Cerita Dari Negeri Jiran: Katakan TIDAK untuk Pulang Nyelundup!

Oleh Muhsin Ali Rizky *)

Malaysia [Sasak.Org] Kamis pagi waktu Malaysia, sebagai salah seorang TKI sudah menjadi kebiasaan di setiap pagi setelah shalat subuh, saya langsung ke dapur untuk memasak, rencananya pagi ini saya mau masak sambal tumis ikan bilis (teri), menu favorit semeton jari TKI .

Ketika saya sedang asyik-asyiknya “totok ragi” (menumbuk bumbu), dari dalam kamar yang berdindingkan bekas karung raboq (pupuk) terdengar hape (HP) senter saya berdering “kring………..kring……….” sayapun menghentikan acara tumbuk – menumbuknya dan segera bergegas ke kamar untuk menjawab panggilan itu. Namun, baru saja saya mau melangkah deringan itupun berhenti. “ah siapa sih yang pagi-pagi begini cumi (cuma miscall)” kataku sembari melanjutkan acara memasaknya hingga selesai tanpa memperdulikan lagi miscall-miscall itu .

Setelah selesai memask sayapun segera sarapan dengan lahapnya “wu enak mumpung masih anget”, barulah kemudian saya mendapatkan hp itu dan memeriksa nomer yang cumi tadi ternyata dari adik sepupu saya di gumi sasak, “hemmmm ada apa ya ,tumben dia miscall sepagi ini” sayapun menghbungi nomer itu.

“haloo.. Assalamualaikum .wr.wb. pa kabar, ada apa dek…?”
“Wa alaikumsalam anu kak..amaknya Lia udah 3hari gak ada kabar berita” kata adik sepupuku di ujung sana
“gak ada kabar gimana “tanyaku penasaran
“iya ..katanya mau pulang tapi nyelundup kok sampe sekarang enggak nyampe-nyampe ..HPnya juga enggak bisa di hubungi”
“kenapa dia nyelundup, kan sekarang TKI ilegal juga bisa pulang lewat depan dengan menggunakan PAS TENDANG ” kataku
“iya kak…aku juga sudah menyarankan begitu, tapi dianys BEKEH(ngeyel), katanya ngurus pas tendang itu susah, tolong ya kak cari dia di penampungan TEKONG di sana ! udah 3 hari aku enggak makan karena kepikiran dia terus”

Akhirnya saya mencoba menenangkan adik sepupu saya dengan berjanji untuk mencari tau keberadaan suaminya. Karena saya lumayan lama tinggal di kota tinggi johor sayapun punya BATUR yang kaki tangan tekong (calo) dan saya juga mengetahui beberapa lokasi penyelundupan (pulang secara ilegal dengan menaiki kapal nelayan) semeton jari TKI di antaranya Sungai Rengit dan sungai tiram, dari kedua tempat ini para tekong akan membawa semeton jari TKI ke Tanjung pinang dan Batam (KEPRI) menggunakan kapal nelayan dan selanjutnya mereka akan di kirim ke kampung halaman masing-masing baik melalui udara atau laut.

Sayapun segera menghubungi BATUR itu untuk menanyakan kalau-kalau adik ipar saya ada di sana. Dari batur inilah saya mendapatkan informasi bahwa tiga hari yang lalu di sebuah penampungan, ada operasi penggerebekan oleh polis, rela, imigration Malaysia. 60 orang TKI ilegal yang akan pulang nyelundup di tangkap. Mendengar kabar itu, seketika dadaku terasa sesak.

Kenapa semeton jari TKI masih mau pulang nyelundup….? padahal dari satu tahun yang lalu pasca berakhirnya program 6P pihak KEDUBES RI dan pemerintah Malaysia membolehkan TKI pulang secara legal dengan mengurus pas tendang (hanya Rm15) dan di denda Rm 400 di pintu keluar.
Walaupun si batur ini belum berani memastikan bahwa adik ipar saya ada di antara orang-arang itu saya sedikit lega juga,

itu lebih baik pikirku daripada saya harus mendengar berita di koran-koran Malaysia “nelayan menemukan mayat-mayat TKI yang mau pulang terapung di laut, kapalnya terbalik karena over load atau pecah di hantam ombak” sungguh mengerikan tetapi jika hanya di tangkap maka mereka akan di pulangkan secara gratis (biaya di tanggung negara) tapi harus di penjara tiga bulan dan di kenakan hukuman cambuk (bokong di rotan). Sayapun segera menghubungi adik sepupu saya agar bersabar, banyak-banyak berdo’a dan tabah jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

Melalui tulisan ini saya menghimbau kepada siapapun yang sudi membaca yang kebetulan TKI, punya teman atau saudara TKI ILEGAL, jika ingin pulkam agar pulang secara baik-baik dengan datang ke KEDUBES RI di kuala lumpur atau Konsulat Jenderal RI Johor Bahru untuk mengurus “pas tendang”, tidak mahal kok cuma Rm 15 jangan lupa bawa juga dokumen yang bisa membuktikan bahwa anda benar-benar orang Indonesia bisa KTP, SIM, Pasport, yang sudah mati juga boleh.

Janganlah percaya kata-kata tekong yang bilang bahwa mengurus pas tendang itu susah, nama akan di black list, jika mau masuk lagi susah, itu semua bohong . Jadi demi keselamatan anda please “katakan tidak untuk pulang nyelundup” karena sangat beresiko, diantaranya di tangkap atau di palak oleh polis malesie baik di darat maupun di laut, di karenakan kapalnya adalah kapal nelayan tapi di isi berpuluh-puluh orang, kapal rentan pecah dan terbalik di tengah laut, belum lagi resiko di palak di perairan dan daratan indonesia.

Masalah biaya juga jauh lebih murah, jika anda berada di johor mau pulang ke Lombok para tekong akan meminta biaya Rm1000 apalagi jika anda berada di Pahang, Negeri sembilan, KL pastinya mereka akan meminta lebih dari itu, akan tetapi jika anda pulang dengan mengurus “pas tendang” uang Rm 1000 tidak akan habis.

Rincian biaya untuk pulang secara resmi adalah :

  • Pas tendang Rm 15
  • Bayar denda Rm 400
  • Tiket air asia KLIA-BIL Rm300-400 atau mngkin lebih murah jika booking dari jauh hari, atau
  • Tiket stulang laut-Batam Rm 80, naik pesawat dari Batam-BIL Rp 1,2 jt an

Sekali lagi “katakan tidak untuk nyelundup”. Jika ada pembaca yang ingin menambahkan silahkan !!!!!!!
Sekian mohon maaf jika ada kekurangan dan kesalahan

*) tinggal di Johor Bahru Malaysia

9 COMMENTS

  1. Ma’af mas mau tanya… Paspor tendang masa berlakunya berapa hari atau bulan ya..?
    Misalnya nanti bisa booking tiket lebih awal… terima kasih

  2. maaf mas saya mau tanya…?
    saya kemarin mau buat pasport tendang tapi ada orang bilang sekarang sudah gak bisa..
    trus dia bilang prcuma datang duta indonesia pun pasti kena tangkap..
    sekian pertanyaan saya terima kasih

  3. untuk teman teman tki semua,peraturan dari waktu kewaktu akan berubah ,jadi saya sarankan teman teman jangan takut datang ke KBRI atau KJRI terdekat,agar mengetahui dengan lebih jelas.

  4. Ad info soal pas tendang trbaru gk
    Bln ini q pngen buat tp tkut kena dnda bnyk n byar dnda skrg di pintu kluar ato migrasi putrajaya
    Sekian n mksh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here