghujat pemerintah yang adalah sebuah institusi yang hanya ada kalau kita masih mengehndakinya. Bayangkan kalau semua rakyat tidak memandang sebelah mata gubernur atau TG maka serta merta akan pergi sendiri tanpa didemo. Demikian itu adalah sebuah keadaan yang kita bisa [ Read More ]
Hazairin R. Junep Yogyakarta (www.sasak.org) Imam masjid kami ini sudah parau, saya mengenalnya sejak 24 tahun silam ketika masih aktif menjadi guru di MAN. Tiap subuh dia selalu mengaji dengan lirih, volume megafon dibatasi untuk sekeliling kampung saja. Dia selalu menyuruh kita rapat dalam shalat jamaah. Saling berdekatan satu dengan lainnya. Tapi masih tetap saja tidak bersentuhan, hanya kaki dibuka agak ngangkang entah apa maunya. Masjid kami telah dipugar dari bangunan joglo menjadi bangunan berbeton dan dimodernkan. Waktu lantainya semen semua membawa sajadah dan sering sajadahnya dibagi dengan saya. Baunya apek meskipun saya tidak mau pakai sajadah tetap saja ada [ Read More ]
Yogyakarta (www.sasak.org) Toean Goeroe menguasai ilmu tanpa payah bereksperimen dan kerja keras, untuk memperkaya diri dan mengakui hasilnya sebagai milik mereka seperti; gedung, tanah, uang sampai jama’ah dan kursi di dewan atau kekuasaan politik. Orang kafir yang kaya raya semacam Bill Gate yang berjuang dari bawah tidak merasa memiliki hartanya yang melimpah oleh karena itu dia menyerahkan hampir seluruh kekayaannya untuk menyelamatkan orang. 30 lalu tahun saat tinggal di Lombok saya diberi tahu oleh seseorang bahwa kita lebih baik berteman dengan maling daripada dengan Toean Goeroe. Saya lama sekali merenungkan hal itu dan belum pernah membukanya. Sekarang ada salah seorang [ Read More ]
Yogyakarta (Sasak.Org) Hari penutupan Ramadan dikatakan sebagai hari kemenangan tetapi menang dari apakah?. Pertempuran yang manakah yang telah kita menangkan?. Tiba tiba kita tersentak bahwa Ramadan berlalu dan kelak tersentak lagi karean ia nongol begitu saja dan kita terkejut lagi seperti diawal ramadan yang lalu. Banyakkah yang sakit jantung dan mati karena terkejut, ya tentu saja semua yag mati jantungnya terhenti. Kalau kita puasa ramadan sejak usia 6 tahun maka sudah berapa kali kita mengalami kejutan itu?. Setiap kali berakhir kita saling mengucap sebagaimana Rasulullah SAW biasa mengucapkan: “Taqabbalallahu minna wa minkum” kepada para sahabat, yang artinya semoga Allah menerima [ Read More ]