Pemberian Buku PLL oleh Ditlantas Polda NTB



Mataram – Lalu Lintas dilihat dalam konteks pendidikan adalah usaha sadar untuk menumbuhkan kesadaran tertib lalu lintas, sehingga peserta didik mampu mengendalikan atau mengurangi timbulnya kecelakaan lalu lintas. Jadi, pendidikan lalu lintas dapat diartikan melakukan serangkaian usaha secara terprogram dan tersistem untuk melahirkan generasi yang memiliki etika dan budaya tertib berlalu lintas.

Pendidikan Lalu Lintas menfokuskan pada penanaman pengetahuan tentang tata cara berlalu lintas (transfer of knowledge) dan menanamkan nilai-nilai (tranform of values) etika dan budaya tertib berlalu lintas dan membangun perilaku pada generasi muda.

Hal tersebut yang mendasari Korlantas Polri menyusun buku PLL (Pendidikan Lalu Lintas) untuk sekolah – sekolah. Untuk merealisasikan PLL tersebut, pada hari Selasa, 2 Februari 2021, Dirlantas Polda NTB melalui Subdit Kamsel memberikan buku PLL kepada perwakilan Polres Lombok Barat dan Dompu di Kantor Ditlantas Polda NTB.

Menurut Kombes Pol Noviar, pembelajaran mengenai Keselamatan berlalu lintas adalah hal wajib bagi semua masyarakat khususnya para pelajar. ” Para Kasatlantas yang telah mendapatkan buku PLL tersebut, dapat bekerjasama dengan Dinas pendidikan setempat maupun dengan sekolah mitra untuk mengajarkan PLL di mata pelajaran PPkn ataupun dalam bentuk pelajaran khusus” demikian Dirlantas Polda NTB ini menjelaskan.

” Di era pandemi covid-19 ini, materinya bisa ditambah tentang Protokol Kesehatan Covid-19. Ini adalah kesempatan bagi Kepolisian khususnya bidang lalu lintas untuk memberikan pemahaman yang edukatif tentang keselamatan berlalu lintas di masa Pandemi Covid 19 ini ” tambah Kombes Noviar.

Buku PLL ini akan diberikan kepada seluruh Polres se Jajaran Polda NTB. Karena jumlahnya terbatas, sekolah dapat memperbanyak dengan memfoto copy (menyalin) buku PLL tersebut. Ini adalah salah satu upaya Ditlantas Polda NTB untuk merealisasikan Presisi Kepolisian. Presisi adalah singkatan dari prediktif, responsibilitas, transparansi, berkeadilan. pendekatan ini bisa membuat pelayanan lebih terintegrasi, modern, mudah, dan cepat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here