Desa Kopang Rembiga, Punya Pusat Pendidikan Al-Qur’an

Lombok Barat [Sasak.Org] Merupakan suatu kebahagiaan bagi masyarakat desa Kopang Rembige kecamatan Kopang-Lombok Tengah-NTB. Karena desa setempat tidak saja punya ‘brand’ sebagai desa budaya, tapi juga ke depan diharapkan sebagai basis taman baca al-quran terbesar. Hal ini, dibuktikan dengan dibangunnya sebuah unit bangunan Taman Pendidikan Al-quran (TPQ) di atas lahan seluas hampir 50 are. Lahan yang berlokasi di dusun Gubuk Alang ini merupakan tanah wakaf dari dua bersaudara, H.Husni Almahdali bersama H.Izzat Almahdali. “Alhamdulillah, sangat kita syukuri. saat ini kita bersama-sama menyaksikan peletakan batu pertrama pembangunan pusat pendidikan al-quran “Darul Quran”, papar Ketua pengurus Masjid Darussalam Kopang, H.Lalu Lutfie, S.IP dalam arahannya Minggu (26/10).

Pada kersempatan itu Lutfie menyatakan terima kasih yang mendalam terutama kepada seluruh hadirin yang telah bersedia hadir dalam kegiatan ini. Pembangunan TPQ ini kata Lutfie, karena terpanggilnya dua orang hamba Allah yang telah memberikan wakaf kepada masyarakat desa kopang umumnya. Lahan wakaf ini diberikan kepada Hidayatul Hidayah dan akan mengembangkannya sebagai cabang yang ada di desa Kopang.

Dengan semangat juang yang demikian tinggi kata mantan Kepala Kesbanglimnaspol Lombok Tengah ini, masyarakat desa kopang umumnya telah diberikan pusat TPQ. Dan ini merupakan suatu hidayah Allah yang harus dijalani dan disyukuri. Karena sejak awal bulan syawal lalu, antara Ustaz Abdul Azis (Ampenan) bersama Pewakif, terjadi komunikasi yang cukup baik. Dalam komunikasi tersebut terjadi ‘deal’ untuk mengembangkan TK Al-quran. “Alhamdulillah kegiatan ini sudah berjalan sekitar delapan bulan dan berpusat di kampung Bhineka II-Jelojok.

Untuk lebih memajukan kegiatan religius ini, kata dia, dua hamba Allah ini, (H.Husni Almahdali dan H.Izzat Almahdali) akan membangun unit pusat pendidikan al-quran yang direncanakan selesai dua tahun ke depan. “Kalau berjuang untuk kebaikan dan kemaslahatan ummat mari kita bersama-sama membangunnya dengan penuh ikhlas hati” ajak Lutfie seraya berjanji akan mengeluarkan sedikit dana untuk pembangunannya. “Tiang bedoen tang arak sejute lebih, mudah-mudahan ada yang menyusul lebih dari itu” sambungnya yang disambut aplaus meriah.

Di tempat yang sama, Pimpinan lembaga Darul Al-Quran “Darul Hidayah”-Ampenan, TGH.Abdul Aziz menyatakan rasa syukur yang mendalam, karena bisa hadir ditengah-tengah masyarakat Kopang yang nota bene sangat mendukung taklim tilawatil qur’an dengan metode qiroati. Metode qiroati ini kata dia, pihaknya di Ampenan dari pembinaan calon guru tahun 2008 lalu yang sudah beberapa kali melakukan khotaman (wisuda).

Pihaknya sangat terkesan dengan kegiatan qiroatul quran di Jelojok ini. Kendati kegiatan dengan hanya menyewa rumah warga, namun perkembangnya sejak delapan bulan lalu sudah demikian pesat. “Subhanallah, kami dikejutkan, diberikan oleh Allah SWT hidayah melalui Saudara Husni dan saudara Izzat yang mewakafkan sekitar 50 are tanahnya disini” katanya seraya berterima kepada hadirin yang terdiri dari toga toma Kopang Rembige, camat Kopang, Kepala Desa Kopang Rembiga dan sejumlah elemen masyarakat. Mereka sama-sama meresmikan acara peletakan batu pertama pembangunan pusat pendidikan al-quran dengan metode qoriati dengan label “Darul Qur’an”.

Kata Abdul Aziz, lembaga Darul Quran yang ada di Kopang ini, merupakan lembaga yang ke lima dan lembaga pertama untuk luar Ampenan yang masyarakatnya sangat mendukung.Katadia, pendidikan al-quran ini merupakan pendidikan yang amat penting terutama kepada anak-anak yang masih dalam usia 3-10 tahun. “Masa usia ini merupakan masa keemasan anak-anak, jangan sampai anak-anak diajarkan hanya bintang kecil, pelangi pelangi atau halo-halo Bandung” harapnya. Kata dia, anak-anak dalam usia 3 tahun yang pandai bernyanyi orang tuanya langsung tepuk tangan. Namun akan lebih senang lagi tatkala orang tua yang mendengar bacaan ayat suci al-quran yang keluar dari mulut anaknya dengan fasih dan mebaca huruf-huruf yang benar.

Usai menyampaikan arakan, TGH Abdul Aziz didaulat untuk melakukan peletakan batu pertama pembangunan pusat pendidikan al-quran. Kegiatan ini disaksikan langsung oleh camat Kopang, Lalu Sastriawan, S.Sos, Kades Kopang, Agus Agrianto, S.IP, Pimpinan Mazhab Ahlussunnah Waljamaah Desa Kopang, Ustaz Lalu Faqih Saiful Hadie serta seluruh hadirin. (L.Pangkat Ali)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here