By   May 17, 2012

Lombok Tengah [Sasak.Org] Dengan naiknya harga pupuk kimia, diperkirakan biaya bertani akan semakin meningkat. Saat ini, harga pupuk urea sudah menembus Rp. 150.000 per karung, jika dulu harganya hanya Rp.30.000 di pasaran. Karena itu, dibutuhkan kreatifitas dari berbagai komponen masyarakat yang peduli petani untuk membuat pupuk organik sebagai pengganti pupuk kimia dengan kualitas manfaat yang lebih baik.

Lalu Nofian bersama Mesin POG

Melalui program Bangun Desa KS-IPEBI yang berlokasi di Bun Mudrak Sukarara Jonggat Lombok Tengah, khususnya kegiatan pembanguna Pabrik Pupuk Organik Granular (POG), asa untuk menyediakan pupuk organik tersebut dimulai. Sebagai tahap awal setelah terbangunnya Pabrik POG, Selasa (16/5) berlangsung pelatihan pembuatan Pupuk Organik di lokasi Pabrik POG di Bun Mudrak dengan instrukturnya Bapak Ir. Makbul Hidayat,ST. Beliau adalah Tenaga Ahli KS di bidang POG.

Kegiatan tersebut diawali dengan pengenalan bahan baku dan mesin-mesin yang akan digunakan untuk memproduksi POG. Biasanya pembuatan pupuk organik secara manual sudah banyak yang bisa, tetapi menggunakan mesin produksi masih banyak yang belum mengetahuinya. Pelatihan tersebut akan dilanjutkan selama 3 (tiga) hari. Semoga saja bisa menjadi manfaat untuk petani. [WKS/zkp]