By   June 4, 2013

RISALAH SIDANG PERKARA NOMOR 57/PHPU.D-XI/2013
PERIHAL PERSELISIHAN HASIL PEMILIHAN UMUM KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH KABUPATEN LOMBOK TIMUR TAHUN 2013

ACARA
MENDENGARKAN JAWABAN TERMOHON, KETERANGAN PIHAK TERKAIT DAN PEMBUKTIAN (II)
JAKARTA SENIN, 3 JUNI 2013

SIDANG DIBUKA PUKUL 10.51 WIB
1.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sidang dalam Perkara Nomor 57/PHPU.D-XI/2013, Perselisihan
Hasil Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Kabupaten Lombok
Timur, saya nyatakan dibuka dan terbuka untuk umum.
KETUK PALU 3X
Pemohon dan Termohon hadir, ya? Ini ada permohonan Pihak
Terkait juga? Yang lain sudah memperkenalkan diri, kenalkan diri dulu
Pihak Terkait siapa yang hadir!
2.
KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Terima kasih, Majelis. Saya sendiri D. A. Malik, S.H.
3.
KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: LALU ARMAYADI
Saya Lalu Armayadi, S.H.
4.
KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: BASRI MULYANI
Saya Basri Mulyani, S.H., M.H.
5.
KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: GEMA AKHMAD MUZAKIR
Saya Gema Akhmad Muzakir, S.H.
6.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara berdasarkan Kuasa 29 Mei 2013 dari Moch. Ali bin
Dachlan ini, betul?
7.
KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: LALU ARMAYADI
Betul.
8.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Prinsipal tidak hadir?
1
9.
KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Tidak.
10.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tidak, ya? Oke, matikan miknya itu! Baiklah, hari ini adalah u …
dalam perkara memeriksa … dalam persidangan yang kedua untuk
mendengar keterangan dari atau jawaban dari Termohon. Sudah siap,
ya?
11.
KUASA HUKUM TERMOHON: FAJAR A. MALO
Siap.
12.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lalu Saudara Terkait juga akan memberikan keterangan hari ini?
13.
KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Benar, Yang Mulia.
14.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Pemohon, saksi yang sepuluh orang sudah siap?
15.
KUASA HUKUM PEMOHON: HULAIN
Terima kasih, Majelis Hakim. Sudah siap.
16.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sudah siap, ya?
17.
KUASA HUKUM PEMOHON: HULAIN
Ya.
18.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ini yang di depan ini nanti sebentar, kita sumpah. Baiklah, kepada
Saudara Termohon, silakan Saudara memberikan pokok-pokok
jawabannya sepanjang dalil-dalil yang menyangkut kepentingan
2
Saudara, lima atau sepuluh menit. Silakan secara ringkas saja, tertulis
sudah ada!
19.
KUASA HUKUM TERMOHON: FAJAR A. MALO
Terima kasih, Majelis Hakim. Jawaban Termohon dalam Perkara
Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah, Wakil
Kepala Daerah Kabupaten Lombok Timur Tahun 2013 Nomor
57/PHPU.D-XI/2013 Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.
20.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara ada eksepsi, enggak?
21.
KUASA HUKUM TERMOHON: FAJAR A. MALO
Ada, Majelis.
22.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, mengenai apa eksepsinya? Tenggang waktu?
23.
KUASA HUKUM TERMOHON: FAJAR A. MALO
Tenggang waktu.
24.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Terus?
25.
KUASA HUKUM TERMOHON: FAJAR A. MALO
Kewenangan.
26.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kewenangan, lalu apalagi? Dua saja, ya?
27.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Ya.
28.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tidak memenuhi syarat formil dan obscuur libel? Ada empat?
3
29.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Ya, ada empat, Majelis.
30.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, alasannya sebagaimana tertulis di dalam jawabannya, kan
begitu?
31.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Ya.
32.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jadi enggak perlu banyak-banyak, jadi empat hal. Nanti obscuur
… obscuur, soal tenggang waktu. Lalu pokok permohonan, Saudara kan
ada beberapa hal itu?
33.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Terima kasih, Majelis Hakim Yang Mulia. Yang pertama mengenai
C1-KWK menurut kami Termohon sudah diberikan semua kepada …
kepada saksi dan alasan-alasan (…)
34.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Soal pemberian formulir C-1 kepada saksi (…)
35.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Ya.
36.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Itu menurut Saudara sudah diberikan?
37.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Diberikan semua.
38.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Alasannya ada di dalam?
4
39.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Ada di dalam (…)
40.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke.
41.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Dan nanti di alat bukti surat, Majelis Hakim Yang Mulia.
42.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Akan dibuktikan juga?
43.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Siap.
44.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lalu soal (…)
45.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Penggelembungan suara (…)
46.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya.
47.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Ternyata tidak ada penggelembungan suara. Yang dipakai oleh
Pemohon dalam permohonannya diambil dari rekapitulasi yang dibuat
oleh kepala desa, tidak diambil da … dalam Berita Acara yang dibuat
oleh KPPS.
48.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Yang diambil oleh Pemohon?
5
49.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Yang diambil oleh Pemohon. Sehingga ada (…)
50.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Bukan yang dari (…)
51.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
KPPS.
52.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
KPPS. Itu yang soal itu ya … surat suara tidak sah, sisa surat
suara itu? Bukan?
53.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Tidak, ada penggelembungan suara.
54.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke, lalu?
55.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Tentang surat suara sah dan suara tidak sah karena ada
pemilukada yang bersamaan antara gubernur dan wakil gubernur,
menurut kami wajar saja karena bisa saja hak pemilih, satu memilih
gubernur, satunya tidak memilih gubernur. Satu memilih (…)
56.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, jangan asumsi! Saudara menjawabnya asumsi atau fakta?
57.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Fakta, Majelis.
58.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya itulah, faktanya menyatakan bahwa ada yang memilih
gubernur, ada yang hanya memilih bupati saja, kan seperti itu?
6
59.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Bupati saja. Dan tidak selamanya ternyata surat suara sah itu
hanya pada Pemilukada Kabupaten Lombok Timur saja yang lebih tinggi,
ada juga pe … suara-suara yang tidak sah itu pada pemilihan gubernur.
60.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke, lalu soal pembukaan kotak suara?
61.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Pembukaan kotak suara. Ada pembu … pembukaan kotak suara
oleh karena semua Berita Acara oleh ketua KPPS dimasukkan dalam
kotak suara yang seharusnya ada satu diserahkan kepada KPU
kabupaten. Oleh karena terlanjur dimasukkan, ketua KPPS atas
persetujuan pengawas dan PPK membuka kotak suara hanya untuk
mengambil.
62.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Mengambil apa?
63.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Berita Acara untuk diserahkan kepada (…)
64.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Hasilnya berubah, enggak?
65.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Hasilnya sama sekali tidak berubah.
66.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sama dengan formulir C-1 yang (…)
67.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Sama, tetap sama. Tidak ada yang diganggu dan digugat dari (…)
7
68.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tunggu dulu, belum selesai pertanyaan saya sudah jawab!
69.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Siap, Majelis.
70.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jadi, hasilnya tetap, tidak berubah?
71.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Tetap, tidak berubah.
72.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
(…)
73.
Nanti dibuktikan dengan formulir C-nya yang ada pada Pemohon
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Siap.
74.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Terkait, dan kepada Saudara, gitu lho.
75.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Siap, Majelis.
76.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Nanti bilangnya sama, sama, sama, tahu-tahu Pemohon lain,
Termohon lain, Terkait lain, buka lagi kotak suaranya lain lagi isinya. Itu
sudah kejadian di sidang ini berkali-kali seperti itu.
77.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Siap.
8
78.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Nanti kita buktikan yang penting Saudara … Lalu soal apa
namanya … apa lagi?
79.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Itu saja (…)
80.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Itu tujuh kotak … 11 kecamatan atau berapa itu?
81.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Yang dibuka (…)
82.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Yang C-1?
83.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Yang dibuka hanya satu.
84.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Satu?
85.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Satu kecamatan.
86.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke. C-1 yang tidak diberikan itu?
87.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Diberikan semua.
88.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Termasuk kecamatan yang dipersoalkan?
9
89.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Ya, termasuk.
90.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Aikmel, Masbagik (…)
91.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
18 termasuk, Majelis.
92.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Termasuk itu. Ini semuanya sudah dikasih?
93.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Sudah dikasih.
94.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lalu PPK enggak bersedia membuka kotak suara?
95.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Membuka yang tadi … yang kami jelaskan, Majelis.
96.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Bukan menghitung ulang?
97.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Menghitung ulang.
98.
KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tidak bersedia (…)
99.
KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Tidak menghitung ulang.
10
100. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Di desa anu itu, di desa …
101. KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Karena sudah sesuai dengan tata cara yang sebagaimana
mestinya untuk (…)
102. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke. Jadi menurut Saudara itu semua pekerjaan yang dilakukan
oleh Termohon itu sudah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan, ya, dan tidak ada masalah? Kan kira-kira seperti itu.
103. KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Benar, Majelis. Siap, Majelis.
104. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lalu petitum Saudara apa? Permohonan Saudara apa?
105. KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Petitum dan eksepsi.
1. Menerima eksepsi Pemohon.
2. Menyatakan permohonan Pemohon tidak dapat diterima.
3. Dalam pokok perkara menolak permohonan Pemohon
seluruhnya.
untuk
106. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, kalau sudah ditolak, ya, selesai.
107. KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Siap, Majelis.
108. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Bukan begitu, yang lain dan selebihnya dianggap dibacakan.
Pemohon sudah terima jawabannya?
11
109. KUASA HUKUM PEMOHON: UMAIYAH
Siap, sudah terima.
110. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Baik, berikutnya Saudara Terkait, ya. Silakan Saudara
menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan hukum
Saudara saja.
111. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Ya, terima kasih Majelis Hakim.
112. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Yang urusan Termohon enggak usah Saudara yang menjawab.
113. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Siap. Terima kasih, Yang Mulia. Bahwa kami dari Pihak Terkait
mengajukan eksepsi dan jawaban (…)
114. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya eksepsi mengenai apa?
115. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Di mana di dalam eksepsi ada beberapa hal. Pertama terkait
dengan surat Kuasa Pemohon karena memang khususnya Kuasa Hukum
yang hadir pada saat ini.
116. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke. Soal keabsahan kuasa. Lalu yang kedua soal apa?
117. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Yang kedua soal tenggat waktu pengajuan permohonan.
118. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kenapa menurut Saudara sudah lewat?
12
119. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Sudah lewat, Majelis.
120. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke, melampaui ketentuan peraturan perundang-undangan yabgn
ditentukan, ya. Kemudian cacat formalnya kenapa?
121. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Yang ketiga soal cacat formal karena memang berdasarkan
peraturan Mahkamah Konstitusi Nomor 15 Tahun 2008 lebih pada bicara
soal angka-angka sebenarnya kalau merujuk pada (…)
122. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke, kalau sesuai dengan Peraturan Mahkamah Konstitusi
menurut Saudara persengketaan yang bukan menghitung angka tidak
masuk sini. Oke, terus obscuur libel, apa yang obscuur?
123. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Dalam arti bahwa emang dalam perkembangnnya MK berwenang
untuk melakukan apa namanya … pemeriksaan tehadap berbagai
pelanggaran-pelanggaran, tapi kami melihat bahwa Pihak Terkait
melihat bahwa susunan dalam permohonan Pemohon itu tidak
menampakkan bagaimana pelanggaran yang bersifat terstruktur, masif,
dan sistematis sehingga mempengaruhi perolehan suara.
124. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jadi tidak masuk kategori TSM lah?
125. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Ya, Majelis.
126. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lalu pokok permohonan Saudara?
13
127. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Kalau pokok permohonan pertama memang kami mengatakan
bahwa khusus terhadap tuduhan-tuduhan yang disampaikan kepada
Pemohon (…)
128. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, soal bahwa Saudara apa namanya, apa namanya itu?
Pembagian kupon berstempel itu benar?
129. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Tidak benar, Majelis.
130. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Yang money politics itu?
131. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Money politics, pembagian pupuk, maupun stempel kupon itu
tidak benar. Nah, kami nanti akan buktikan dalam persidangan ini bahwa
memang kami dari Pihak Terkait ada stempel khusus yang memang (…)
132. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lalu katanya Saudara … Terkait ini?
133. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Ya, Majelis.
134. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
itu?
Dalam setiap kegiatan campaign-nya selalu melibatkan PNS, betul
135. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Tidak benar, Majelis.
136. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Enggak benar, ya.
14
137. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Tidak benar.
138. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Yang benarnya?
139. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Justru sebaliknya kami akan membuktikan bahwa memang
ternyata incumbent-lah atau Pemohon lah yang selalu menggerakkan
PNS dalam kampanye-kampanyenya.
140. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, Pemohon menggerakkan PNS, ya?
141. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
PNS termasuk (…)
142. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Bukan Terkait?
143. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Bukan Terkait, Majelis.
144. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Terkait memanfaatkan di sana menggerakkan, sama saja itu.
145. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Bukan, Majelis.
146. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Enggak, ya. Terus hal lain lagi?
15
147. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Tuduhan terhadap persekongkolan antara Pihak Terkait dengan
KPPS (…)
148. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ada itu sekongkol-sekongkol itu?
149. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Itu tidak ada, Majelis.
150. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Dalam hal apa sekongkolnya itu?
151. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Nah, itu yang mungkin konstruksi hukum (…)
152. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, kan dia menuduh sekongkol itu, sekongkol itu apa? Sebahat
lah, apa yang sebahat itu?
153. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Bagaimana, Majelis? Maaf.
154. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, apa yang Saudara itu dituduh sama Pemohon sebahat dengan
KPPS itu?
155. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Dianggap bersekongkol dengan KPPS, PPS, dan (…)
156. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, sekongkolnya apa?
16
157. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Bekerja sama dalam rangka untuk bisa saja membuat
pelanggaran-pelanggaran terhadap perolehan angka-angka dan
sebagainya. Nah, tapi itu justru Pihak Terkait katakan bahwa secara
tegas menolak tuduhan itu, itu yang pertama. Yang kedua, justru
sebaliknya pihak incumbent-lah yang berpotensi melakukan hal itu.
158. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, memang. Selalu begitu antara Pemohon dan Terkait itu saling
tuduh, pasti begitu. Oke, cukup, ya, hal-hal dalil pokoknya? Saya cuma
itu, saya kira.
159. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Ya, Majelis.
160. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Yang lain dan selebihnya itu dianggap dibacakan di dalam
permohonan ini dan bagian yang tidak terpisahkan dari tanggapan Pihak
Terkait. Lalu permintaan Saudara apa?
161. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Permintaan pertama dalam … dalam … dalam eksepsi. Menerima
eksepsi Pihak Terkait. Yang kedua, menyatakan hukum permohonan
Pemohon dinyatakan tidak dapat diterima. Dalam pokok perkara,
menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya.
162. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Menerima permohonan Pemohon untuk seluruhnya? Menolak apa
menerima?
163. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Menolak permohonan Pemohon untuk seluruhnya.
164. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara main jawab ya saja, padahal saya bilang menerima
permohonan Pemohon, Saudara ya katanya. Jadi menolak ya?
17
165. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Menolak.
166. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, kalau sudah menolak petitum nomor 3 itu enggak perlu lagi.
167. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Ya.
168. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kalau sudah ditolak
Termohon juga, Terkait juga
ya, oke. Kita mempercepat
singkat ya.
Saya ingatkan kepada
Bukti suratnya sudah ada?
kan wassalam kan? Okelah, Saudara
sudah menerima tanggapan Pihak Terkait
pemeriksaan ini karena waktunya juga
Pemohon, Termohon, dan Pihak Terkait.
169. KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Siap, Majelis Hakim, Yang Mulia.
170. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Coba diserahkan dahulu kepada Petugas. Diambil ke belakang
supaya bisa diverifikasi. Nanti kalau masih kurang nanti bisa ditambah.
Biar nanti … Saudara duduk saja, atau Anda ada asistennya? Ini … ini
yang mau diserahkan, yang belakang ini? Oke, ya angkat saja. Nanti
daftarnya ada? Oke, sudah dibawa ke belakang itu. Termohon sudah
siap belum? Sudah. Tolong itu Petugas, Yang Termohon juga diambil.
Terkait? Terkait sudah?
171. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT: D. A. MALIK
Sudah … sudah diserahkan, Majelis.
172. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke, karena ini bukti Saudara yang bertumpuk-tumpuk itu kan
harus diperiksa, bukan dipajang-pajang di situ, diperiksa dahulu. Kita
sudah tahu, gitu lho. Jadi begitu sidang besoknya, kita sudah tahu P
sekian itu sama dengan T sekian, sama dengan PT sekian, gitu lho.
18
Oke, sambil itu berjalan, saya panggil saksi. L. D Sadrah ada? Ya,
maju ke depan, diambil sumpahnya, Petugas juga tolong dibantu. Ya,
cukup di situ. Saparudin, S.Ag., maju ke depan, Rusnan, Herman Rosidi,
Sura’yah, Amrin Muhsin, Herman Yani … Herma Yani, Safruddin, S.Pd.,
H. Zainal Abidin, satu lagi Mardiatun. Geser ke sana dikit. Luruskan
tangannya ke bawah semuanya, luruskan. Semuanya beragama Islam
ya? Ya, ikuti lafal sumpah menurut agama Islam yang akan dituntun oleh
Hakim. Silakan Pak Anwar.
173. HAKIM ANGGOTA: ANWAR USMAN
Ya, mohon ikuti saya.
“Bismillahirrahmaanirrahiim. Demi Allah saya bersumpah sebagai
saksi akan memberikan keterangan yang sebenarnya, tidak lain dari yang
sebenarnya.”
174. SAKSI PEMOHON YANG BERAGAMA ISLAM DISUMPAH:
Bismillahirrahmaanirrahiim. Demi Allah saya bersumpah sebagai
saksi akan memberikan keterangan yang sebenarnya, tidak lain dari yang
sebenarnya.
175. HAKIM ANGGOTA: ANWAR USMAN
Terima kasih.
176. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Silakan duduk ke tempat duduk masing-masing. Itu berkasnya
diangkat dahulu, itu diambil itu belum selesai. Itu Termohon, yang
Pemohon juga itu masih ada. Itu masih kan? Ya, diambil Petugas,
semuanya itu.
Saudara-Saudara Saksi ya. Mengerti Saudara kenapa disumpah
itu? Mengerti?
177. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Mengerti, Yang Mulia.
178. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, kenapa?
19
179. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Untuk memberikan keterangan mengenai Pilkada Lombok Timur.
180. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, pastilah Saudara kan saksi, pasti itu berinya. Tapi makna
sumpah itu mengerti enggak Saudara, kenapa harus disumpah menurut
… menurut agama Islam dengan menjunjung al qur’an itu. Mengerti
enggak?
181. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Mengerti.
182. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Apa?
183. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Segala temuan yang kita temukan harus kita sampaikan dengan
sebenarnya, tidak mengada-ada.
184. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kalau tidak sebenarnya?
185. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Berarti berbohong, enggak benar.
186. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kalau bohong?
187. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Berarti enggak betul kesaksiannya karena dengan sumpah.
188. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Bukan soal enggak betul. Saudara bisa ditahan atas kekuatan
perintah … atas perintah Hakim karena memberi keterangan palsu di
sidang.
20
189. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya, siap.
190. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Yang kedua, Saudara dilaknat oleh Allah, itu yang paling berat itu
ya.
191. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Siap.
192. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jadi jangan main-main dengan sumpah.
Oleh karena itu, Hakim mengingatkan agar Saudara yang sudah
bersumpah siapa pun nanti Saksi Termohon, Saksi Terkait, ya. Itu juga
harus memberikan keterangan yang sebenar-benarnya, tidak lain dari
yang sebenarnya, kan gitu? Ya, Hakim mengingatkan. Yang masuk
neraka Saudara, bukan kami. Begitu juga yang masuk penjara Saudara,
bukan kami. Oleh karena itu, diingatkan.
Saudara Sadrah? Alamat Saudara di mana?
193. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Tanak Malit … Kampung Tanak Malit, Desa Masbagik Selatan,
Kecamatan Masbagik, Lombok Timur.
194. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kecamatan Masbagik?
195. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
196. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lombok Timur, ya?
197. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
21
198. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kerongkong itu di mana Kerongkong?
199. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Tempat lahir.
200. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, di … di Masbagik juga?
201. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Tidak, di Kecamatan Suralaga.
202. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lain lagi, ya?
203. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
204. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara buka … katanya … oh, Masbagik, ya? Masbagik …
Masbagik Selatan?
205. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
206. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara tim sukses?
207. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya, Pak.
208. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tim … mendukung pasangan nomor berapa?
22
209. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Nomor 4.
210. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Nomor 4, sebagai apa? Di tim suksesnya sebagai apa?
211. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Sebagai ketua tim.
212. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ketua tim di tingkat kecamatan, apa kabupaten?
213. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Kabupaten.
214. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh, Saudara Ketua Tim Pemenangan Kabupaten nih?
215. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
216. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Untuk Pasangan Calon Nomor 4, ya?
217. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
218. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke. Tanggung jawab Saudara itu calonnya jadi enggak menang,
kan begitu?
Saudara mau menyampaikan apa? Singkat, jelas!
23
219. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Terima kasih, Bapak Majelis Hakim Yang Mulia. Pertama, kami
menyampaikan bahwa setelah kami tugaskan saksi dari Pasangan Nomor
4 di seluruh Kabupaten Lombok Timur, semuanya tidak mendapatkan
form C1-KWK.
220. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jadi, begini, dari semua Saksi Pasangan Nomor 4 yang Saudara
tugaskan di seluruh TPS, itu menyatakan kepada Saudara tidak
menerima C-1?
221. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
222. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kan begitu? Itu kan keterangan dari saksi yang lain, kan?
223. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
224. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Nah, kan gitu? Jadi, Saudara mendapat laporan bahwa ini C-1 nya
enggak dikasih, kan gitu?
225. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
226. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Betul seperti itu?
227. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
24
228. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh. Terus, apa lagi selain C-1? Alasannya kenapa tidak diberikan?
Ada Saudara tanya kepada saksi Saudara?
229. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ada. Alasannya ber … bervariasi. Ada yang nanti malam (…)
230. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya.
231. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ada yang besok pagi, atau nanti setelah makan, dan sebagainya.
232. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Dan sebagainya (…)
233. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
234. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tapi pada kenyataannya tidak diberikan?
235. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Tidak diberikan.
236. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Begitu, ya?
237. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
238. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lalu Saudara setelah tahu tidak diberikan formulir C-1 itu, ada
upaya enggak dari Saudara untuk … misalnya memberitahu atau
25
melaporkan kepada Panwas Kabupaten, “Ini gimana, kok saksi kita
bertugas enggak dikasih itu?” Atau bertanya kepada KPU?
239. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Itu semua telah dilakukan oleh koordinator kecamatan kami,
tetapi ada yang … ada yang dijumpai oleh … apa … ada yang menjumpai
Panwas Kecamatan, ada juga yang tidak menjumpai, sehingga tidak
pernah ketemu satu sama lain. Karena dasar untuk kami
memperbandingkan itu sampai hari ini belum kami dapatkan.
240. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jadi, sampai sekarang pun Saudara belum mendpaat C-1 nya?
241. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
242. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
lalu Saudara merekap hitung-hitungan dari … apa namanya … hasil itu
dari mana?
243. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Itu melalui Hp para saksi.
244. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh, laporan secara lisan juga (…)
245. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
246. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Atau SMS melalui Hp?
247. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
26
248. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Hasilnya di per TPS-nya?
249. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
250. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Begitu, ya?
251. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
252. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tapi yang paling fokus itu yang saudara dengar tidak
diberikannnya C-1 itu, apa karena formulirnya ndak tersedia? Selain
alasan, “Nantilah selesai makan sianglah atau nanti malan,” itu. Selain
itu, ada enggak yang prinsip, yang menurut keterangan pihak-pihak saksi
Saudara?
253. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Tidak ada.
254. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tidak ada?
255. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
256. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kecuali dengan alasan-alasan seperti itu tadi?
257. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
27
258. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke. Ada lagi?
259. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ada. Selanjutnya, setelah kami menjadi saksi juga di KPU (…)
260. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara menjadi saksi waktu rekap di tingkat kabupaten?
261. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
262. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Dari Pasangan Nomor 4?
263. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
264. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lalu, apa yang Saudara (…)
265. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Kami mohon kepada KPUD Lombok Timur untuk kami diberikan uji
cek fisik surat suara. Karena dari awal sudah tidak bisa saya untuk … apa
… mendapatkan C-1 sebagai perbandingan suara Mafan … apa … Nomor
Urut 4.
266. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Apa jawab KPU waktu itu?
267. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Jawab KPU tidak jelas, dengan alasan yang tidak jelas, sehingga
kami keluar.
28
268. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jadi karena Termohon itu tidak memberikan alasan yang jelas
menurut Saudara terhadap permohonan Saudara itu, Saudara walk out
dari persidangan itu … dari rekapitulasi itu?
269. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
270. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jadi, Nomor 4 tidak menandatangani Berita Acara di tingkat
kabupaten?
271. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
272. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara keluar, ya?
273. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
274. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sampailah dimajukan permohonannya di Mahkamah Konstitusi
ini?
275. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
276. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tapi kan tidak ada alasan yang tidak jelas itu maksudnya di
antaranya apa yang Saudara dengar? Saudara mengisi formulir
keberatan enggak di tingkat kabupaten?
277. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Tidak.
29
278. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tidak mengisi formulir keberatan, ya?
279. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
280. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara emosi-emosi sih! “Ah, keluar sajalah!” Padahal, ada
haknya, gitu lho. Haknya itu Saudara … “Ya, sudah nanti saya isi di
formulir keberatan.” Itu kan tertulis di situ, tentang apa, tentang apa,
tentang apa, sehingga nanti bisa dinilai oleh kita, apakah ini alasannya
rasional, tidak rasional, masuk akal, atau sesuai dengan aturan yang
berlaku, kan gitu. Tapi, faktanya Saudara meninggalkan rekapitulasi itu
sebelum selesai, kan gitu?
281. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
282. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke, cukup, ya?
283. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
284. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kan intinya ketua tim itu kan ya itulah enggak langsung di
lapangan, kan? Saparudin, alamat Saudara?
285. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Alamat saya di Jenggik, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok
Timur.
286. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Batu Pengilik itu di mana?
30
287. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Batu Pengilik nama RT, nama dusun.
288. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kalau Desa Lando?
289. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Desa Lando, desa baru kan sekarang.
290. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Dulunya?
291. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Pemekaran dari Desa Jenggik.
292. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Itu ala … Jenggik?
293. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Ya.
294. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, Saudara alamat di Jenggik?
295. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Alamat saya sekarang ini di Desa Lando (…)
296. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Desa Lando.
297. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur.
31
298. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lando itu pemekaran dari Lenggik?
299. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Dari Lenggik.
300. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, Saudaralah memperkenalkannya Lando, jangan Lenggik terus.
Lenggik kan orang sudah tahu kali. Karena Saudara sudah tinggal di
Lando, Lando saja, gitu. Itu betul alamat mu, ya?
301. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Betul.
302. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara sekretaris tim pemenangan?
303. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Ya, saya Sekretaris Tim Pemenangan Nomor Urut 2.
304. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Nomor Urut 2, bukan nomor … tadi Nomor Urut 4, ya?
305. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Ya.
306. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ini Pemohon nomor berapa nih?
307. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Nomor 3.
32
308. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Pemohon Nomor 3, ya? Oke, supaya enggak salah-salah, gitu lho.
Berapa pasangan calon yang maju di sana?
309. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Empat.
310. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Empat?
311. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Ya.
312. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jadi Nomor 1, Nomor 2, Nomor 3, Nomor 4, begitu? Saudara
Pasangan Nomor Urut 2?
313. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Ya.
314. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara mau menerangkan apa? Singkat, jelas!
315. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Ya, terima kasih. Yang penting kami sampaikan bahwa
keberadaan daripada Saksi Nomor Urut 2 telah kami siapkan dan telah
diberikan pelatihan oleh (…)
316. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oleh timlah?
317. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Tim dan menghadirkan dari panwas dan KPU untuk memberikan
penjelasan kepada (…)
33
318. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, narasumbernya?
319. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Ya, selaku narasumber. Dalam perjalanannya bahwa seluruh saksi
kami berikan mandat untuk menghadiri acara pemungutan suara dan
penghitungan suara di TPS.
320. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke, lalu intinya apa?
321. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Intinya adalah bahwa tidak semua saksi kami menerima C1-KWH
… KWK.
322. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, jadi seluruh Saksi Pasangan Calon Nomor Urut 2 yang
bertugas di KPPS, ya itu tidak semuanya menerima formulir C-1?
323. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Ya, sehingga (…)
324. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Itu … itu Saudara tahu dari mana?
325. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Kami tahu bahwa saat hari pemungutan suara dan penghitungan
suara, kami langsung meminta kepada seluruh saksi untuk
mengantarkan hasilnya … hasil rekapitulasi itu kepada posko
pemenangan (…)
326. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Makanya pertanyaan saya, Saudara tahunya dari mana? Dari
laporan saksi Saudara yang bertugas di posko?
34
327. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Dari laporan saksi, Pak.
328. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, kan Saudara biasanya sekretaris tim itu di posko biasanya?
329. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Ya.
330. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, kan? Ya, bos-bos di poskolah, anak buah di lapangan, kan gitu
komandannya?
331. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Ya.
332. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Di … di posko menerima laporan masuk, ya kan?
333. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Ya.
334. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
He eh bahwa ada yang melaporkan, “Ini kami di TPS ini tidak
dapat C-1,” dan lain sebagainya. Banyak yang tidak dapat formulir C-1
itu?
335. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Lebih banyak yang tidak dapat.
336. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Daripada yang dapat?
35
337. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Daripada yang dapat.
338. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Berapa TPS di seluruh pe … Lombok TImur itu?
339. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
2.600-an kalau tidak salah.
340. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
2.600. Termohon berapa TPS pastinya? Pakai mik!
341. KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
2.178.
342. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
2.100?
343. KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Ya.
344. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sana 2.600.
345. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Kurang ingat, Pak.
346. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Yang pastinya 2.178?
347. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Ya, Majelis.
36
348. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Separuh di antaranya enggak dapat?
349. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Lebih dari separuh.
350. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lebih daripada separuh, berarti 1.000 lebihlah.
351. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
1.000 lebih tidak mendapatkan C-1.
352. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke. Oke, terus apalagi?
353. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Sehingga dengan ketidak semua dari saksi kami memperoleh itu,
kami pun juga kesulitan untuk mendapatkan rekap perolehan dari
masing-masing calon, terutama Calon Nomor Urut 2. Dan kami
berkesimpulan bahwa ini perlu untuk kita jemput walaupun sudah hari
kedua dan ketiga, namun pada (…)
354. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jangan berkesimpulan! Lalu Saudara berinisiatif?
355. KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Oh, ya.
356. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, kan?
357. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Berinisiatif, inggih.
37
358. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Menjemput … meminta kembali formulir C-1 itu?
359. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Ya.
360. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ke mana?
361. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Meminta kepada saksi … memerintahkan kepada saksi (…)
362. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saksi.
363. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Untuk minta ke (…)
364. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Meminta kembali?
365. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Minta kembali.
366. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kepada TPS-TPS nya?
367. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Kepada TPS.
368. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ada yang dapat?
38
369. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Ada yang dapat, tapi masih jumlahnya lebih dari 60% kita belum
memperoleh. Sehingga kami dengan Tim Nomor 2 pada saat diundang
oleh KPU untuk mengikuti Pleno rekapitulasi tingkat kabupaten, kami
tidak menghadirinya.
370. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kenapa? Memang tidak mau hadir?
371. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Karena kami akan hadir pun di situ tidak punya data untuk bisa
mengimbangi atau me … mencocokkan hasil rekapitulasi kami di Tim
Nomor 2 dengan apa yang akan disampaikan oleh KPU.
372. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Begitu, ya?
373. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Ya.
374. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Justru biasanya kalau enggak ada data itu lebih sedap hadir, main
hantam kromo saja kan? Orang enggak ada data, kan gitu. Saya bilang
nanti, “Wah, salah itu, Pak.” Ya, saya enggak ada data, kan gitu. Karena
Saudara enggak kasih data sama saya, kan gitu. Jadi lebih asik biasanya
begitu, kalau ada data kan sudah tahu ini, “Wah, ini kita kalah nih kalau
hitung-hitungan.” Kan, gitu. Tapi kalau belum tahu data kan optimis saja
menang, kan gitu. Ngamuk saja di KPU itu, biasanya begitu orang rekap
itu kayak mau kiamat, kayak mau perang saja biasanya. Tapi Saudara
tidak datang, ya? Artinya Tim Nomor 2 berkesimpulan tidak datang?
375. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Tidak datang.
376. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke. Sehingga Saudara pun enggak tahu berapa hasilnya?
39
377. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Tidak tahu berapa hasilnya.
378. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Berapa lama kemudian Saudara tahu? Apakah melalui media?
Atau bagaimana?
379. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Setelah KPU menyampaikan kepada tim masing-masing.
380. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tim masing-masing.
381. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Dan kami itu telah terima di tim kabupaten.
382. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Nomor urut berapa Saudara?
383. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Nomor Urut 3 perolehannya.
384. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Perolehan. Kalau nomor 4 tadi? Nomor 4.
385. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Nomor Urut 4.
386. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Perolehannya tetap nomor 4 juga?
387. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Ya.
40
388. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Nomor 2, Nomor 3, ya?
389. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Nomor 3, Pak.
390. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
kan?
Nah, ini yang bersengketa ini Nomor 1, Nomor 2, kan gitu? Betul
391. SAKSI DARI PEMOHON: L. D. SADRAH
Nomor 1 dan Nomor 3.
392. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Nomor 1 dan Nomor 3, oh, ya, sorry. 1 dan 3, oke. Cukup
Saudara Saparudin, ya?
393. SAKSI DARI PEMOHON: SAPARUDIN
Cukup, Pak.
394. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Intinya kan itu. Saudara Rusnan? Rusnan ada?
395. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Ya, terima kasih Pak Majelis Hakim , Yang Mulia.
396. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tunggu dulu, nanti, soal terima kasih gampang. Saudara dengar
dulu pertanyaan Hakim, kan gitu. Alamatnya di mana Rusnan?
397. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Alamat di Batu Rantok, Desa Gereneng Timur, Kecamatan Sakra
Timur.
41
398. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sakra Timur?
399. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Ya.
400. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara Saksi yang bertugas di TPS?
401. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Ya.
402. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Dari pasangan calon nomor?
403. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Nomor Urut 3.
404. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Nomor Urut 3. Di TPS mana?
405. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Di TPS 10 Batu Rantok.
406. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
TPS 10 Batu Rantok, ya?
407. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Ya.
408. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke. Saudara tidak diberikan Formulir C-1 oleh KPPS?
42
409. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Tidak diberikan.
410. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kenapa tidak diberikan?
411. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Katanya, “Nanti kita urus itu.”
412. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
“Nanti kita uruslah.” Katanya, gitu?
413. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Ya, itu KPPS yang bilang gitu.
414. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Selain Saudara ada enggak Saksi pasangan calon yang lain
bertugas di situ?
415. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Ada nomor (…)
416. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Semuanya hadir?
417. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Hadir.
418. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
1, 2, 3, 4, hadir semua?
419. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Ya.
43
420. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Diberi enggak?
421. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Enggak.
422. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sama juga enggak diberi juga oleh KPPS itu?
423. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Ya.
424. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara … yang menang di TPS itu yang memperoleh suara
terbanyak TPS itu nomor berapa? Menurut catatan Saudara, nomor
berapa?
425. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Kalau catatan dibuku saya, ya, Nomor Urut 1.
426. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Nomor Urut 1?
427. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Ya.
428. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Itu yang paling banyak perolehannya?
429. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Ya.
44
430. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tapi sama enggak dengan C-1 besar plano itu? kan ada ditulis
yang putih, yang besar itu? Ada Saudara lihat?
431. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Untuk kabupaten … dengan untuk kabupaten dengan provinsi
memang berbeda perolehannya.
432. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Perolehannya karena yang nyoblosnya beda-beda kan?
433. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Ya.
434. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jadi kabupaten itu … ya, tentulah anunya. Yang di kabupaten
yang menang Nomor 1?
435. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Nomor 1.
436. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Yang provinsi? Saudara sekaligus Saksi provinsi juga?
437. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Enggak, kabupaten saja.
438. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kabupaten saja?
439. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Ya.
45
440. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, ngomongin kabupaten saja yang provisi, ya, sudahlah kan, itu.
441. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Ya.
442. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Yang kabupaten. Jadi, kapan Saudara baru dikasih C-1 nya?
443. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Enggak pernah dikasih sampai saat ini.
444. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sampai saat ini?
445. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Ya.
446. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jadi KPPS-nya cuma bilang, “Nantilah itu.” gitu?
447. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Ya, setelah magrib kita selesai penghitungan kami minta, “Nanti
kita cek dulu.” Hingga saat ini pun dia cek enggak tahu dibawa kemana,
gitu.
448. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Begitu, ya?
449. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Ya.
46
450. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tidak ada Saudara mengdengar alasan dari KPPS, “Wah, ini
instruksi dari KPU memang tidak boleh dibagikan dulu?”
451. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Tidak ada. Cuma dia bilang, “Nanti kita cek.”
452. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kita cek dulu?
453. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Ya, kita cek dulu.
454. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Cek punya cek akhirnya cek-cok juga kan?
455. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Ya.
456. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Soal C-1 itu. Hanya itu, ya?
457. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Hanya itu saja.
458. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tapi Saudara bertugas sebagai Saksi dikasih honor enggak sama
Pemohon?
459. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Dikasih?
460. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Rp50.000,00, Rp100.000,00?
47
461. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Rp100.000,00
462. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lumayan lah, Rp100.000,00, ya?
463. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Ya.
464. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara Saksi dari pasangan calon nomor urut?
465. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
3.
466. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
3. Cukuplah Saudara Rusnan.
467. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Terima kasih.
468. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Berikutnya Saudara Herman Rosidi.
469. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Ya, Pak Hakim, Yang Mulia.
470. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Alamat Saudara di mana?
471. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Di Montong Karang, Desa Gereneng Timur, Kecamatan Sakra
Timur Kabupaten Lombok Timur.
48
472. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sama juga dengan yang di atas, ya? Itu kepeeannya saja dikasih
sebelah, taruh di atas meja, enggak apa-apa, boleh dilihat itu, surat-
surat anu itu kan kelihat dari TV saya di sini. Itu tuh, nah taruh di atas,
ada kertas itu tadi, enggak ada? Oh, apa itu? Enggak, yang dipegang
apa? Hp?
473. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Jam tangan.
474. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh, jam. Itu kertas?
475. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Catatan (…)
476. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Taruh di atas meja. Enggak apa-apa, ini bukan ujian, boleh
dilihat. Jadi jangan pakai taruh di bawah meja, ini di sini kelihatan. Ini
soalnya Hakimnya pakai Tv di sini. Menyorotnya dari atas, sampai
Saudara garuk-garuk di bawah itu pun kelihatan. Jangan hanya melihat
di situ, di sini kelihatan. Taruh saja di atas supaya enggak stres, nanti
kan melihat lagi catatan ke bawah kayak orang ujian ngepek itu loh.
Padahal tidak begitu ya?
Saudara saksi dari pasangan calon nomor berapa, di mana
tugasnya?
477. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Saya saksi di PPS.
478. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
PPS ya, tingkat desa ya?
479. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Tingkat desa, Nomor Urut 3.
49
480. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saksi Pasangan Calon Nomor Urut 3, Desa Gereneng?
481. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Gereneng Timur.
482. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Gereneng Timur, berapa TPS di Gereneng Timur?
483. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
10 TPS.
484. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
10 TPS, lalu rekapnya itu kapan? Apakah hari pencoblosan atau
besoknya?
485. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Rekapitulasi di PPS itu setelah … satu hari setelah.
486. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, satu hari, besoknya berarti kan?
487. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Ya, besoknya.
488. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Hadir di situ saksi yang lain selain Saudara. Maksud saya
Pasangan Nomor 1, Nomor 2, Nomor 3?
489. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Yang hadir di sana cuma saksi saya, Saksi Nomor Urut 3 dengan
Saksi Nomor Urut 1 saja.
50
490. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Satu dan tiga ya?
491. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Ya.
492. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Berarti dua dan empat tidak hadir?
493. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Tidak hadir.
494. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Panwas lapangan ada enggak Saudara lihat waktu itu?
495. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Ada, satu orang.
496. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ada, hadir di situ juga, oke. Setelah direkap itu, ini, masalahnya
apa?
497. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Setelah direkap, saya tidak diberikan model D-1 itu, sampai saat
ini. Dengan alasan setelah selesai itu saya minta, nanti kita ketik
dahululah. Tapi saya tunggu-tunggu tapi enggak selesai-selesai, akhirnya
sudah malam, akhirnya saya pulang, Pak.
498. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tetap juga enggak dikasih?
499. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Tidak dikasih.
51
500. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sampai sekarang.
501. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Sampai sekarang.
502. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jadi alasannya mau dicek dahulu?
503. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Ya.
504. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tapi Saudara mencetak, hasil secara keseluruhan rekap itu saja?
505. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Ya.
506. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Poin-poin besarnya Saudara catat?
507. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Ya, saya catat.
508. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Misalnya Nomor (…)
509. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Misalnya nomor urut itu saja.
510. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Nomor Urut 1 dapat berapa? Nomor 3 dapat berapa, kan gitu.
52
511. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Ya.
512. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Siapa yang menang di 10 desa itu?
513. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Nomor Urut 1, Pak.
514. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Nomor Urut 1?
515. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Ya.
516. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Seluruh TPS? Ha?
517. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Enggak.
518. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kan ada 10 TPS tuh?
519. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Oh, ya. Enggak, tidak di seluruh TPS tapi secara keseluruhan.
520. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Secara keseluruhan menang angka.
521. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Ya, menang angka.
53
522. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Nomor urut … Nomor 3 ada beberapa TPS menang?
523. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Ya.
524. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tapi ada yang kalah, tapi secara keseluruhan Nomor 1 lebih
banyak ya?
525. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Ya.
526. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara enggak pernah bertanya lagi kepada KPPS-nya? PPS desa
maksud saya bukan KPPS, PPS? Kenapa enggak dikasih?
527. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Katanya ini arsip PPS katanya, tidak boleh diambil sama siapa pun
dia bilang.
528. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Begitu.
529. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Ya.
530. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh, Saudara sebagai saksi kan sudah dikasih dipelatihan. Kan
harus mendapat satu, diberi satu.
531. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Makanya saya minta, Pak. Tapi katanya ini arsip PPS, tidak boleh
diambil oleh siapa pun katanya.
54
532. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya bukan diambil, diminta.
533. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Ya.
534. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kan beda kalau diambil. Kalau diambil enggak pakai minta, ambil
kan gitu. Ini minta, Pak saya minta (…)
535. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Sempat juga model C-1 itu karena semua saksi di 10 TPS itu tidak
diberikan.
536. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tidak diberikan.
537. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Saya juga minta, tetapi semua … yang lain sudah dimasukkan ke
kotak. Ada juga yang diserahkan ke panwas. Cuma satu yang tersisa di
PPS dan itu tidak boleh diambil oleh siapa pun katanya.
538. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Begitu ya?
539. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Ya.
540. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kejam juga di sana itu. Soal begitu saja pun … apa berubah-ubah
kali angkanya? Nanti kita lihat. Tapi di 10 desa itu, saksi Saudara
menurut keterangan tidak memperoleh C-1?
541. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Tidak, tidak menerima.
55
542. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Atau kertas lagi mahal di sana. Tempat Saudara ada mesin
fotokopi, enggak ada karena di desa?
543. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Enggak ada.
544. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Enggak ada ya. Biasanya itu sebelum mulai malah dikasih
formulir, ya kan. Suruh mengisi sendiri ya kan begitu, biasanya begitu.
Nanti baru ditandatangan.
545. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Kalau … kalau koker itu dikasih dia, Pak.
546. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Koker?
547. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
itu.
Semua saksi ya, koker tanda dia jadi Saksi Nomor 3. Dikasih koker
548. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh, ID card itu?
549. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Ya, tanda pengenallah dia jadi saksi itu.
550. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, tanda pengenal. Dikasih?
551. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Dikasih.
56
552. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, karena itu proyek. Bikinnya kan mahal itu. Kalau enggak
dibagi-bagikan kan (…)
553. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Tapi kalau C-1 tidak dikasih.
554. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Enggak dikasih. Oke, cukup ya?
555. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Cukup, Yang Mulia.
556. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
gitu.
Hanya itu, ini soal C-1 yang tidak diberikan kepada calon, kan
557. SAKSI DARI PEMOHON: HERMAN ROSIDI
Ya, D-1 juga kami tidak diberikan.
558. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, D-1, C-1, DA-1, ya kan. DB dan lain sebagainya nanti.
Cukuplah Saudara Herman. Berikutnya Saudara Sura’yah, betul
namanya?
559. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Ya.
560. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kenapa enggak Soraya saja biar menyebutnya. Ini Sura’yah pakai
a yang pakai koma di atas ya. Saudara tinggalnya di mana … Saudari?
561. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Di Terara, Pak.
57
562. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Di mana?
563. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Desa Terara.
564. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Di mana itu Terara? Lengkap dong.
565. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Kecamatannya juga Terara.
566. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
He eh, kecamat … Desa Terara, Kecamatan Terara (…)
567. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Kecamatan Terara.
568. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Rumahnya pun di Terara juga?
569. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Di Terara.
570. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jalan Terara juga?
571. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Jalan Raya Nomor 29.
572. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
ya?
Oh, saya kira jalan … bukan raya, Jalan Raya Nomor 29 Terara,
Terara itu kecamatan, ya?
58
573. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Ya, Pak.
574. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudari saksi dari pasangan calon nomor berapa?
575. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Nomor Urut 3.
576. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Nomor Urut 3. Bertugas di?
577. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
PPk, saksi kecamatan.
578. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kecamatan Terara?
579. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Inggih.
580. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Pada saat rekap itu?
581. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Ya, Pak.
582. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara Saksi dari Pasangan Calon Nomor 3. Kapan rekap di
tingkat kecamatan? Tanggal berapa maksud saya?
583. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Tanggal 18.
59
584. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
18 apa?
585. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Mei.
586. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
18 Mei. Mulai jam berapa, selesai jam berapa rekap?
587. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Mulai jam 08.00 WITA.
588. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Selesai?
589. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Selesai tidak tahu, Pak. Karena saya sempat walk out di sana.
590. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kenapa walk out? Karena belum makan sudah siang, belum?
591. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
saksi.
Ndak, Pak. Karena tidak menerima form C-1, D-1 dari seluruh
592. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Selain Saudara, saksi yang lain hadir?
593. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Ada diberikan mandat dari kabupaten, tapi disuruh keluar oleh
ketua PPK karena tidak (…)
60
594. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Maksud saya saksi yang lain, Saksi Pasanan Nomor 1, Nomor 2,
Nomor 3, Nomor 4.
595. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Ada.
596. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Yang hadir itu waktu itu?
597. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Ada.
598. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Semuanya hadir?
599. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Semuanya hadir.
600. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
PPK ada?
601. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Ada.
602. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Eh, PPK … sori, Panwas Kecamatan?
603. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Ada.
604. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ada di situ?
61
605. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Ada.
606. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lalu berarti Saudara keluar setelah selesai rekap?
607. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Sebelum dimulai rekapitulasi untu di kabupaten.
608. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kalau sebelum kan formulirnya belum dikasih, nanti sudah selesai
dikasih, enggak?
609. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Enggak.
610. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kenapa? Kan sudah selesai, baru diminta?
611. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Di awal (…)
612. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kan suruh tanda tangan biasanya?
613. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Saya tidak menandatangani (…)
614. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya … ya, pastilah, Saudara kan sudah walk out, jadi enggak ada di
tempat. Tapi biasanya sudah selesai rekap, baru satu salinannya kan
dikasih kepada saksi?
62
615. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Tidak dikasih.
616. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saksi kan ikut tanda di situ di samping anggota PPK?
617. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Tidak ada, Pak.
618. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara enggak … enggak tahu?
619. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Ndak tahu.
620. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kan Saudara sudah pergi kan? Berarti Saudara enggak tanda
tangan?
621. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Ya.
622. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Apa alasannya enggak dikasih?
623. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Di awal mulai Pleno, saya sempat berinterupsi sedikit, Pak, untuk
meminta form D-1 dari PPK. Tetapi, semua PPS dan panwas malah
meneriakkan di sana seolah-olah mengolok karena saya berinterupsi
mengatakan tidak mendapatkan form D-1 dan … eh, C-1 dan D-1.
624. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Seolah-olah mengolok … begini, pada saat Saudara melakukan
interupsi malah yang lain itu mengolok-olok Saudara, kan gitu?
63
625. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Inggih.
626. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Inggih, ya. Lalu, seperti apa dia mengolok-olok itu?
627. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Diteriakkan bilang, “Hu,” gitu.
628. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh. “Hu.” Kenapa tidak, “Ho.” Kok, “Hu,” gitu ya? Lalu Saudara
setelah diteriak … yang berteriak itu siapa?
629. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Semua yang hadir di saat sidang itu, Pak.
630. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Gitu? Kenapa Saudara tidak menyatakan, “Diam dulu, ini hak saya
untuk bicara,” gitu, enggak?
631. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Sempat saya bilang, “Mohon untuk diberikan kesempatan, tetapi
tetap saja mereka meneriakkan.” Bahwa … malah ada dari Pihak Wali
mengatakan (…)
632. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Wali itu siapa?
633. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Nomor … Pasangan Nomor Urut 2.
634. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Apa yang dia katakan?
64
635. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
“Sudah dapat,” gitu. Dari semua sudah dapat. Kemudian, dari
Mapan di … di Nomor Urut 4 ditanya juga, “Sudah dapat,” katanya.
Kemudian, Nomor 1 ditanya juga oleh KPPK-nya, “sudah dapat,”
gitu. Oh, berarti hanya Pasangan Nomor Urut 3 yang tidak diberikan
form D-1 itu.
636. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Begitu? Itu dimulai pada saat mulai rekap?
637. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Pada saat mulai … setelah rekap provinsi, Pak.
638. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Setelah provinsi? Yang lain bilang sudah dapat, gitu ya?
639. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Ya.
640. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara datangnya terlambat?
641. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Ndak, saya hadir di sana pukul 07.30.
642. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sudah hadir? Kok yang lain dapat, Saudara enggak dapat?
643. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Ya, makanya itu menjadi permasalahan, sehingga saya merasa
tersisih di sana, Pak. Sehingga, saya walk out di sana.
644. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tersisih? Jangan begitulah, soal sisih-menyisih kan ndak boleh,
kan gitu? “Saya merasa tersisihkan.” Waduh kasihan benar.
65
Lalu … atau Saudara satu-satunya perempuan yang hadir di situ
(…)
645. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Ya.
646. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saksi?
647. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Ada dari PPK.
648. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh, yang anggota PPK, maksud saya yang saksi?
649. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Yang saksi sendiri, Pak.
650. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lalu Saudara harusnya kan mengisi formulir keberatan? Kan …
itulah. Jadi, saksi itu bukan soal keberatan saja. Kalau misalnya
penyelenggara pemilu itu tidak memenuhi hak-hak Saudara, isi formulir
keberatannya. Saudara punya dokumen, di situ juga punya dokumen.
Jadi, kalau ada … ada sengketa, Saudara sudah tahu bahwa saya sudah
semua hal-hal yang saya kemukakan tadi, ya kan? “Sudah saya isi, Pak,
di formulir keberatan … apa … C-6.” Berapa itu … eh, ya formulir
keberatan. Harus diisi, tanda tangan, kan begitu?
Jadi, penyelenggara itu tidak seenak perutnya juga, ada kontrol,
gitu. Walaupun di samping itu yang lain kontrol masyarakat juga harus
ada. Tapi, jelas itulah kejadian yang Saudara alami?
651. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Itulah kejadiannya, Pak.
652. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke.
66
653. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Malah di sana saya menemukan ada panwas yang berbisik dengan
Tim Alkhaer … Tim Nomor Urut 1.
654. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
He eh, panwas?
655. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Panwas.
656. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Apa yang dia bisikkan?
657. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
“Wakili!” Katanya di sana, Pak.
658. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Wakili?
659. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Tim Nomor Urut 1 bernama H. Bani membisikkan kepada panwas
yang bernama Anwar dengan ucapan, “Wakili.”
660. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kok Saudara bisa mendengar orang berbisik?
661. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Kebetulan dia di belakang saya, Pak.
662. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh, itu bukan berbisik, ngomong berarti?
663. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Ya.
67
664. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kalau berbisik (…)
665. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Ya, dengan gaya berbisik maksudnya, Pak.
666. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, dengar, enggak? Enggak dengar kan apa yang saya bisikkan
tadi? Tapi Saudara ada mendengar ucapan, kan gitu?
667. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Ya.
668. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Walaupun dengan gaya berbisik, tapi ada ucapan yang “Wakili.”
669. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Betul.
670. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Apa maksudnya wakili?
671. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Setelah itu saya tanya kepada panwas, “Kenapa anda dibisiki
dengan kata wakili?”
“Oh, itu adalah keluarga,” katanya begitu.
672. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Gitu, ya? Itulah yang Saudara alami, ya?
673. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Ya, Pak.
68
674. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke, sampai sekarang berarti formulirnya enggak dapat DA-1
nya?
675. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Enggak dapat.
676. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke, cukuplah Saudara Sura’yah.
677. SAKSI DARI PEMOHON: SURA’YAH
Terima kasih.
678. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Cukup, ya? Saudara Amrin Husin … Muhsin?
679. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Siap.
680. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Alamatnya di mana, Pak Amrin?
681. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Tanak Maik, Desa Masbagik Utara Baru, Kabupaten Lombok
Timur, Pak.
682. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tanah Maik, Desa Masbagik?
683. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Masbagik Utara Baru.
684. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Utara Baru, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur.
69
685. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Kabupaten Lombok Timur.
686. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara anggota tim sukses?
687. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Enggak, saya Ketua PPS Masbagik Utara Baru, Pak.
688. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara ketua PPS?
689. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Inggih, ya.
690. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Berapa TPS di wilayah Saudara?
691. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
10 TPS.
692. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sepuluh, di Desa Musbagik Utara Baru, ya?
693. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Siap.
694. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lalu Saudara sebagai ketua KPPS, itu mau menerangkan apa?
695. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Saya akan … akan mau memberikan kesaksian tentang
pembukaan kotak sebelum … malam hari sebelum Pleno … sebelum
rapat Pleno, Pak.
70
696. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Malam harinya dibuka lebih dulu?
697. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Betul, Pak.
698. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Berapa kotak yang dibuka?
699. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Semua kotak.
700. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sepuluh kotak?
701. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya.
702. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Yang membuka siapa?
703. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Kami dari PPS atas perintah dari ketua PPK malam itu … itu, Pak,
dan disaksikan oleh panwaslap.
704. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
He eh, panwas lapangannya hadir?
705. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Hadir.
706. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Malam itu besok kan mau Plenonya, kan?
71
707. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya, betul.
708. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Terus dibuka. Yang dibuka itu yang dilakukan apa yang dibuka di
dalam kotak itu?
709. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Dengan alasan akan mengambil dua rangkap form C yang akan
dikirim ke KPU kabupaten dan KPU provinsi malam itu juga, Pak.
710. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Malam itu juga?
711. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya.
712. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lalu Saudara buka?
713. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya, saya (…)
714. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara ambil kotak C-1 nya?
715. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Betul.
716. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Eh, formulir C-1 nya?
717. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Formulir C-1 nya, betul.
72
718. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
He eh, setelah dibuka, kotaknya diapakan?
719. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ke … kami apa … tutup kembali, kunci kembali, dan segel.
720. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya kunci, baru disegel lagi?
721. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Baru disegel.
722. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lalu formulir yang sudah diisi itu?
723. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya, dibawa sama ketua PPK-nya, Pak.
724. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Dibawa oleh PPK?
725. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya, betul.
726. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ke tingkat anu?
727. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ke kabupaten.
728. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kecamatan, ya? Kan PPK, kecamatan?
73
729. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya, PPK kecamatan yang mau diantar ke KPU, Pak.
730. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, mau diantar ke KPU, gitu ya?
731. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya.
732. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lalu besok paginya pada saat Saudara rekap dibuka lagi?
733. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya, betul.
734. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Dibuka lagi. Masih ada formulir C-1 nya?
735. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Memang masih ada satu rangkap, Pak, untuk persiapan Pleno.
736. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Masih ada. Itu di hadapan saksi-saksi itu semua kan hadir?
737. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Hadir.
738. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Waktu pagi-pagi besoknya?
739. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Betul.
74
740. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara tidak bilang bahwa tadi malam ini sudah kami buka ini
kotak.
741. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Memang tidak bilang.
742. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kenapa enggak dibilang?
743. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Karena memang itu apa … kami tahu, Pak, biar apa … biar acara
rekapitulasi berjalan dengan lancar, gitu Pak, maksud biar enggak ada
kericuhan, gitu.
744. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, tapi kan enggak diboleh buka, kan?
745. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya, memang.
746. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ketentuannya kan tidak boleh dibuka itu?
747. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ha, betul, Pak.
748. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tapi malam-malam dibuka?
749. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Malam-malam (…)
75
750. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Atas perintah PPK?
751. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Atas perintah PPK.
752. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sepuluh TPS, ya?
753. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya, sepuluh TPS betul.
754. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Pada saat rekap di tingkat kabupatennya … eh, kabupaten,
tingkat desanya ada saksi yang protes, enggak?
755. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ndak ada sama sekali, Pak.
756. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lalu Saudara beri enggak formulir D … D-1 nya kepada saksi-
saksi?
757. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya, memang kalau kami di Desa Masbagik Utara, Pak, ke se …
semua saksi menerima D-1 nya, Pak.
758. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Dikasih, ada menerima?
759. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ada menerima D-1.
76
760. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Berarti kan formulir C-nya … C-1 nya kan, tapi C-1 … yang dikasih
kan D … rekap tingkatnya, kan gitu?
761. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Di desa.
762. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Diberikan?
763. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya, betul.
764. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Nah, ada ndak saksi yang mengeluh kepada Saudara bahwa di
desa Saudara itu ada yang tidak terima C-1 untuk sepuluh TPS itu?
765. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Memang … memang banyak, Pak, apa … (…)
766. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sepuluh TPS-lah.
767. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Sepuluh TPS-lah ada … ada yang mengeluh untuk me …
mengenai C-1 nya, Pak.
768. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tidak diberikan oleh KPPS?
769. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Tidak diberikan oleh KPPS.
77
770. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ada saksi yang mengeluh seperti itu?
771. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ada, ada, Pak.
772. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Padahal Saudara sendiri menyaksikan bahwa di dalam kotak suara
itu ada formulir C-1 yang sudah diisi?
773. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Betul.
774. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Formulir C-1 yang sudah diisi itu yang sempat Saudara lihat, itu
ditandatangani saksi-saksi, enggak?
775. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Benar, ditandatangani saksi.
776. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ditandatangani, ya?
777. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya.
778. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tadi yang saksi di tingkat TPS itu yang nomor di sebelahnya itu.
Saudara … ini saya cek dulu ke sana, ya, walaupun desanya lain.
Saudara C-1 tanda tangan enggak?
779. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
C-1 tidak saya terima.
78
780. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, artinya walaupun tidak terima tapi sempat tanda tangan?
781. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Cuma yang saya tanda tangani itu adalah absen hadir itu saja.
782. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Basen saja, absen hadir.
783. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Ya.
784. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara di TPS berapa?
785. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Timur.
Di TPS 10 Batu Rantok, Desa Gereneng Timur, Kecamatan Sakra
786. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
TPS-10, ya, Desa Batu Rantok?
787. SAKSI DARI PEMOHON: RUSNAN
Ya.
788. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
TPS 10. Itu Termohon nanti buktinya itu dicatat TPS 1 nya,
dibuktikan enggak? Apa seluruh C-1 Saudara jadi kan bukti surat,
Termohon?
789. KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Terima kasih, Majelis. Hanya sample saja, Majelis.
79
790. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Coba nanti dicatat itu kita mau lihat karena pengakuan saksinya
dia tidak tanda tangan.
791. KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Siap.
792. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Nanti dibuktikan. Atau di Pemohon ada buktinya? Ada enggak
untuk yang Saksi ini?
793. KUASA HUKUM PEMOHON: UMAIYAH
Terima kasih.
794. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Siapa namanya tadi ini?
795. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Amrin Muhsin.
796. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Amrin Muhsin. Mana Amrin? Amrin Muhsin. Rusnan
797. KUASA HUKUM PEMOHON: UMAIYAH
Rusnan yang Nomor 3 itu, Rusnan Nomor 4.
798. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Rusnan, ini enggak ada buktinya, ya. Enggak, di Pemohon kan
tidak ada buktinya.
799. KUASA HUKUM PEMOHON: UMAIYAH
Siap, Majelis.
80
800. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saya lanjut kepada Saudara Amrin.
801. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya, siap.
802. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara tahu enggak pembukaan kotak suara itu tidak dibenarkan
menurut ketentuan peraturan perundang-undangan?
803. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Tahu, Pak.
804. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tahu tapi Saudara lakukan juga?
805. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Karena memang malam itu kami betul-betul di paksa sama ketua
PPK-nya, Pak, padahal kami dari PPS dan sekretariat malam itu juga
sudah sepakat tidak apa pun … tidak akan mau apa? Membuka kotak
suara itu, Pak, tapi terus dipaksa dengan apa? Dengan disaksikan oleh
panwaslap, Pak.
806. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Panwas lapangan juga hadir di situ?
807. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Hadir di situ.
808. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Terus apa tanggapan panwas lapangan? Malah suruh buka? Atau
dia melarang?
81
809. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Itu pun sebelumnya memang dia juga sempat ini, apa … sempat
bertengkar … artinya (…)
810. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, bertengkar dengan PPK?
811. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Bertengkar dengan PPK juga.
812. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kenapa disuruh dibuka juga, gitu?
813. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya, apa … yang ketua PPK tetap mengotot, Pak, dengan dia
bilang, “Ini adalah perintah dari KPU, malam ini juga kita harus antar dari
KPU.” Dan baru saja saya membuka kotak di Desa Masbagik Timur, baru
saja … ada yang kebetulan kami sudah selesai membuka kotak di
Masbagik Timur dan saat ini sudah mulai dibuka di Masbagik Utara.
814. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh, jadi dia mengatakan bahwa di Masbagik Timur pun sudah
kami buka.
815. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Sudah kami buka.
816. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Nah, sekarang di Masbagik Utara, itu kata ketua PPK?
817. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Kata ketua PPK-nya.
818. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ada polisi enggak hadir di situ?
82
819. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya.
820. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Polisi?
821. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Memang polisi tidak ada di (…)
822. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kenapa enggak Saudara suruh tembak saja ketua PPK sama
polisi, suruh buka itu.
823. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Polisinya enggak ada, Pak.
824. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Enggak ada panggil hansip desanya yang nembak kaki kena
kepala, malah biasa kalau hansip. Itu kan enggak boleh, kan?
825. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya, betul.
826. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara tahu kan tidak boleh?
827. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Tidak betul.
828. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tapi Saudara lakukan juga?
829. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya, karena dipaksa, Pak.
83
830. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, dipaksa, saya paham. Kan Saudara bilang demi apapun saya
enggak mau. Honor sudah terima sebagai ketua PPS?
831. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Sudah, Pak.
832. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Berapa?
833. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Rp712.000,00.
834. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Rp712.000,00.
835. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya.
836. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Anggota?
837. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Rp600.000,00, Pak.
838. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Rp600.000,00. Itu untuk 2 pemilu atau 1 pemilu? Maksud saya
gubernur sama anu?
839. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya, untuk dua-dua pemilu.
840. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Untuk gubernur sama bupati. Jadi Saudara tetap buka itu?
84
841. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya, Pak.
842. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara tahu enggak bahwa kalau soal itu Saudara bisa masuk
penjara?
843. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya, saya tahu, Pak.
844. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Karena itu tidak pidana pemilu itu?
845. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya, betul.
846. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tahu, ya?
847. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Tahu.
848. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tapi Saudara buka juga? Anggota KPPS berapa orang?
849. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Saya anggota PPS (…)
850. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
2 orang, 3 dengan Saudara. Hadir semua waktu pembukaan itu?
851. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Betul.
85
852. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Panwas hadir?
853. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Panwas hadir.
854. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saksi dari pasangan calon ada enggak?
855. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Enggak ada itu lah, makanya sebelumnya kita minta saksi dulu,
tapi apa yang ketua PPK tetap ngotot … “Kalau sudah ada panwas sudah
cukup saksinya.” Dia bilang.
856. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh, gitu?
857. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Malam ini juga kita buka karena dengan bukti ini kami sudah buka
di Masbagik Timur dan (…)
858. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Langsung diambil sama PPK?
859. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya, memang langsung dibawa pergi.
860. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara sendiri tidak megang arsipnya kecuali yang di dalam
kotak itu?
861. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Betul.
86
862. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke. Masbagik Utara baru dan Masbagik Timur, ya, yang dibuka.
Begitu, ya?
863. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya, betul.
864. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Cukup, ya?
865. SAKSI DARI PEMOHON: AMRIN MUHSIN
Ya, cukup.
866. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Berikutnya Saudara Hermayani.
867. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya, Pak.
868. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudari tinggal di mana?
869. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Di Pancor Jorong di Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur.
870. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Pancor, ya?
871. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Inggih.
872. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jorong Kecamatan Selong. Saudara dalam pemilukada dikasih
apa? Dikasih duit?
87
873. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Dikasih uang.
874. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Berapa?
875. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Rp50.000,00 untuk dua orang, saya bersama nenek saya.
876. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Nenek ya? Dikasih uang ya. Saya tanya dikasih duit? Di sana
dikasih uang, kan gitu. Sama saja duit sama uang, oke. Rp50.000,00?
877. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
878. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Siapa yang kasih?
879. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Muhammad Yusuf bersama istrinya Ibu Rohli.
880. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Itu Muhammad Yusuf bersama Bu Rohli itu tetangga?
881. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Bukan, di lingkungan sebelah.
882. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh, di lingkungan sebelah?
883. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
88
884. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kenapa dia kasih Saudara Rp50.000,00?
885. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Tiba-tiba setelah salat subuh sekitar jam 05.30 beliau datang
bersama istrinya memberikan kami berdua uang Rp50.000,00. Kemudian
dengan tujuan untuk memilihkan Nomor Pasangan Urut Nomor 1.
886. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Apa kata dia waktu kasih duit itu?
887. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ini saya kasih uang belanja Rp50.000,00 berdua, tolong pilihkan
kita Nomor Urut 1 yaitu Alhaer.
888. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Gitu katanya?
889. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
890. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Terus itu kapan dia kasihnya? Tanggal berapa maksud saya?
891. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Pas hari h pemilihan (…)
892. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Hari pencoblosan itu?
893. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya, tanggal 13 Mei 2013.
89
894. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
15 ya?
895. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Tanggal 13.
896. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tanggal 13 Mei itu mencoblos pagi-pagi jam 05.30?
897. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya, setelah salat subuh.
898. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Setelah … yalah, setelah salat subuh.
899. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
900. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara salat subuhnya di masjid apa di rumah?
901. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Di rumah.
902. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh, ya. Pas abis selesai salat, dia datang?
903. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
904. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Dengan istrinya?
90
905. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
906. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kasih duit Rp50.000,00 buat nenek sama kamu juga, gitu?
907. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
908. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kenapa enggak Rp100.000,00? Rp50.000,00-Rp50.000,00?
909. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Tidak tahu.
910. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, terus uangnya kemana?
911. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Belum saya pakai.
912. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ha?
913. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Belum dipakai.
914. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kenapa enggak dipakai?
915. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Takut.
91
916. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kok takut?
917. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya, untuk mengantisipasi seperti hal ini. Mungkin nanti ada yang
datang ke rumah untuk bertanya, kemudian menanyakan bukti.
918. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kok tahu ada yang mau tanya? Nanti kalau ada yang datang
seperti ini ke rumah, kok sudah tahu, berarti sudah sering? Kalau dikasih
duit terus ada yang datang ke rumah nanya, ada terima duit enggak
kemarin dalam pilkada, ya?
919. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Saya kan biasa dalam hal politik, ada money politics-nya.
920. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh, hebat juga ya. Saya malah enggak tahu bahwa dalam politik
itu ada money politics, begitu ya?
921. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Kan sering kita lihat.
922. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ha?
923. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Sering lihat di televisi juga.
924. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sering lihat di mana?
925. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Di televisi.
92
926. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Emang di televisi kelihatan orang kasih duit?
927. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Dalam hal seperti ini ketika ditanya, sering ada yang mengaku (…)
928. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Begitu?
929. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
930. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Itu kan
dibelanjakan.
uangnya
sudah
lama,
Rp50.000,00
pasti
sudah
931. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Kalau saya belum.
932. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Punya nenek sudah?
933. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Sudah.
934. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Terus Rp25.000,00-nya uang baru apa lama?
935. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Bukan, kalau saya Rp20.000,00, nenek Rp30.000,00.
936. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh, Rp30.000,00?
93
937. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
938. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Rp20.000,00-nya uang baru apa uang lama.
939. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Uang lama, Rp5.000-an dua, sama untuk Rp10.000,00-nya satu,
satu lembar.
940. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
He eh, bagaimana saya tahu bahwa uang itu yang dikasih?
Berbeda dengan uang yang lain misalnya. Bagaimana saya tahu?
Sekarang uangnya di mana?
941. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ada di … di tas buktinya itu.
942. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sama pengacara?
943. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
944. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kenapa dikasih ke sana? Nanti habis uangnya hilang itu nanti. Jadi
Saudara terima Rp30.000,00 buat nenek, Rp20.000,00 buat kamu, suruh
memilih Pasangan Nomor Urut 1 oleh tadi Pak Yusuf itu?
945. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
946. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Dikasih setelah salat subuh jam 05.30?
94
947. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
948. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara memilih Nomor 1?
949. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Memilih.
950. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kenapa memilih Nomor 1?
951. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Karena sudah diberikan uang, otomatis ya saya pilih.
952. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kan enggak ada yang tahu bahwa kamu terima uang?
953. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Tapi kan kita sudah dipesan dan juga itu berarti sudah menjadi
balas jasalah begitu.
954. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Bagaimana kamu tahu balas jasa. Kenapa uangnya enggak kamu
pakai? Kenapa diserahkan kepada orang lain? Kan jasa. Kamu sudah
memilih, uang sudah dikasih, kan sudah selesai kewajibanmu. Kenapa
mesti dikembalikan? Kalau … kalau mau seperti itu, sejak semula tidak
boleh diterima.
955. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Awalnya kan kita menolak. Akan tetapi dengan … apa …
perkataannya manis, saya itu … saya tidak memaksa untuk memilih.
Akan tetapi tolong pilihkan kita Nomor Urut 1. Kemudian kita dikasih, ini
hanya untuk uang belanja, seperti itu.
95
956. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Begitu.
957. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
958. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Menurut Saudara itu kata-katanya manis? Begitu?
959. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
960. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, kan saya tidak memaksa tapi tolong Nomor 1, ya ini uang
belanja.
961. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
962. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya kan, mau sama mau itu. Kamu mau terima, dia mau kasih,
pakai saja. Masa jauh-jauh dari Lombok sampai ke Jakarta bawa uang
Rp20.000,00 kan. Terus dibawa ke persidangan Mahkamah lagi. Kalau …
kalau yang begitu menghukumnya, terima uangnya, jangan coblos
orangnya, kan gitu. Coblosnya tetap sesuai pilihan hati nuranimu. Wong
kamu enggak minta, ada yang kasih. Namanya orang kasih ya katanya
kan rejeki, ya rejekilah terima. Tapi soal pilihan, makanya saya tanya
Saudara betul milih Nomor 1?
963. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya, betul.
964. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Bagaimana saya tahu Saudara pilih Nomor 1?
96
965. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Yaitu dengan cara saya memilih.
966. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, bagaimana Saudara membuktikan, meyakinkan saya bahwa
Saudara memilih Nomor 1?
967. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Kan tadi kita sudah disumpah bahwa kita akan mengatakan yang
sebenar-benarnya.
968. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Begitu?
969. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
970. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sumpah, tapi terima duit. Waktu itu enggak disumpah, menyoblos
juga. Jadi, Saudara menyoblos Nomor 1 karena dikasih uang atau karena
memang pilihanmu?
971. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Karena dikasih uang.
972. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kalau enggak, pilih ke mana?
973. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Pilih Nomor Urut 3, yaitu Pasangan Sufi.
974. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Begitu?
97
975. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
976. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Karena sekarang bersaksi untuk Nomor 3?
977. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Tidak juga. Karena memang (…)
978. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tidak juga?
979. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya, sebenarnya untuk memilih Nomor Urut 3.
980. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Begitu, ya?
981. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
982. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Berarti Saudara itu bisa diproses juga itu, money politics. Pemberi
dan penerima kan kena? Kenapa enggak Saudara … jangan memandang
ke sana, memandang ke sini! Meminta pembelaan enggak bisa!
Memandang ke sini dulu!saya hanya memberi pelajaran saja kepada para
saksi, kan gitu? Harusnya bisa diproses yang beri, yang menerima juga
bisa kena. Apalagi terbuka seperti ini, pengakuan sidang di bawah
sumpah, kan gitu? Yang memberi jelas, yang menerima jelas.
983. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
984. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, kan?
98
985. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
986. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jadi, kalau enggak mau, sejak semula Saudara laporkan ini …
uang ini kepada panwas. “Ini lho saya disogok, dikasih duit untuk
mempengaruhi saksi untuk memilih seseorang atau orang lain,” gitu.
Gitu besok-besok, ya?
987. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
988. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kecuali kalau kasihnya Rp500.000.000,00 sekali, lain lagi
urusannya, kan gitu? Ini Rp50.000,00 bagi dua sama nenek lagi. Kenapa
enggak kasih semua saja sama nenek? Nenekmu kan sudah tua.
989. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Tidak, Pak. Karena kita sudah dibagikan, jadinya nenek saya kasih
saya Rp20.000,00.
990. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Silakan kamu sedekahkan lagi kepada nenek. “Ya, sudahlah, Nek,
bagian saya Rp20.000,00 ambil saja semua.”
991. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Sebagai uang belanja.
992. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Yalah.
993. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Untuk pergi kuliah.
99
994. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Masih kuliah kamu?
995. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
996. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Terus uang nenekmu mana? Sudah belanja?
997. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Sudah.
998. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tenang-tenang saja nenekmu? Sudah dibelanjakan ya, kan gitu?
Jadi, kesadaran itu jangan muncul belakangan, sejak semula menolak
yang seperti itu, ya? Masa suaramu hanya dihargai Rp20.000,00? Dan
satu itu bisa menentukan orang menjadi bupati atau ndak. Ya, kalau
yang satu 101, satu 100 … eh, 99 kan menang yang 100 gara-gara satu
suara. Dan banyak itu terjadi di sini. Tapi, itulah faktanyaya, Saudara (…)
999. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya, Pak.
1000. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Herma Yani.
1001. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
1002. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Besok-besok jangan mau lagi, mahasiswa dikasih duit lagi, mau
lagi. “Enggak usahlah, Pak, gitu. Enggak usah dikasih duit, kalau
memang hati nurani saya akan memilih Bapak, saya akan pilih. Tapi
kalau tidak, ya mohon maaf, ini demokrasi.” Makanya memilih itu di
dalam bilik suara supaya orang enggak tahu, kan?
100
1003. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya.
1004. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Masukkan di dalam kotak, kan gitu? Dan bisa diuji di sini supaya
demokrasi itu benar enggak, sesuai aturan atau tidak, kan itu?
Okelah. Kebiasaan itu begitu-begitu. Cukup ya, Saudara Herma
Yani?
1005. SAKSI DARI PEMOHON: HERMA YANI
Ya, Pak.
1006. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Itu uangnya Rp20.000,00 kembalikanlah ke ini … apa namanya …
saksi ini, Saudara ganti saja pakai uang Saudara Rp20.000,00, kan gitu?
Kasiha hanya Rp20.000,00 itu. Bilang sajalah ini uangnya sama, kan
soalnya nilainya yang penting, bukan soal duitnya yang ini … yang dulu
ini, ini nilainya. Rp20.000,00, ini Rp20.000,00. Enggak mungkin saksi
bilang, “Oh, ini dulu uangnya Rp20.000,00 satu lembar, sekarang jadi
Rp5.000,00 empat lembar.” Sama saja nilainya Rp20.000,00. Kecuali
kalau yang empat lembar itu jadi Rp500.000,00, nah itu beda, ya? Kalau
perlu pengacaranya tambah lagi, gitu. “Sana, sana, sana, gitu.
Rp500.000,00, kamu sudah datang ke Jakarta jadi saksi.”
Syarifuddin … Safruddin?
1007. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Ya, Yang Mulia.
1008. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Alamat?
1009. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Alamat Paok Kambut, Desa Masbagik Utara Baru, Kecamatan
Masbagik, Kabupaten Lombok Timur.
1010. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara kepala desa?
101
1011. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Saya kepala sekolah.
1012. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kepala sekolah?
1013. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Inggih.
1014. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Apa urusannya sekolah sama pemilukada ini?
1015. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Saya selaku saksi langsung, keterlibatan.
1016. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara menyaksikan langsung?
1017. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Menyaksikan langsung dan sempat merekam secara langsung (…)
1018. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ada PNS (…)
1019. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
PNS yang memberikan orasi kempanye di (…)
1020. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ikut berkampanye?
1021. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Berkampanye dan memakai atribut organisasi.
102
1022. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Atribut organisasi?
1023. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Ya.
1024. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Organisasi, apa partai?
1025. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Organisasi PGRI.
1026. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh, PGRI?
1027. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Ya.
1028. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Mendukung salah satu pasangan calon?
1029. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Mendukung salah satu calon.
1030. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Nomor berapa yang didukungnya itu?
1031. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Nomor Urut 1.
1032. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Nomor Urut 1. Di mana Saudara melihat kampanye itu?
103
1033. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Di Lapangan Umum Nasional Selong … di Lapangan Nasional
Selong.
1034. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lapangan Nasional Suop?
1035. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Ya.
1036. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tanggal berapa?
1037. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Tanggal 9 Mei, pukul 16.15 WITA.
1038. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kampanye itu … masa kampanye?
1039. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Kampanye pasangan (…)
1040. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kira-kira jam berapa?
1041. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Pukul 16.15 WITA.
1042. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
16.15 WITA, ya?
1043. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Ya.
104
1044. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Dia dengan menggunakan baju atau … baju atau kaos?
1045. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Menggunakan baju batik PGRI.
1046. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Baju batik PGRI (…)
1047. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Ya.
1048. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Di panggung berpidato?
1049. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Di panggung sebagai tim kampanye.
1050. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, siapa itu?
1051. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Ketua PGRI Kabupaten Lombok Timur.
1052. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, namanya?
1053. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Mahsin.
1054. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Mahsin?
105
1055. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Ya.
1056. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Apa … dia kan … dia masih guru, masih?
1057. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Dulu berstatus masih sebagai pegawai negeri.
1058. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Masih pegawai negeri?
1059. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Ya.
1060. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Di mana?
1061. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Di salah satu SMK (…)
1062. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Coba, Petugas, miknya diganti, petugas. Dia sebagai guru,
bertugas di?
1063. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Di salah satu s … SMK di Lombok Timur.
1064. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
SMK Lombok Timur. Saudara tahu persis SMK berapa dia?
1065. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Di SMK 1 Kota Raja.
106
1066. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
SMK 1 Kota Raja?
1067. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Ya.
1068. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Apa yang dia katakan yang masih Saudara ingat dan membekas
sampai saat ini?
1069. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Ada di soft copy-nya?
1070. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, kalau ada di soft copy ya (…)
1071. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Di sana yang paling jelas (…)
1072. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Yang Saudara ingatlah, kan Saudara Saksi.
1073. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Ya, yang paling jelas di sana bahwa kami pengurus PGRI
mendukung sepenuhnya Pasangan Calon Nomor Urut 1 Alkhaer sebagai
Calon Bupati dan Wakil Bupati. Dan di sana mengatakan bahwa kenapa
kamu mendukung? Kami secara jelas-jelas bahwa kami ini PNS, tapi
secara terang-terangan mendukung.
1074. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya.
1075. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Hal itu yang disampaikan.
107
1076. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Terhadap yang Saudara temukan itu, Saudara melaporkan kepada
institusi yang berwenang, enggak? Panwas (…)
1077. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Pada sore hari itu juga … jadi kronologisnya karena saya
diinformasikan oleh beberapa teman, sehingga saya langsung terjun ke
lokasi melihat secara langsung, dan pada kesempatan itu kebetulan saya
membawa handycam, sempat saya merekam kegiatan itu, saya ingin
membuktikan apa benar karena beberapa kali pertemuan sebelumnya.
Kebetulan saya juga di kecamatan sebaga pengurus PGRI masuk di
sekbid informasi dan komunikasi.
1078. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Okelah, itu jabatan mu, tapi kan maksud saya pertanyaan saya
tadi adalah apakah hasil video shooting Saudara itu atau kamera
Saudara itu, itu kan untuk mem … memperkuat temuan Saudara?
1079. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Ya.
1080. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara laporkan kepada yang berwenang enggak, panwas atau
apa? Ini lho ada pelanggaran oleh pegawai negeri, terlibatnya pegawai
negeri dalam kampanye di salah satu pasangan calon.
1081. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Nah, inilah yang sempat juga saya bingung, kenapa salah satu sisi
yang tidak boleh sebenarnya kok dikerjakan tidak disetop sama KP …
sama panwas. Sehingga pada sore itu … hari itu juga saya langsung
melaporkan ke insti … instansi yang terkait.
1082. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
In … instansi terkait itu siapa saja?
108
1083. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Instansi terkait ya kayak Dinas Pendidikan karena yang
bersangkutan adalah stasus sebagai pegawai negeri sipil yang terlibat
secara langsung.
1084. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ada respon?
1085. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Ya, dalam jawabannya pasti ada, pasti ada.
1086. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Respon dari mana?
1087. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Dari Dinas Pendidikan menjawab ya pasti ada … ada sanksi,
begitu yang disampaikan.
1088. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Begitu saja?
1089. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Ya. Di samping itu juga, Pak Hakim Yang Mulia, di samping ada
kegiatan kampanye ada juga MOU yang ditandatangani oleh ketua PGRI
bersama Calon Nomor Urut 1 sebagai kontrak politik.
1090. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jadi PGRI-nya kontrak politik dengan m … Calon Nomor 1?
1091. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Ya, ada MOU-nya.
1092. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Apa masih perlu PGRI itu? Apa enggak sebaiknya dibubarkan
saja? Ganti organisasi baru.
109
1093. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Ya, kan seperti sebelumnya memang sering saya sampaikan di
forum-forum rapat bahwa organisasi PGRI adalah organisasi profesi,
jangan dimasukan ke ranah politik, sering saya sampaikan seperti itu.
1094. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, makanya bubarkan saja PGRI itu. Itu diperalat saja
sebenarnya dan yang paling susah sebenarnya pegawai negeri kalau ada
pilkada itu guru-guru itu. Nanti Saudara habis ini kena pindahkan lagi itu
ke mana jauh. Karena keterlibatan itu dalam proses politik. Makanya
saya bilang, apa penting PGRI itu? Enggak, harusnya PGRI itu
memperjuangkan nasib guru.
1095. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Ya.
1096. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jadi itulah temuan Saudara, ya?
1097. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Ya, Pak Hakim.
1098. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Dan Saudara ke panwas enggak dilaporkan juga? Hanya ke Dinas
Pendidikan?
1099. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Hanya ke dinas dan saya sampaikan ke panwas. Memang sempat
sampaikan ke panwas kecamatan.
1100. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tidak ada respon tapi?
1101. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Tidak ada.
110
1102. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke, cukuplah Saudara Safruddin, ya?
1103. SAKSI DARI PEMOHON: SAFRUDDIN
Terima kasih, Pak Hakim Yang Mulia.
1104. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
H. Zainal Abidin?
1105. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Siap, Majelis Hakim Yang Mulia.
1106. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Alamatnya di mana?
1107. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Dusun Ambengan, Desa Labuhan Haji, Kecamatan Labuhan Haji.
1108. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Labuhan Haji, ya?
1109. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya.
1110. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Di Labuhan itu yang tinggal haji semua, makanya namanya
Labuhan Haji, kan gitu? Ya, dong?
1111. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Tidak mesti.
1112. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kalau ndak begitu namanya harus Labuhan Hajah, kan gitu.
111
1113. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ndak, soalnya dari sana pertama kali orang naik haji, Pak.
1114. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, makanya, jadi yang tinggal di situ walaupun belum naik haji,
haji semua namnya.
1115. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Benar.
1116. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
“Naik haji di mana?”
“Di Labuhan Haji,” katanya, bukan di Mekah. Kan gitu, kan?
Okelah.
Saudara, tim sukes? Bukan?
1117. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Bukan.
1118. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tim pendukung juga?
1119. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Relawan.
1120. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Relawan, yalah. Relawan itu bayarannya terima kasih, ya kan?
1121. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Benar.
1122. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kalau saksi beda, ada bayarannya juga. Saksi di TPS, ada
ongkosnya satu hari Rp100.000,00. Kalau Bapak relawan?
112
1123. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Benar.
1124. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, kan? “Terima kasih, Pak Zainal,” kan gitu saja. Cukup itu saja
bayarannya.
Lalu Saudara mau menerangkan apa? Singkat, jelas!
1125. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Siap, Majelis Hakim Yang Mulia. Jadi, saya datang dari arah
sebelah barat menuju timur untuk pulang ke Labuhan Haji dengan
menggunakan kendaraan DR … DK 1596 (…)
1126. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Okelah soal nomornya enggak usah, terlalu rijit itu yang penting
Saudara waktu itu dari mana?
1127. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Dari arah sebelah barat, dari Selong.
1128. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Dari Selong?
1129. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya, menuju Labuhan Haji.
1130. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Labuhan Haji?
1131. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya.
1132. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara naik mobil?
113
1133. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya, naik mobil.
1134. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Mobil apa?
1135. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Mobil Kijang-LGX.
1136. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke, Kijang-LGX. Terus apa yang terjadi?
1137. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Sampai di koperasi di Desa Kelayu saya dihadang oleh
segerombolan yang sepengetahuan saya adalah basisnya Nomor Urut 1.
Saya sempat (…)
1138. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tunggu dulu. Di Desa apa tadi?
1139. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Kelayu.
1140. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kelayu, itu dihadang oleh sekelompok orang lah?
1141. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya.
1142. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kalau gerombolan zaman dulu.
1143. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya, benar.
114
1144. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Seperti pemberontakkan itu gerombolan, sekarang enggak, bukan
gerombolan, sekelompok orang, kan gitu. Yang desa itu menurut
Saudara itu adalah basis pendukung Nomor 1?
1145. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Benar.
1146. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lalu apa yang … setelah dihadang begitu?
1147. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Jadi setelah dihadang oleh sekelompok orang yang ada di Desa
Kelayu mereka bertanya, “Mau kemana?”, “Mau ke Labuhan Haji.”
Masyarakat yang lain
berbondong-bondong datang ke tempat itu
menanyakan (…)
1148. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Itu siang apa malam?
1149. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Malam, Pak.
1150. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jam?
1151. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Jam 03.00 WITA.
1152. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Pantasan, Saudara juga kelayapan jam 03.00 WITA istri Saudara
enggak nanya ke mana jam 03.00 WITA?
1153. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Siapa?
115
1154. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara.
1155. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Istri saya?
1156. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya. Belum ada?
1157. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Enggak bertanya karena istri tahu relawan, karena pada saat itu
(…)
1158. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh, relawan, ya, karena relawan itu lah. Makanya saya bilang kan,
kan persoalannya jam 3 subuh ini jangan alasan relawan sama isteri, ini
saya relawan padahal kelayapan tempat lain jam 03.00 WITA, enggak?
1159. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Enggak.
1160. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Enggak kan, ya, okelah. Saudara ditanya kemana, jawab
Saudara?
1161. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Mau ke Labuhan Haji, pulang ke Labuhan Haji.
1162. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Apa, lalu?
1163. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Lalu mereka mengatakan “Geledah!” Setelah saya bilang, “Kenapa
saya digeledah?” Ada yang nanda saya satu orang, “Oh, ini Sufi.” Nah,
langsung saya start kendaraan karena takut langsung dihujani dengan
116
batu sampai 400 meter kira-kira, semua kaca saya pecah, semuanya,
Pak.
1164. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh, ini Sufi maksudnya?
1165. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya.
1166. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Panggilan Saudara Sufi?
1167. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Mereka mengatakan demikian saya dengan saat itu.
1168. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Padahal Saudara memang sufi?
1169. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya, memang Sufi, Pak, kan relawan tadi.
1170. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sufi itu apa sih?
1171. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Nomor Urut 3 maksudnya.
1172. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Yalah, makanya Saudara relawan Pasangan Nomor 3?
1173. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Benar.
117
1174. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Di sana … Pasangan Nomor 3 itu sebutannya Sufi, gitu?
1175. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya, benar.
1176. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh, karena ada yang kenal dengan Saudara, “Oh, ini Sufi ini, Tim
Sufi ini.” kan, gitu-gitu?
1177. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Benar.
1178. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara langsung takut?
1179. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya, takut.
1180. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Langsung tancap mobil?
1181. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Tancap mobil.
1182. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Dan dilembar dengan batu?
1183. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya, sepanjang jalan itu sudah ada (suara tidak terdengar jelas) di
sana lagi perbaikan kendaraan, eh, perbaikkan jalan maksud saya.
1184. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, (suara tidak terdengar jelas) kan gitu?
118
1185. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya, benar.
1186. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Langsung dilempar?
1187. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Dilempar sampai dengan 400 meter, sampai dengan perbatasan
Kelayu Tanjung.
1188. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara sendirian?
1189. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Berempat, Pak.
1190. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Di dalam mobil itu?
1191. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya.
1192. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ada yang luka kena batu enggak?
1193. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Enggak ada. Karena mereka sembunyi ke bawah.
1194. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Yalah.
1195. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Hanya mobil saja yang kena batu.
119
1196. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Siapa?
1197. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Bodi kendaraan.
1198. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kaca enggak pecah?
1199. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Kaca pecah semua, Pak, cuma kaca belakang enggak.
1200. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lho, kok belakang enggak pecah, depan enggak pecah, ya?
1201. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Kan, dilempar dari samping, begitu.
1202. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kan bisa juga lempar dari belakang, kan lewat dilempar dari
belakang.
1203. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya, kurang tahu masalah itu.
1204. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Itulah keadaannya?
1205. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya, benar.
1206. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Terus Saudara melaporkan kepada aparat keamanan atau
kepolisian setempat?
120
1207. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Jadi karena saya tidak bisa melihat saya berhenti di Tanjung dan
saya diamankan disebuah rumah sampai polisi datang dan membawa
saya ke Polres Lombok Timur.
1208. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sampai di polres diperiksa?
1209. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya, dimintai keterangan dan suruh pulang.
1210. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kendaraannya?
1211. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya, ditahan di polsek.
1212. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Di Polsek atau polres?
1213. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Polsek tempatnya karena lebih dekat polsek, saat itu turunan
karena bannya semuanya sudah dikempeskan, Pak.
1214. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Begitu?
1215. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya.
1216. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lalu sekarang prosesnya? Proses hukumnya sekarang pelaku ada
yang ditanggap enggak?
121
1217. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Tidak ada, Pak.
1218. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tidak ada.
1219. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Cuma saya tanda ada yang pakai tato, Pak, satu saya tanda. Dia
pukel badannya dan (…)
1220. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Apa pukel?
1221. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Besar, gitu.
1222. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Gagah?
1223. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Gemuk.
1224. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Pakai tato?
1225. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya, itu yang saya tanda.
1226. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara periksa enggak tatonya asli apa tato harian? Kan di sana
banyak juga tato yang (…)
1227. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Kan jauh jaraknya enggak bisa.
122
1228. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Dipegang saja, sini-sini, gitu, saya mau periksa tatomu ini, benar
asli apa bukan tatonya, kan gitu, enggak? Tapi Saudara lihat. Kok
Saudara sempat-sempatnya melihat tatonya, dia enggak pakai baju?
1229. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya?
1230. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Enggak pakai baju?
1231. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya, mungkin dia pakai baju setengah, diginikan sarungnya,
diselentangkan sarungnya juga, saya lihat dari sini, sebelah sini.
1232. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, model sana tahu saya, orang sarungnya suka diselempang
gini itu.
1233. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya.
1234. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Di Lombok kan begitu. Ya, Pak Anwar, ya? Pakai sarungnya
diselempang begitu, terus ada bagian yang terbuka kelihatan ada tato?
1235. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Yang di tangan sebelah kiri, Pak.
1236. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sebelah kiri. Tato apa?
1237. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Kurang tahu, cuma sedikit saja kelihatan.
123
1238. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lho, kan Saudara tahu lihat tato?
1239. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya, karena saya lihat di pinggirnya di bawah tangannya ininya
saya lihat sedikit, gitu.
1240. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Siapa tahu tato apa gitu kan.
1241. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Enggak tahu sejauh itu, Pak.
1242. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tatonya kangkung pelecing itu yang ini … di sana kan terkenal,
saking cintanya sama kangkung dari NTB itu dibikin tato. Okelah, tapi
prinsipnya Saudara melaporkan itu kepada pihak berwajib. Saudara
diamankan, kan gitu.
1243. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya.
1244. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Diperiksa, ya kemudian berapa
mengambil mobilnya, berapa hari?
lama
kemudian
Saudara
1245. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Kemarin setelah dua minggu, Pak. Saya ambil mobil.
1246. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Baru diambil?
1247. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya, tapi sudah sebelumnya saya foto, Pak.
124
1248. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Yalah, lalu proses hukumnya tidak ada ya, sementara ini?
1249. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Belum ada.
1250. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tindak lanjutnya belum ada?
1251. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Tidak ada.
1252. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oke, itu kejadiannya ya?
1253. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Ya.
1254. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tapi Saudara tidak luka-luka?
1255. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Tidak ada.
1256. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Yalah, makannya jangan keluar malam-malam sampai jam 03.00
itu, hati-hati. Cukuplah Saudara Zainal Abidin.
1257. SAKSI DARI PEMOHON: ZAINAL ABIDIN
Siap, Majelis Hakim, Yang Mulia.
1258. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Mardiatun, mana mardiatun.
125
1259. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ya, Yang Mulia.
1260. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tempat tinggalnya di mana?
1261. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Lingkungan Muhajjirin.
1262. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Lingkungan Muhajirin.
1263. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Kabupaten Lombok Timur.
1264. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ini Muhajirin dari mana? Muhajirin dari Jawa ya?
1265. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Muhajirin Kabupaten Lombok Timur.
1266. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Yalah, kan Muhajirin itu orang-orang yang datang ke situ kah?
Lalu Saudara dikasih duit juga?
1267. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Tidak.
1268. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Berapa?
1269. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Tidak, cuma dikasih bingkisan.
126
1270. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh, bingkisan. Bukan duit, bingkisan ya.
1271. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ya.
1272. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Apa isi bingkisan itu?
1273. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Beras dua kilo.
1274. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Terus?
1275. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Minyak satu liter, gula satu kilo, dan mie tiga bungkus.
1276. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Banyak benar. Pelan-pelan, beras dua kilo?
1277. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Beras dua kilo.
1278. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Gula?
1279. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Gula satu kilo, minyak satu liter.
1280. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Minyak goreng satu liter?
127
1281. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ya, sama mi tiga bungkus.
1282. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Mi ya, mi Indomie itu tiga bungkus. Apa lagi?
1283. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Cuma itu saja.
1284. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Itu saja, yang kasih siapa?
1285. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Pak RT yang kasih saya kupon.
1286. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Pak RT Saudara di situ kasih kupon?
1287. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Yang untuk ditukarkan di rumahnya Ibu Entin.
1288. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ditukar di rumah Ibu Entin?
1289. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ya.
1290. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Katanya, kan gitu.
1291. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ya.
128
1292. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Saudara ditukarkan di rumah Ibu Entin?
1293. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ya.
1294. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ibu Entin itu siapa? Satu kampung juga?
1295. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Satu kampung.
1296. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jauh dari rumah Saudara?
1297. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Jauh.
1298. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jauh ya. Pada saat Saudara menukarkan kupon itu, yang lain juga
ada?
1299. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ada teman-teman.
1300. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
ingat.
Teman-teman, berapa orang waktu itu? Kira-kiralah yang Saudara
1301. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Yang saya ingat cuma ini saja, Ina Jayapah, Ina Makanun, Ina
Maryam, sama Ina Pat.
129
1302. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ina itu apa?
1303. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ibu Maknun.
1304. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh, ibu. Ina, kalau Ina di tempat saya itu anu … perempuan yang
lebih tua tapi masih ada hubungan keluarga, gitu. Ibu ya?
1305. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ya.
1306. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ina, kok sama. Oke, lalu ada empat orang kurang lebih ya?
1307. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ya.
1308. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Waktu dikasih kupon itu katanya akan ditukarkan dengan
merchandise yang isinya itu tadi, barang-barang itu. Ada pesan dari Pak
RT enggak?
1309. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ya, yang dikatakan cuma itu terserah sida, kalau sida … saya
tidak memaksa. Saya tidak memaksa Anda untuk memilih siapa pun, itu
hati nurani sida, katanya.
1310. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sida ya.
1311. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ya.
130
1312. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sida itu kalianlah, kan gitu. Mereka, kamu, ya kan? Kok sama
sama bahasa saya. Saya bilang sida itu kamu juga, anda, tapi
pengertiannya banyak, mereka gitu. Oh, gitu ya dia bilang. Lalu Saudara
mengambil di sana, sama Bu Entin dititip pesan lagi enggak?
1313. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Tidak ada.
1314. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Enggak ada, hanya langsung dikasih?
1315. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ya.
1316. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Minya kemana, minya sekarang?
1317. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Sudah saya makan.
1318. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sudah dimakan. Beras?
1319. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Sudah saya masak.
1320. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Masak juga, minyak goreng?
1321. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Sudah habis.
131
1322. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Sudah buat menggoreng. Gula?
1323. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Sudah habis juga.
1324. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Terus ngapain diomongin lagi kalau sudah habis? Saudara milih
Nomor 1?
1325. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ya.
1326. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Benar?
1327. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ya.
1328. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Itu satu bingkisan itu untuk satu orang, atau satu keluarga?
1329. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Satu orang.
1330. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Untuk satu orang. Di rumahmu berapa orang?
1331. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Saya dan suami dan anak-anak.
1332. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Dapat juga suaminya?
132
1333. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Enggak, saya saja.
1334. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Anak?
1335. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Masih kecil-kecil.
1336. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh, gitu. Hanya satu itu saja dapatnya?
1337. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ya.
1338. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kan enak kalau ada pilkada. Tiap hari pilkada terus setiap hari,
orang kasih beras, kita enggak usah belanja, gitu. Coblos dapat beras,
dapat gula, kan enak itu. Wong sekarang masa jabatan bupati kita
percepat saja dua bulan sekali, gitu. Biar pilkada terus, biar rakyatnya
yang makmur, kan gitu. Enggak ada yang mau calon itu, takut semua.
Di tempat Saudara Nomor 1 menang, Mardiatun. Tahu enggak,
dengar enggak?
1339. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Enggak, yang di tempat TPS saya Sufi yang menang.
1340. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
TPS yang lain enggak?
1341. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Kurang tahu saya.
1342. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tapi di TPS-nya (…)
133
1343. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Menang dia urutan tiga.
1344. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Nomor Urut 3?
1345. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ya.
1346. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Menang kok nomor urut … oh, Nomor Urut 3 menangnya?
1347. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ya.
1348. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kalau dikasih lagi beras lagi mau enggak?
1349. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Enggak.
1350. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Kenapa enggak mau? Ha? Pasti maulah. Orang kasih ambil, wong
kamu enggak minta kan?
1351. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ya.
1352. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Terus ke Jakarta sini, yang mengurus anakmu siapa?
1353. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Suami saya.
134
1354. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Wah enak, untung suaminya mau, gitu ya. Kan jauh ke Jakarta
ini. Naik apa ini, ke sini?
1355. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Naik pesawat.
1356. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Wih, naik pesawat, ya? Saya ke Lombok naik mobil saking ndak
ada duitnya. Naik pesawat, enak.
Itu saja ya keterangannya?
1357. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ya.
1358. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Hanya satu saja itu? Terus teman-teman yang lain juga dapat?
1359. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Dapat.
1360. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ngomong-ngomong enggak? “Ini besok kita pilih apa nih?”
1361. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ndak ada, cuma … cuma saya saja yang memilih hati nurani saya.
1362. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Oh, gitu ya?
1363. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ya.
135
1364. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Memilih berdasarkan hati hurani?
1365. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
He em.
1366. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Hati nuranimu memang mau memilih Nomor 1?
1367. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ya.
1368. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Yalah, kebetulan dikasih beras lagi, ya? Cocoklah.
Oke. Cukuplah, ya?
1369. SAKSI DARI PEMOHON: MARDIATUN
Ya.
1370. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Menandakan bahwa di situ ada pemberian barang dan lain
sebagainya yang berkaitan dengan pemilukada.
Cukuplah untuk saksi hari ini. Saudara Pemohon, masih ada saksi
Saudara?
1371. KUASA HUKUM PEMOHON: HULAIN
Terima kasih, Majelis Hakim Yang Mulia. Sebenarnya hari ini kita
sudah hadirkan 23 semuanya saksi (…)
1372. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, saya kan suruh hadir 10?
1373. KUASA HUKUM PEMOHON: HULAIN
Ya, siap. Asal kami siapkan 23, siapa tahu ada pemeriksaan
kembali.
136
1374. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Jadi, sisa lagi berapa selain 10 ini?
1375. KUASA HUKUM PEMOHON: HULAIN
13.
1376. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
13. Termohon, mengajukan saksi, enggak?
1377. KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Ya, Majelis, tapi untuk hari ini belum.
1378. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Ya, ndak, saya tanya (…)
1379. KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Mengajukan.
1380. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Berapa saksi Saudara?
1381. KUASA HUKUM TERMOHON: IHSAN ASRI
Sekitar delapan, Majelis.
1382. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Delapan. Pihak Terkait?
1383. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT:
Ya, Majelis, sekitar (…)
1384. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Berapa?
137
1385. KUASA HUKUM PIHAK TERKAIT:
Tiga sampai lima orang.
1386. KETUA: M. AKIL MOCHTAR
Tiga sampai lima. Tiga, lima, delapan, 13, bawa.
Sidang ini kita tunda hari Rabu, tanggal 5 Juni 2013, jam 14.30
WIB, ya? Jadi, Saksi Pemohon, Termohon, dan Pihak Terkait, jangan
tambah-tambah lagi, sesuai yang Saudara sebutkan dari mulut Saudara
itu. Karena kita catat ini Berita Acaranya, kan gitu? Makanya, 10 tetap 10
saya, konsisten saja dulu, gitu. Walaupun Saudara bawa 13 enggak apa-
apa, tinggalkan dulu, tapi nanti kita periksa lagi. Delapan dan lima, apa
tiga tadi? Tiga, kan? Tiga sampai lima. Dicatat, Panitera. Oke.
Sidang ini kita tunda hari Rabu, tanggal 5 Juni 2013, hari ini
Senin, ya. Jam 14.30 WIB ya, untuk mendengar keterangan Saksi dari
Termohon, Pihak Terkait, dan Pemohon, ya?
Sidang ini saya nyatakan selesai dan ditutup.
KETUK PALU 3X
SIDANG DITUTUP PUKUL 12.24 WIB
Jakarta, 3 Juni 2013
Kepala Sub Bagian Risalah,
t.t.d.
Rudy Heryanto
NIP. 19730601 200604 1 004
Risalah persidangan ini adalah bentuk tertulis dari rekaman suara pada persidangan di Mahkamah
Konstitusi, sehingga memungkinkan adanya kesalahan penulisan dari rekaman suara aslinya.
138

Sumber: http://www.mahkamahkonstitusi.go.id/index.php?page=download.Risalah&id=4805