Ditulis oleh Administrator Minggu, 28 Juni 2009 17:34
Jangan skeptis dulu….
1. Dua kalimat judul diatas bisa jadi akan merubah jalan hidup anda.
2. Dua kalimat judul diatas bisa jadi akan membuat anda menyesal.
3. Dua kalimat judul diatas bisa jadi akan memberi anda kedamaian.
HIDUP UNTUK MEMPERTAHANKAN PEKERJAAN.
Kedamaian adalah apabila mengingat hari kemarin tidak menyesal, apabila melihat hari ini tidak khawatir, dan apabila membayang hari esok tidak menakutkan. Kedamaian sebenarnya adalah sebuah pekerjaan. Jika orang awam menganggap pekerjaan sama dengan uang, lalu keuangan diukur dengan kekayaan, maka sebenarnya orang kaya hanyalah orang yang bila bertemu orang lain tidak takut ditagih, bila memasuki rumah makan tidak takut uangnya kurang, dan jika memasuki pusat perbelanjaan tidak hawatir dengan harga barangnya.
Pekerjaan yang baik adalah bukan pekerjaan yang sekedar mendatangkan uang banyak kepada anda, tetapi bukan pekerjaan yang tidak dapat memberi kehidupan untuk anda. Bukan sebuah kantor megah dengan gaji tinggi yang siap mengeksploitasi harga diri anda, bukan sebuah ruangan dimana anda siap menerima perintah saja, dan bukan juga sebuah kursi yang hanya bisa diperoleh dengan curang. Tetapi pekerjaan (tempat kerja, jenis kerja, tujuan kerja, hasil kerja) yang baik adalah dunia dimana anda bisa mengatakan hidup saya untuk mempertahankan pekerjaan ini.
PEKERJAAN UNTUK MEMPERTAHANKAN HIDUP.
Menyesal tidak akan mengubah air mata menjadi mata air. Tidak berguna dan jangan pernah lakukan! Menyesal hanya boleh dilakukan pada saat kita sudah berada jauh didepan pintu penyesalan itu. Sebenarnya orang yang akan bahagia adalah orang yang akan menyesal. Anda akan mulai menyesal manakala anda menyadari bahwa pekerjaan anda selama ini hanyalah untuk mempertahankan hidup anda. Segitu lemahnya posisi anda (dari fungsi maupun hasil) telah membuat anda terlalu sibuk untuk sekedar bertahan hidup. Kantor itu terasa sempit untuk sekedar mencari celah rizki, ruangan anda terasa sesak untuk sekedar melepaskan imaginasi, atau mungkin kursi anda terlalu rapuh untuk sekedar menahan idealisme. Jika demikian segeralah ubah pekerjaan anda, bangun kantor anda, bukalah pintu ruangan anda, dan buanglah kursi anda, sebentar lagi anda akan jauh dari pintu penyesalan itu, dan meninggalkan pekerjaan yang hanya cukup untuk mempertahankan hidup anda.
MERUBAH JALAN HIDUP
Jalan hidup bagaikan anak ayam dalam genggaman tangan anda sendiri. Misalkan genggaman itu anda sembunyikan dibalik badan, lalu bertanyalah kepada seorang sahabat anda. ”Apakah anak ayam itu akan mati?” Jika orang lain mengatakan akan mati, maka lepaskan genggaman anda dan anak ayam itu akan tetap hidup. Jika orang lain mengatakan tetap hidup maka perkuat genggaman anda hingga anak ayam itu mati. Jika orang itu adalah sahabat sejati maka dia akan mengatakan bahwa hidup atau matinya anak ayam itu tergantung kemauanmu, dan hanya kamu dan tuhanmu yang tahu, bukan orang lain. Seorang sahabat sejati hanya dapat membantumu untuk merubah jalan hidup tanpa harus mengganti jalannya.
Ditulis untuk Sasak.Org
Oleh Pak Guru Mansur, Komunitas Sasak Regional Sibolga, Sumatera Utara

Akses Sasak.Org Melalui Perangkat Seluler Anda www.m.sasak.org
Tautan ke Situs Lain
Pengunjung
Login Form
Kosakata Hari Ini
Empit
Multimedia Sasak
Shout Box
Komentar Terbaru
Kekeringan, Warga Lombok Krisi...
Semethon-semethon leq Lentek, daweg, rau'n bae gawah-gawah lauq siku adin sere sempurne gering. Upay...
By Arya
Sabotase Listrik saat Warga Ta...
umat Islam yang lain kok gak ada respon, orang macam ini nih yang seharusnya diganyang.
By Nietha
Maulid Adat di Desa Sesait, Ke...
Maaf mas dan mba yang berasal dari desa sesait, minta pertolongan yg ikhlas dari anda semua. saya se...
By arie mahendra
BUDIDAYA TEMBAKAU VIRGINIA DI ...
replied for #MRB Saya sedang menjalani project mengenai tembakau d kota Lombok, kalau boleh saya min...
By Ryan AP
Kekeringan, Warga Lombok Krisi...
sukuri yg sudah diberi, tidak mustahil pulau lombok akan kering bila tidak kita jaga
By hari
Pemkab Lotim Ajukan Harga Dasa...
Kami mohon kepada Pemerintah jangan siksa kami (petani tembakau) kami capek begini terus. Minyak ind...
By Ahmad Afandi
PEMBELI ADALAH RAJA, PENJUAL A...
Semeton, pade inget-inget cerite dengan toak laek,
By Aji Turmudzi
PEMBELI ADALAH RAJA, PENJUAL A...
Bgitu banyak kita bicara Semeton tentang kesasakan kita, tapi kita tidak pernah banyak berbuat, bahk...
By Aji Turmudzi
Teknologi Distilator Surya Unt...
perfect hbis penjelasan nya tapi klw bisa gambarnya di perjelas..... biar aq bisa belajar lebih bany...
By alan songge
Kiat Menghindari Penurunan Pro...
knp yah... itik sy g mau btelur ??? dari 125 itik telurnya kadang cuman 2 butir / hari. apa ada paka...
By one


Comments
Ulasan dan bagi tiang sebuah pencerahan yang realistik.
mungkin karena ketebatasan kemampuan saya sebagai pembaca, gaya bahasanya membuat pembaca lebih ekstra untuk memahami.
serpeti salah satunya kalimat -> Menyesal tidak akan mengubah air mata menjadi mata air. (mohon bisa di ulasakan sidikit agar tiang paham)..
semoga, seperti pada tulisan kanda kita mampu merubah jalan hidup dan memberikan kedamaian.
dan semoga kita bisa menghidupkan perkerjaaan yang nantinya membuat kita hidup dari perkerjaan.. itu sendiri
regards..
muzammi
Kita dan sekitarkita ada karena Tuhan itu ada, tetapi bukan karena kita ada lalu tuhan itu ada.
Kalo ingat hukum sebab akibat, maka Tuhan adalah Causa Prima dan kita adalah akibat dan tidak dikenal akibat yang memunculkan sebab.
(setujukah anda : Tuhan ada dimana kita berada dan mengerjakan apa yang sedang kita kerjakan)
@Kang Muzammi: Bukan karena gaya bahasanya yang tinggi (tiang tdk bisa bergaya bahasa) yang membuat side mungkin kurang faham, tetapi karena tulisan tiang mengalir saja bagai air yang terkadang ketemu tempat yang agak lebar jadi muter2 dikit. mohon dimaklumi karena pemula ingin mengatakan segalanya tetapi terkadang hilang dari inti.
(Menyesal dibaca menangis)
kalau ingat sibolga, tiang tak lupa mampir makan di warung "bing selamet " puluhan tahun yang lalu sewaktu tiang melanglang buana selama 10 tahun diseluruh profinsi di sumatra nike, sampai sampai nikahpun ketemu orang sumatra, he..he..
Terusang niat pelungguh sik nulis nike,jangan bilang masih pemula tulisan de sudah cukup " menggelitik ", insya ALLAH akan ketemu nanti " sudut atau pojok " yang enak untuk dibaca seperti tulisan meton hjunep...menarik sekali.
Tiang yakin kepada pelungguh orang yang gigih dan sudah sampai di sibolga kampungnya bang akbar tanjung dan adik dibawah saya sarfi hutauruk yang anggota dprri itu ?
Tiang pernah dengarkan ceramah dari salah satu ustad bahwa konsep kebendaan kadang menjebak kita, apa yang kita sebut ADA sebenarnya berasal dari ke maha tiadaan, apa yang diinderakan dengan ADA adalah hasil pencitraan dari indera kita, lama buat otak tiang yang bloon ini untuk memahami konsep tersbut walaupun pernah tiang baca sebelumnya dari buku supernova pertama karya Dewi Lestari, sampai pada satu titik saya memahami bahwa apa yang dicitrakan oleh panca indera sebagai benda semua berasal dari inti atom, dan inti atom jika diuraikan pada akhirnya hanya berupa tumbukan elektron yang sebenarnya tidak ADA (baca : terbaca), mengagumkan konsep ini, Allah lah yang berkuasa atas segala sesutu yang menciptakan sesuatu dari tiada..
Semoga miq MAnsur selalu diberikan kesehatan...
Allahuakbar..
walaupun dulu memang agak terpaksa berangkat ke sibolga, tapi setelah dijalani ternyata banyak pelajaran dan pengalaman yang mungkin nanti akan berguna kalo balik kelombok.
Salam dari "bing slamet' beserta uning2 nan rancak bana dari sibolga.
Horas meton.
Tetapi kalau sudah menyangkut atom dan elektron ilmu tiang baru sampe kimia kelas telu.
di bukunya:
inti atom bukan elektron, elektron berada disekitar inti dalam ketidak pastian.
(mgkn itu maksud tumbukan elektron yang tidak terbaca)
yah.... jadi sekolahan neh...
makasih bang nazar.
RSS feed for comments to this post.