Ditbinmas Polda NTB Audit BJUP

Mataram – Jumat, tgl 16 Juli 2021 Dit Binmas Polda NTB melaksanakan Giat kunjungan dalam rangka mengaudit perusahaan jasa penyedia satpam yang ada di Nusa Tenggara Barat Khusunya PT. Top Guard Indonesia untuk mengetahui tingkat profesionalnya dalam mengelola tenaga keamanan non-polisi.

“Jadi kami datang untuk mengaudit badan usaha jasa pengamanan (BUJP) karena ada yang aktif dan pasif,” kata Ketua Tim Audit Pengawasan BUJP Dit Binmas Polda NTB I Made Wiranata S.I.K

Rombongan tim yang akan melakukan audit terdiri atas Ketua Tim Audit Pengawasan BUJP PS.kasubdit Binsatpam/Polsus Kompol I made Wiranata, S.I.K di dampingi Kasi Wasjaspam Kompol Amerun dan dua orang anggota, yakni Bripka Endri Widiono dan Brigadir Andi Khuwailid.

Mereka akan melakukan audit pengawasan BUJP terkait dengan Surat Izin Operasional (SIO).

Melalui audit pengawasan ini akan diketahui permasalahan BUJP yang sudah memperoleh izin, namun masih pasif dalam menjalankan operasionalnya.

Pihaknya kemudian akan memberikan rekomendasi sebagai solusi agar BUJP yang pasif tersebut bisa menjadi sehat dan mampu mengendalikan satpam dengan baik.

Lebih lanjut, ia mengatakan, hal lain yang menjadi perhatian dalam audit pengawasan adalah kompetensi BUJP dalam mengelola satpam. Pasalnya, satpam sudah menjadi profesi yang harus diukur kompetensinya.

“Itulah yang kami kawal. Jika BUJP itu memiliki kompetensi, jelas satpamnya akan memiliki kompetensi yang bagus. Jika itu tidak, maka kita bayangkan satpamnya juga tidak,” ucap PS. Kasubdit Binsatpam/polsus Kompol I Made Wiranata,SI.K,

Menurut dia, audit sangat penting karena ke depannya Badan Usaha Jasa Pengamanan akan berkembang pesat mengikuti perkembangan dinamika pembangunan dan sosial masyarakat.

Oleh sebab itu, satpam harus melalui proses pelatihan dan pendidikan agar memperoleh standar kompetensi yang dibutuhkan.

Pelatihan dan pendidikan satpam sangat diperlukan agar mengerti standar operasional prosedur, aturan hukum, hak asasi manusia, dan tidak sembarang melakukan tindakan atau memukul orang.

“Tapi kalau tidak pernah dilatih, bayangkan saja, kalau menangkap orang pasti dipukulinya. Tapi, hasil pengamatan Polri, sudah memenuhi standar, meskipun ada satu dua orang yang belum karena dari awal mengejar tender sehingga melupakan kualitas,” katanya.

Dir Binmas Polda NTB mengapresiasi audit pengawasan yang dilakukan oleh Subdit Binsatpam/polsus karena sangat berguna bagi Badan Usaha Jasa Pengamanan yang ada di NTB.

Audit pengawasan juga penting dilakukan agar BUJP di NTB, benar-benar mempekerjakan tenaga satpam yang memiliki keahlian dan kompetensi dan sudah mengikuti proses pelatihan dan pendidikan.

Dit Binmas Polda NTB khususnya Subdit Binsatpam polsus selaku pembina BUJP yang berada di NTB akan secara bertahap Datang dan memberikan pembinaan, pengawasan, penyuluhan dan lain sebagainya,”

Tidak lupa Syamsudin selaku Pimpinan Cabang PT. Top Guard Indonesia memberikan apresiasi yang sangat tinggi atas kunjungan tim dari Dit Binmas Polda NTB dalam rangka audit kecocokan dan kelengkapan Izin Operasional PT. Top Guard Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here