By   November 3, 2010

Mataram [Sasak.org] Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB menjamin stock hewan qurban untuk wilayah NTB yang mencapai 40 ribu ekor aman untuk kebutuhan menjelang maupun sesudah Hari Raya Idul Adha mendatang.

Untuk sapi siap potong, misalnya, tersedia sebanyak 2.000 hingga 2.500 ekor. Jumlah tersebut tidak termasuk dengan jumlah sapi yang akan di kirim ke luar NTB.

“Untuk stock hewan kurban kita cukup aman, bahkan stok sapi kita 65 ribu sampai 70 ribu ekor,” kata H Abdul Samad, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan NTB, Senin (1/11).

Penjualan hewan kurban di NTB tersebar di 22 titik dengan wilayah, terbanyak berada di Kota Mataram. Sementara tempat pemotongan hewan kurban menyebar di 132 lokasi yang umumnya merupakan kompleks masjid dan mushalla.

Abdul Samad mengungkapkan ketersediaan hewan kurban di wilayah NTB justru melebihi kebutuhan karena produktivitas ternak sapi, kerbau, kambing dan domba terus mengalami peningkatan setiap tahun. Bersamaan itu, sebutnya, permintaan ternak ke luar daerah selalu meningkat tiap tahun.

Menurutnya, selama ini kebutuhan untuk hewan kurban di NTB tidak masalah karena jumlahnya cukup banyak, bahkan selalu meningkat setiap tahun.

“Jadi, kalaupun terjadi peningkatan permintaan hewan kurban, stok yang ada masih memenuhi seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.

Pada Hari Raya Idul Adha 1430 H tahun lalu, permintaan hewan kurban mencapai 13 ribu ekor kambing dan empat ribu ekor sapi serta kerbau. Tetapi untuk 2010 ini belum bisa dipastikan jumlah kebutuhan hewan kurban.

Terhadap lokasi penjualan dan pemotongan hewan kurban, Disnakeswan NTB terus melakukan pemantauan terutama berkaitan dengan kondisi kesehatan hewan.

Pengawasan hewan kurban akan dilakukan di pintu-pintu masuk Pulau Lombok, termasuk di pintu masuk dari Pulau Sumbawa. Pengawasan secara ketat dilakukan agar hewan kurban yang akan disembelih dipastikan bebas dari berbagai jenis penyakit,
“Antraks adalah Jenis penyakit yang kita masih takutkan hingga saat ini,” ujarnya. (OL-3/MICOM)

  • Abdulloh

    sebagai seorang muslim, yang harus dilakukan adalah segera menyembelih sistem kuffur demokrasi ini, karena ia adalah sumber kemasiatan yang mengundang azab Alloh SWT. Kemudian menegakkan syariat Alloh SWT melalui Daulah Khilafah Islamiyah!