Etika Berlalu Lintas menjadi Salah satu Materi Program Keselamatan Polri

Mataram, Program Keselamatan 2020 diluncurkan dengan diawali penandatanganan MoU bersama BRI. Penandatanganan dilakukan oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono Pimpinan BRI Pusat Agus Noorsanto, dan disaksikan para Dirlantas Polda dan Kepala Kantor Cabang BRI seluruh Indonesia.

Untuk di Provinsi Nusa Tenggara Barat, jumlah sopir angkutan umum penerima bantuan telah ditetapkan sebanyak 5.930 orang dari total 197 ribu penerima program se Indonesia. Keterbatasan jumlah penerima bantuan ini memang mengikuti jatah yang telah disiapkan dari Pemerintah Pusat.

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) meluncurkan Program Keselamatan 2020 ini dalam rangka membantu masyarakat, khususnya mitra Polri yang terdampak virus corona atau COVID-19.

Pelatihan untuk Peserta Program Keselamatan Polri untuk wilayah Nusa Tenggara Barat masih berlangsung secara bertahap. Seperti yang berlangsung pada hari ini, Rabu (10/6). Bertempat di aula serba guna Ditlantas Polda NTB, 72 Peserta mendapatkan materi, Etika Berlalu Lintas di masa wabah Covid-19 ini.

Menurut Direktur Lalu Lintas Polda NTB Kombes Pol Amin Litarso, SH melalui Kasubdit Kamsel AKBP I Wayan Arsika menjelaskan bahwa material tersebut penting untuk diberikan kepada para peserta program. ” jangan sampai para pengemudi abai terhadap aturan dalam berlalu lintas dan juga protokol kesehatan di masa wabah Covid-19 ini. Memastikan diri memakan masker, menyediakan hand Sanitizer saat menyetir dan menghindari kontak fisik dengan penumpang yang tidak kenal “jelas Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda NTB ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here