By   October 22, 2010

“Terima Kasih Ya Allah, Terima kasih dan Penghargaan yang Tulus untuk Komite (Komite Pemekaran Kabupaten Lombok Timur).”

H.MUSA SHOFIANDY[Sasak.org] Inilah ungkapan kata hati kami sebagian besar masyarakat Lombok timur bagian selatan (Insya Allah Kabupaten Lombok Selatan), atas kerja keras dan perjuangan penuh liku, guritan onak dan duri, tanpa ada rasa jemu, jenuh, dan putus asa apalagi menyerah dalam memperjuangkan aspirasi keperihatinan dan penderitaan masayarakat Lombok Timur bagian selatan, terutama di wilayah Kecamatan Jerowaru, Keruak, Sakra Barat dan Sakra Timur, yang sejak Nusa Tenggara Barat lahir pada tahun 1958 lalu, sampai zaman reformasi yang kebablasan ini, masih tetap memegang predikat Daerah Kritis Lombok Selatan. Kritis dalam artian sebagian besar masyarakatnya masih hidup dibawah garis kemiskinan, karena hidup sebagai petani di daerah tadah hujan yang serba tidak menentu. Keadaan ini menjadi statis (tidak mengalami perubahan yang berarti) karena belum pernah mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah, baik Pemerintah Kabupaten,maupun Provinsi, apalagi Pemerintah Pusat. Makanya, ketika orang menyebut Lombok Selatan, maka asumsi yang ada dalam benak hati dan pikiran kita pasti terbayang daerha kering, daerah tandus yang serba terbelakang.

Untuk sementara waktu, kami hanya berani menyatakan dan menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan ini kepada KPKLT atas nama sebagian besar masyarakat Lombok Selatan, tidak menyatakan masyarakat Lombok Selatan secara keseluruhan, karena sudah pasti masih  ada yang belum atau tidak punya pemikiran untuk ingin membentuk Kabupaten Lombok Selatan dengan berbagai alasan, entah karena memang tidak memiliki  kemampuan untuk  berfikir kearah itu, tidak punya waktu untuk memikirkan hal itu atau mungkin juga karena termakan provokasi orang-orang yang tidak bertanggung jawab, sehingga belum atau tidak setuju Lombok Selatan menjadi Kabupaten Lombok Selatan. Kita boleh saja berbeda pendapat dan pandangan karena masing-masing kita punya watak, karakter dan kemampuan yang berbeda, namun sejatinya kalau saja perbedaan itu kita jadikan acuan untuk mencari dan mendapatkan suatu kebersamaan, alangkah  baiknya  keputusan yang akan dihasilkan.

Kembali ke Laptop, kata Tukul dalam acara Bukan Empat Mata, yang disiarkan salah satu station TV, Andaikan saja selama ini daerah dan masyarakat Lombok Selatan mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah atau minimal diberlakukan sama dengan daerah lain di Bumi Gora ini, maka Insya Allah kita sudah tidak lagi akan mendengar ungkapan Daereah Kritis Lombok Selatan.

Para wakil Rakyat terutama wakil rakyat dari empat wilayah Kecamatan di Lombok Timur bagian Selatan (Jerowaru, Keruak, Sakra Barat dan Sakra Timur) yang amat sangat diharapkan untuk menyuarakan dan memperjuangkan nasib rakyat Lombok Selatan, hanyalah impian yang tak berakhir, mereka hanya dekat dengan rakyat pada saat menjelang Pemilu Legislatif  dengan seribu satu janji, guna  mendapatkan  dukungan agar mereka terpilih jadi wakil rakyat, namun setelah mereka mendapatkan kursi parlemen (menjadi anggota DPRD) mereka seolah-olah tidak kenal dan/atau dikenal rakyat yang memilihnya, mereka duduk enak di kursi empuk dengan penghasilan dan fasilitas yang membuat mereka lupa akan mati. Seharusnya bila dilihat dari tugas dan fungsinya serta kewajibannya sebagai wakil rakyat sebagaimana di atur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, terutama  ketentuan yang termuat dalam Pasal 45, serta peraturan terkait lainnya, maka Ide Pemekaran Kabupaten Lombok Timur untuk membentuk Kabupaten Lombok Selatan SEHARUSNYA akan datang dan muncul dari para wakil rakyat tersebut. Namun kenyataan  sebaliknya, justru ada oknum anggota wakil rakyat yang menolak pemekaran Kabupaten Lombok Timur dengan alasan yang sungguh tidak masuk akal, antara lain dikatakan bahwa syarat Pemekaran harus ada Ibukota plus Bupatinya dulu….katanya, Masya Allah aturan darimana itu ? dan berbagai alasan lain yang dibuatnya sendiri dengan mengadopsi aturan yang sesungguhynya ia sendiri belum fahami sepenuhnya.

Alhamdulillah Wassyukurillah, Allah Yang Maha Kuasa dan Maha SegalaNYA, mengabulkan hasrat dan keinginan sebagian besar masyarakat Lombok Selatan untuk ingin merubah nasibnya kearah yang lebih baik yakni memberikan jalan untuk menuju kearah terbentuknya Kabupaten Lombok Selatan.

Adalah seorang  H. SUKIMAN AZMI, yang kebetulan terlahir di perbatasan  Lombok Selatan sebelah utara, ketika pada pertengahan tahun 2008 mendapat kepercayaan rakyat untuk memimpin (menjadi Bupati) Lombok Timur. Allah Subhanahu Wata’ala menganugerahkan pemikiran dalam benak kalbunya untuk menyuarakan dan merealisasikan  keinginan masyarakatnya di bagian selatan yang ingin memperbaiki nasibnya, ingin bebas dari belenggu keterbelakangan yang tidak kita tahu kapan akan berakhir, yakni  dengan jalan memberikan kesempatan kepada masyarakat Lombok Selatan untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri yakni melalui pembentukan Kabupaten Lombok Selatan. Buah pemikiran itu diaktualisasikan dengan membentuk panitia yang disebut Komite Pemekaran Kabupaten Lombok Selatan (KPKLT) yang dikomandoi oleh .H,Muhasim,MM, dengan Sekretaris H.Tahmid Asri,SH.,M.Si, dilengkapi dengan wakil Ketua  Bapak H.Ismail Husni  dan beberapa anggota.

Kehadiran dan keberadaan KPKLT tidak semulus yang diharapkan, berbagai halangan dan rintangan bahkan kritikan dan cemoohan justru muncul ketika KPKLT telah terbentuk, baik dari anggota wakil rakyat, dari pakar dan yang mengaku diri pakar, dari para sepuh yang justru karena ungkapan dan kritikannya menjadikan ia tidak sepuh lagi, dari kalangan LSM dan berbagai kalangan lainnya. Dari berbagai saran dan kritikan dan saran itu ada yang menyatakan Kabupaten Lombok Timur setuju dimekarkan, tapi dengan membentuk Kota Selong, atau ada yang mengusulkan membentuk Kabupaten Lombok Timur bagian Utara, dan ada juga yang tidak setuju Kabupaten Lombok Timur dimekarkan dengan berbagai alasan pembenar yang belum tentu benar.

Atas nama sebagian besar masyarakat Lombok Selatan, kami salut dan mengacungkan jempol kepada Komite dibawah Komandan Drs.H.Muhasim,MM. yang tidak  terusik dengan berbagai kritikan itu. Rupanya sang Komandan Komite beserta jajarannya memegang teguh falsafah yang disampaikan oleh seorang Ilmuwan dunia terkemuka  JOHN.C.MAXWELL yang menyatakan : “Jangan pernah Mundur ketika menghadapi kesulitan-kesulitan. Majulah… bila kondisinya memungkinkan. Kalau kondisinya tidak memungkinkan ciptakanlah kondisi-kondisi yang memungkinkan. ”Jangan pernah melepaskan suatu impian hingga anda siap bangkit dan menjadikannya kenyataan.”

Bukti  KPKLT menerapkan falsafah ini antara lain adalah ketika Team kajian Pemekaran Kabupaten Lombok Timur dari UGM Yogyakarta  menyatakan bahwa Kabupaten Lombok Timur belum saatnya untuk dimekarkan, KPKLT tidak serta merta menghentikan langkah perjuangannya, lalu mengikuti rekomendasi Team Kajian dari UGM Yogyakarta. TAPI, KPKLT mencoba menciptakan kondisi lain dengan meminta bantuan kajian dari  UNIBRAW Malang, dan Alhamdulillah, bukan karena sogokan segembok duit, bukan karena factor pertemanan, dan pendekatan kepada Team kajian dari UNIBRAW Malang, namun semata berdasar kajian kualitatif dan kuantitatif yang dapat dipertanggung jawabkan, Team UNIBRAW Malang menyatakan bahwa Kabupaten Lombok Timur LAYAK untuk dimekarkan.

Atas dasar hasil kajian inilah, KPKLT melanjutkan perjuangannya dengan menyampaikan hasil kajian itu kepada Bupati dan DPRD Lombok Timur untuk mendapatkan Rekomendasi Persetujuan Pemekaran Kabupaten Lombok Timur, dan membentuk Kabupaten Lombok Selatan.

Bupati Lombok Timur (H.Sukiman Azmi) menyambut baik hasil kajian ini dan Insya Allah beliau akan  memberikan rekomendasi, yang selanjutnya hasil kajian dan rekomendasi Bupati dan DPRD Lombok
Timur akan disampaikan kepada Pemerintah Pusat bersamaan dengan rekomendasi dari  Bapak Guernur Nusa Tenggara Barat, dan DPRD NTB. Untuk maksud tersebut, maka hasil kajian Team itu sendiri telah disampaikan oleh KPKLT kepada Gubernur NTB. Bapak TGB.KH.M.Zainul Majdi, MA. pada hari Selasa tanggal 24 Agustus 2010 di ruang kerja Bapak Gubernur, dan  ke DPRD NTB. disampaikan hari Rabu tanggal 25 Agustus 2010, dan Alhamdulillah kedua Pemimpin Daerah ini, yakni Bapak Gubernur Bumi Gora Nusa Tenggara Barat,yang dikenal sangat memperhatikan rakyatnya ini Mendukung Sepenuhnya Pembentukan Kabupaten Lombok Selatan. Demikian juga halnya dengan Ketua DPRD NTB. Drs.H.Lalu Sujirman,  secara pribadi maupun kelembagaan beliau mendukung Pembentukan Kabupaten Lombok Selatan.

Namun dukungan dari para petinggi daerah ini, tidak lantas upaya KPKLT menjadi Mulus, namun masih saja ada segelintir person orang bahkan informasi yang dapat dipercaya menyatakan ada oknum anggota wakil rakyat Lombok Timur yang masih bersikeras menolak pembentukan Kabupaten Lombok Selatan. Kita tidak tau alasannya apa, apa alasannya itu dapat dipertanggungjawabkan atau hanya buat sensasi. Penulis sendiri masih meragukannya karena oknum anggota wakil rakyat itu, justru BUKAN merupakan wakil rakyat dari daerah Lombok Selatan yang tidak tau persis  denyut nadi dan jantung keinginan, situasi dan kondisi riel  masyarakat Lombok Selatan. Kalau memang betul masih ada oknum atau siapa saja yang menolak Pembentukan Kabupaten Lombok Selatan, mari kita diskusi secara terbuka, penulis sendiri bersedia untuk mengumpulkan masyarakat Lombok Selatan untuk kita sama-sama diskusi untuk mencari dan menemukan sebuah kebenaran.

Bagi kami masyarakat Lombok Selatan sudah cukup arif dan bijaksana dengan menyerahkan  sepenuhnya kepada hasil kerja KPKLT, tidak mengerahkan massa lalu demo untuk menyatakan  dan menyampaikan aspirasi keinginan untuk membentuk Kabupaten Lombok Selatan, padahal kemungkinan untuk itu terbuka lebar, karena  dua Pamswakarsa yang cukup besar, yang ada di Lombok Selatan yakni Elang Merah dan Amphibi merupakan motor penggerak untuk terbentuknya Kabupaten Lombok Selatan, namun kegiatan-kegiatan yang mengarah pada pengerahan massa itu tidak dilakukan.

Untuk itu, melalui kesempatan ini kami himbau kepada semua pihak, terutama kepada para wakil rakyat di Lombok Timur untuk mari kita berfikir jernih memikirkan nasib rakyat  Lombok Selatan. Mari kita serahkan semua itu kepada Mekanisme yang ada dan mari kita hargai jerih payah yang telah dilakukan KPKLT. Mereka (KPKLT) tidak bekerja hanya semata karena dana 2 Milyard yang telah dialokasikan dalam APBD Lombok Timur  dan merupakan uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan dunia akherat, bukan pula karena mereka punya kepentingan tertentu, bukan karena ingin menjadi Bupati Kabupaten Lombok Selatan, bukan pula karena ingin namanya tenar, bukan karena ingin mendapatkan penghargaan dari rakyat, tapi semata karena mereka punya rasa tanggung jawab moral untuk membangun dan memajukan masyarakat Lombok Selatan dengan hanya mengharap Ridho Allah.

KPKLT, Insya Allah akan menerima dengan senang hati dan tangan terbuka bila ada saran masukan dari berbagai pihak yang sifatnya konstruktif dan membangun.

Demikian pula halnya dengan rencana Ibukota Kabupaten Lombok Selatan, atas nama sebagian masyarakat Lombok Selatan kami menyatakan bahwa bagi kami lokasi Ibukota Kabupaten Lombok Selatan, bukan menjadi masalah  yang harus diperdebatkan, dimana saja  silahkan, apakah diwilayah Kecamatan Terara, Sikur, Sakra, Sakra Timur, Sakra Barat dan wilayah Kecamatan lainnya yang termasuk untuk wilayah Kabupaten Lombok Selatan, Silahkan…. Karena untuk kemajuan perkembangan Kabupaten Lombok Selatan, tidak ansich tergantung dari letak /lokasi ibukota Kabupaten, tapi sangat tergantung dari  niat dan kebersamaan seluruh komponen yang ada di Kabupaten Lombok Selatan.

Kebulatan tekad KPKLT untuk terus dan terus bekerja memperjuangkan terbentuknya Kabupaten Lombok Selatan, secara kasat mata memang didasari fakta riel ketersediaan sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki Lombok Selatan. Ketua KPKLT. Saudara Drs.H.Muhasim, MM. adalah merupakan pejabat Birokrasi yang telah malang melintang menjadi Camat di beberapa Kecamatan di wilayah Lombok Selatan, jadi  beliau tau persis situasi dan kondisi daerah dan masyarakat Lombok Selatan, Wakil Ketua KPKLT  saudara H.Ismail Husni adalah merupakan Putra Asli Kelahiran Lombok Selatan sehingga tau persis apa dan bagaimana keinginan saudara-saudaranya yang ada di Lombok Selatan.

Sebagai gambaran, mari sepintas kita lihat  keberadaan/ ketersediaan sumber daya alam yang tersedia dan belum dikelola di Lombok Selatan, antara lain hamparan lahan pesisir Tampah Boleq, Pemandangan alam Tanjung Ringgit yang menurut penuturan orang-orang tua dulu, keberadaannya memiliki makna dan sejarah tersendiri, teluk Ekas, yang ketika penulis SD dulu diajarkan/ dipelajari di Sekolah, hamparan tanah “Gawah Sekaroh” yang cukup luas yang dulu ditempati sebagai kawasan penggembalaan ternak sapi oleh masyarakat Lombok Selatan , ketika musim hujan (setelah petani selesai membajak sawah, sapi-sapi milik mereka digembalakan di satu tempat yakni di Gawah Sekaroh) dan menurut hasil kajian beberapa ahli, tanah di kawasan Gawah Sekaroh, memiliki kandungan bahan untuk Semen, dan ketika Bapak HM.Yusuf Kalla masih menjabat Wakil Presiden RI, ketika berkunjung ke Lombok, pernah menawarkan untuk membangun Pabrik Semen di Kawasan Gawah Sekaroh. Semua  kawasan ini terletak di wilayah Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur bagian Selatan (Lombok Selatan). Demikian juga halnya dengan Pelabuhan Telong-Elong yang dulu ketika Bapak Drs.H.Lalu Serinata menjadi Gubernur NTB. pernah dirintis untuk menjadi pelabuhan penyeberangan terutama untuk arus penyeberangan ke Sumbawa Barat, juga pelabuhan Tanjung Luar di wilayah Kecamatan Keruak, dan masih banyak lagi sumberdaya alam yang dimiliki Lombok Selatan.

Sumber daya alam lain yang sangat vital dan merupakan masalah besar selama ini untuk kawasan Lombok Selatan adalah masalah air, namun hal ini akan bisa ditanggulangi jika saja Dam Pandandure sudah bisa dioperasionalisasikan, dan sebenarnya adalagi salah satu sumber mata air yang belum mendapatkan perhatian Pemerintah yakni sumber mata air yang disebut “Lingkok Tutuk (Sumur Tutuk).” Letaknya sebelah Barat Jor Kecamatan Jeroaru, letaknya persis dipinggir jalan arah menuju ke Pemongkong. Menurut Bapak Tuan Guru HM.Sibawaihi Mutawalli, Jerowaru, keberadaan air sumur Lingkok Tutuk ini cukup besar dan kalau saja akan dibuatkan pompa air untuk kemudian dimanfaatkan masyarakat, baik sebagai air minum maupun air irigasi, maka akan dapat mencukupi kebutuhan untuk semua masyarakat Kecamatan Jerowaru, ungkap beliau. Pernah ketika Bapak Drs.HL.Serinata menjadi Gubernur NTB. lokasi Lingkok Tutuk ini disurvey oleh Pemerintah Daerah (Dinas PU/Kimpraswiil NTB.) dengan maksud untuk dibuatkan/ditempatkan Mesin Pompa Air, namun sampai beliau selesai menjabat Gubernur NTB. tahun 2008 lalu, tidak ada realisasinya.

Untuk Sumberdaya manusia pun, Lombok Selatan tidak akan kekurangan, kami memiliki tenaga-tenaga ahli di beberapa bidang keilmuan yang tidak diragukan lagi kemampuannya untuk ikut serta membangun Kabupaten Lombok Selatan, antara lain Bapak Prof.Dr.Ir.H.Mansyur Ma’shum, (ahli tanah), yang juga adalah Mantan Rektor UNRAM dua periode,;  Prof.Dr.Drs.H.Sayid Agil Al Idrus, (ahli Biologi), yang juga mantan Dekan FKIP Unram, ada Dr. HL.Fathurrahman, M.Sc. yang memiliki segudang Pengalaman dibidang Pendidikan dan Perencanaan, ada akhli Lingkungan, ahli Sumberdaya Manusia, ahli perencanaan, ahli teknik, ahli Hukum, dan bidang-bidang lainnya.

Untuk keamanan dan pengamanan masyarakat, selain aparat Keamanan Pemerintah, Lombok Selatan memiliki beberapa Pamswakarsa yang cukup besar di NTB. seperti  Elang Merah, Amphibi, dan beberapa Pamswakarsa lainnya.
Semua potensi itu Insya Allah akan di sinergikan dalam membangun dan memajukan Kabupaten Lombok Selat
an.

Dengan berbagai potensi tersebut, maka kami masyarakat Lombok Selatan Yakin bahwa Kabupaten Lombok Selatan akan menjadi Kabupaten yang tidak akan kalah saing dengan Kabupaten lainnya di Bumi Gora Nusa Tenggara Barat.

Akhirnya kepada Bapak Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur, Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Lombok Timur, kepada Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat,  kepada Pimpinan dan segenap anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat, kami atas nama sebagian besar Masyarakat Lombok Selatan berharap “BERILAH KAMI (MASYARAKAT LOMBOK SELATAN) KESEMPATAN UNTUK MENGUBAH NASIB KAMI, MELALUI PEMBENTUKAN KABUPATEN LOMBOK SELATAN, DAN INSYA ALLAH KAMI TIDAK AKAN MEMBUAT BAPAK-BAPAK DAN SAUDARA-SAUDARA KECEWA.”.

Kepada KPKLT, sekali lagi kami sampaikan ungkapan Rasa Terima kasih  dan Penghargaan yang tulus dan ikhlas atas jerih payah dan pengormaban yang telah diberikan selama ini, semoga Allah Subhanahu Wata’ala, memberikan ganjaran yang setimpal dengan amal perbuatan yang telah diberikan kepada kami masyarakat Lombok Selatan.

“SELAMAT DATANG KABUPATEN LOMBOK SELATAN”
INSYA ALLAH, DENGAN MENGHARAP RIDHO ALLAH, AKAN MENJADI
KABUPATEN MENAH MENDUR DI BUMI GORA NUSA TENGGARA BARAT.

H.MUSA SHOFIANDY
(Kanak Lauq Kawat)