Suhaili Tanpa Tandingan

Lombok Tengah [Sasak.Org] Bila melewat perbatasan antara Lombok Barat dengan Lombok Tengah, maka bisa ditandai dengan kondisi jalan. Bila jalannya beraspal mulus (hotmix), kita berada di wilayah Lombok Barat tetapi bila sudah ketemu jalan dengan aspal sekedarnya dengan kondisi rusak parah, maka kita telah memasuki Lombok Tengah,

Tetapi kini, sejak pertengahan tahun 2013. Kejadian tersebut sangat berbeda. “Sejak puluhan tahun, jalan di desa kami tidak pernah bagus aspalnya, sekarang alhamdulillah” ujar warga Desa Batutulis Lombok tengah. Benar saja, jalan yang mengubungkan desa Puyung, sukarara, Batutulis, dan Labulia ini, telah beraspal hotmix. “Sejak saya sekolah ke Praya tahun 90-an, baru kali ini jalannya mulus” tambah Amaq Dende, alumni sebuah Pesantren di Praya.

Stigma Lombok Tengah sebagai kabupaten yang mayoritas jalanannya rusak, menjadi penyebab berbagai hal di bidang ekonomi. Termasuk penjualan mobil atau motor bekas. Bila motor bekas tersebut berplat Lombok Tengah, maka biasanya harganya rendah.

 Sudut jalan Bagu Sintung yang bertahun-tahun rusak, kini telah beraspal bagus.
Sudut jalan Bagu Sintung yang bertahun-tahun rusak, kini telah beraspal bagus.

Perbaikan jalan yang merupakan janji dari pasangan Maiq Meres mulai terbukti. Jalan-jalan yang sejak dahulu kala terkenal rusak kini telah menjadi baik. Misalnya, jalan Ranggagata – Ungga – Kabul – Darek – Batu Jangkih – Kelanjur – Mangkung – Batujai – Setanggor – Sengkol – Kawo – Batunya – Mujur. Termasuk jalan di wilayah Kecamatan Pringgarata seperti Bagu – Sintung – Sisik. Termasuk di Bonjeruk – Ubung.

Pengamat Politik Lokal, Lalu Nofian Hadi Saputra berpendapat “akan sulit Suhaili dikalahkan bila kondisi seperti ini” ujar pria berjenggot yang juga pengusaha properti ini. “Setelah saya berkeliling di wilayah Lombok Tengah, luar biasa. Tentu ini akan berdampak ke aspek ekonomi masyakat Lombok Tengah” ujar Alumni UGM Jogja ini.

Pendapat sedikit berbeda disampaikan Kepala Desa Darek, Lalu Harun. Menurutnya, walaupun pembangunan infrastruktur di Lombok Tengah bagus, tetapi kalau Suhaili nantinya tidak lagi berpasangan dengan Normal Suzana, sulit untuknya untuk tetap menjadi Bupati. “Pengaruh pak Normal sangat besar dalam memenangkan paket Maiq Meres” tambah Kades 2 kali periode ini.

Pilbub Lombok Tengah masih lama. Tetapi, memperhatikan perkembangan infrastuktur Lombok Tengah, bukan tidak mungkin Suhaili akan tetap terpilih menjadi bupati. Seperti yang terjadi di Lombok Barat. Petahana menang telak 60% lebih, menurut sebagian masyarakat Lombok Barat yang dihubungi SO, ” sulit untuk tidak memilih pak Zaini lagi, lihat, jalan-jalan sudah bagus semua sampai pelosok-pelosok” ujar Amaq Serun, warga Desa Dasan Geres Lombok Barat. [WKS/Zkp]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here