Sabtu, Maret 13, 2010
   
Text Size

Pencarian Artikel

TEMBAKAU VIRGINIA LOMBOK ANTARA HARAPAN DAN KENYATAAN

Artikel Khusus - Tulisan Anda

Penilaian Pengunjung: / 2
TerjelekTerbaik 

Oleh : Muhamad Khairul Ihwan, MT (Pusat Kajian dan Penerapan TTG SMKN 1 Selong)

Tembakau virgina yang selama ini di tanam oleh para petani kita di Lombok cukup memberikan harapan yang lebih baik untuk meningkatkan taraf hidup. Dahulu, sudah tak terhitung jumlahnya, masyarakat lombok pun banyak yang dapat membeli mobil, motor, membuat rumah, dan bahkan menunaikan ibadah haji….semuanya karena bertanam tembakau. Disatu sisi pertenian tembakau juga berdampak baik dalam penyerapan tenaga kerja..mulai dari pemetikan, pemilahan, pengeringan dan pengepakan. Sehingga ekonomi masyarakat dapat meningkat cukup baik.

Seperti kita ketahui tembakau yang di tanam di Lombok adalah tembakau unggul jenis virgina. Tembakau virginia merupakan bahan pokok pembuatan rokok putih. Pada awalnya produsen pembuat rokok putih mendatangkan jenis tembakau ini dari amerika latin, namun dikarenakan biaya yang cukup besar, produsen mulai melirik tembakau virgina lokal. Namun, pada kenyataannya tembakau virginia ini hanya bisa hidup di dua tempat di Indonesia, salah satunya di Lombok.

Perkembangan pertanian tembakau berkembang dengan pesat. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya perasahaan mitra petani di Lombok. Keadaan ini tidak direspon baik oleh pemerintah dalam hal ini adalah pemerintah daerah. Pemerintah daerah tidak mempunyai kontrol yang baik dalam mengatur regulasi hubungan antara petani dan perusahaan mitra. Perusahaan mitra berkuasa penuh mengatur standar harga dan standar kualitas tembakau petani. Petani tidak dapat berbuat banyak dalam melakukan akses untuk ikut andil menentukan standar harga demi keuntungan bersama. Memang, petani sudah mempunyai asosiasi sendiri, namun kenyataanya asosiasi tidak dapat berperan optimal. Seharusnya, dalam hal ini Pemda dapat berperan lebih dalam melindungi hak –hak warganya, sehingga perusahaan mitra tidak berkuasa dalam menentukan standar kualitas dan standar harga. Sebagai contoh misalnya di Gunung Kidul Yogyakarta, yang menentukan standar kualitas dan standar harga ubi para petani adalah pihak pemda sehingga terjadi keseimbangan dan kerjasama yang baik dengan perusahaan mitra. Perusahaan mitra juga mempunyai kewajiban mengembangkan lingkungan dan masyarakat sekitarnya. Hal ini mengingat dampak yang ditimbulkan oleh kegiatan ini signifikan terhadap lingkungan?. Mengapa di Lombok tidak demikian?\

Bicara tentang dampak, ada beberapa dampak yang ditimbulkan oleh kegiatan usaha tembakau ini bagi lingkungan adalah : pertama, mungkin tidak pernah terpikirkan oleh kita bahwa dahulu sebelum para petani di Lombok menanam tembakau kita masih bisa memancing ikian di parit, mencari belut (bobok atau bedudul), sekarang kemana ikan dan belut tersebut. Secara orang awam.....coba kita perhatikan dan renungkang bahwa dosis pemberian pupuk dan pemberian obat tembakau terus meningkat dari tahun ketahuan, demikian pula dengan kesehatan tanaman tembakau itu sendiri terus mengalami penurunan. Apa yang terjadi......?, mungikin tanah kita sudah rusak dan menurun kesuburannya, mungkin ikan dan belut yang ada disawah sudah mati karena pestisida yang digunakan?....Mungkin kita tidak sadar bahwa pada akhirnya tanah di Lombok tidak produktif lagi menanam tembakau atau menaman apapun?....atau mungkin sungai dan air yang kita minum juga tercemar dengan pestisida dan pupuk kimia yang digunakan?....siapa yang bertanggungjawab?. Pernahkah pemda melakukan kajian dan sosialisasi masalah ini kepada masyarakat?. Pernahkah perusahaan mitra melakukan kajian dan penanganan dampak terhadap lingkungan? baik saat operasi maupun pasca operasi?. .Dampak yang kedua adalah : munculnya gas CO, CO2 dan Metana dari proses pengeringan (pengopenan) tembakau tersebut apalagi sekarang bahan bakar yang digunakan batu bara....bagaimana asapnya (partikel dan jelaga)?. Gas gas dan partikel tersebut sangat berperan dalam menyumbangkan gas rumah kaca yang berpengaruh terhadap pemanasan suhu bumi. Seperti kita ketahui dalam mengeringkan 3 ton daun tembakau kering menghasilkan 3 kwintal tembakau kering, kemana yang 2,7 ton...menguapkah atau terbangkah.....?. Jika rata-rata setiap desa ada 200 buah open dan masing-masing open beroperasi 5 kali....tak terbayangkan jumlah yang menguap ke udara ..... Coba kita renungkan secara orang awam bahwa apakah Lombok semakin panas dari tahun ke tahun?...Dampak yang ketiga adalah penggunaan bahan bakar minyak....menyebabkan kekurangan minyak di mana-mana, harga mahal dan sulit di dapat....Memang perusahaan mitra berupaya keras dalam melakukan suplai dan pengaturan pendistribusian ke para petani, namun kenapa masih terjadi.....? Dampak yang keempat adalah : penggunaan bahan bakar minyak ini cukup andil besar menyumbangkan gas CO dan CO2 seperti layaknya sepeda motor. Akibatnya pada pemanasan global....lagi-lagi bumi semakin panas..!

Secara ringkas ada dua permasalahan pokok bagi para petani tembakau kita, pertama adalah penentuan standar harga dan standar kualitas (grade) tembakau perlu keseimbangan antara perusahaan mitra dengan para petani, sehingga kedua belah pihak dapat saling menguntungkan. Kedua adalah penanganan dampak penanaman tembakau bagi lingkungan baik saat ini maupun saat nanti setelah selesai bertanam tembakau.Dari kedua permasalahan pokok tersebut ada beberapa langkah yang bisa di tempuh adalah :

pertama dalam penentuan tingakat harga dan tingkat kualitas (grade) tembakau Pemda harus terjun langsung ke lapangan dan melakukan pengawasan setiap hari di lokasi (gudang perusahaan mitra). Pemda juga dapat membuat standar patokan kualitas (buku acuan) yang diumumkan secara terbuka sehingga semua orang dapat melakukan akses terhadap informasi tersebut. Pemda juga dapat membuat perda aturan regulasi yang baik antara petani dan perusahaan mitra, sehingga didapatkan kesimbangan keuntungan.

Kedua dalam hal pengananan dampak yang diakibatkan oleh kegiatan pertanian tembakau ini, Pemda perlu melakukan kajian dan penelitian yang dilakukan oleh kalangan profesional. Hasi penelitian ini dapat dijadikan acuan dan rekomendasi dalam menyusun aturan penganan dampak yang ditimbulkan. Terlepas nantinya apakah perusahaan mitra dikenakan konpensasi dalam penanganan lingkungan sehingga masalah yang ditimbulkan dikemudian hari dapat diminimalkan.

Peran masyarakat baik masyarakat yang bukan petani ataupun para petani tembakau juga perlu digalakkan. Dampak yang mungkin terjadi akibat kegiatan ini di dapat rasakan oleh semua masyarakat. Kita semua harus perduli karena air, udara dan tanah yang kita gunakan adalah tempat kita hidup. Tidak mungkin tempat tersebut kita biarkan tidak nyaman..... HARAPAN TEMBAKAU UNTUK MENINGKATKAN TINGKAT KELAYAKAN HIDUP JUSTRU MENAJADI BOM WAKTU YANG MEMBUNUH KITA SEMUA.....semoga ini tidak terjadi.

Trackback(0)
Comments (2)add comment
Хазайрин Р. ДЖУНЕП: ... http://www.hazairinrjunep.blogspot.com
Bom waktu sudah meledak berkali kali dan kita terus mengebom lingkungan. Tembakau setidaknya dihukum makruh atau mubah saat ini oleh para TG kita yang doyan udut sebab itu kita masih terus menganggapnya penyelamat padahal sudah dijatuhi haram karena dampak langsung dan tidak langsungnya. Dahulu tanpa tembakau orang Sasak ramai juga berhaji dan hidup dalam harmoni dengan alam. Tanpa tembakau banyak sekali ulama dan cendekiawan kita. Sekarang yang banyak adalah manusia yang telah menjadi mayat bergentayangan yang merusak diri dan lingkungan, makin hari makin meningkat kebutuhan dan apapun dilakukan untuk memenuhi hasratnya menimbun kekayaan materi dan kesenangna dunia dari pulau yang dipinjam dari anak cucu bangsa Sasak ini...
1

report abuse
vote down
vote up
November 10, 2009
Votes: +0
sejujurnya saya pribadi prihatin dgn pola petani tembakau kita, mereka selalu berada di lapisan bawah dalam penentuan keadaan. "Keadaan" dr pihak "diatas atas" tersebut menciptakan "keadaan lain" yang dilakukan petani2 . "keadaan yang lain" itu yang akhirnya dapat dikatakan memunculkan "kebiasaan2" yang menjadi gambaran wajah petani lombok. ini adalah rangkaian yang selalu terjadi yang saya tahu sekian lama belakangan ini , dan membudaya. kita semua harus merasa prihatin.. mari para cendikiawan dan putera daerah sasak yang terhormat semuanya, mari mulailah dengan langkah yang kongkret , sumbangsih nyata kepedulian kita terhadap kehidupan dan "wajah" NTB dikemudian hari. kita sama2 tau banyak hal yang yang sebenarnya terjadi sebagai "budaya" dilombok yg kurang sesuai dengan "Budaya asli" masyarakat lombok...
wassalam
2

report abuse
vote down
vote up
January 19, 2010
Votes: +0

Write comment
quote
bold
italicize
underline
strike
url
image
quote
quote
smile
wink
laugh
grin
angry
sad
shocked
cool
tongue
kiss
cry
smaller | bigger

security image
Write the displayed characters


busy


Akses Sasak.Org Melalui Perangkat Seluler Anda www.m.sasak.org

Ucapan Terimakasih

Unitiga Rekayasa System

Pengunjung

Kami memiliki 55 Tamu online

Revolver Map

Login Form

Kosakata Hari Ini

Sasak Lebung

Sasak Lebung adalah ungkapan yang diberikan kepada individu sasak yang fanatik dan rapuh disaat yang sama, sehingga mudah dieksploitasi untuk kepentingan tertentu. Lihat juga : sasak lebung pada kolom hjunep
 

Multimedia Sasak

This text will be replaced

Shout Box

AISC-Taiwan

Annual Indonesian Scholar Conference in Taiwan