By   August 1, 2009

BNP2TKI Sosialisasi Program TKI Formal di LombokMataram [sasak.Org] Badan Nasional Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) melakukan sosialisasi program penempatan TKI Program G to G (government to government) ke Korea, dan penempatan TKI Formal. Program sosialisasi yang dikemas dalam bentuk Compact Disc (CD) itu diharapkan dapat meningkatkan penempatan TKI formal asal Lombok.

“Dengan sosialisasi di 3 radio yang mempunyai basis pendengar luas, BNP2TKI ingin hadir di tengah pendengar Lombok tentang perlunya pengurusan Calon TKI melalui prosedur yang benar, dan tidak melalui jalur calo atau sponsor,” harap Kepala Biro Hukum dan Humas, Ramiany Sinaga, SH ketika meyerahkan 2 buah Compact Disc (CD) kepada pengelola Radio Republik Indonesia (RRI) di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Jum’at (31/7).

Selain RRI, BNP2TKI memilih Global FM Lombok, dan Gemini Dangdut Stasiun. Program sosialisasi ini akan diputar selama 1 bulan penuh, 1 hari sekali di pagi hari dan berdurasi selama 1 menit. Rencananya, setelah kota lombok, program yang sama akan diputar di kota Medan, Makasar, Kalimantar Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Palembang.

Menurut Ramiany, dipilihnya kota Lombok sebagai tujuan sosialisasi penempatan TKI formal melalui radio, karena TKI Formal asal daerah ini umumnya bekerja di Asia Pasifik, seperti Malaysia, Brunei Darusalam, Hongkong, Korea dan Taiwan. Sedangkan di Kabupaten Sumbawa, umumnya bekerja di sektor informal sebagai Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT).

“Jadi, kami mengharpkan sosialisasi ini akan meningkatkan penempatan TKI formal sesuai dengan program BNP2TKI yang menetapkan tahun 2009 sebagai tahun TKI Formal,” papar Ramiany.

Data BNP2TKI menunjukkan bahwa selama tahun 2008, dari penempatan 52,273 TKI di NTB, remitansi (pemasukan devisa) yang dikirim mencap Rp. 533,115,857.930. Jumlah ini sedikit menurun dibandingkan penempatan TKI tahun 2007 sebanyak 52,273 orang dengan remitansinya sebesar Rp. 683,961,767,544.

Selain mengunjungi stasiun radio selama di Lombok, Ramiany dan rombongan juga menyempatkan mengunjungi Kantor BP3TKI Mataram dan kantor Pelaksana Penempatan TKI Swasta (PPTKIS), PT Bulkas Mitrai. (zul)

Sumber: BNP2TKI